Saham DPUM ditutup turun 3,57% di harga Rp 54 pada Selasa 27/10

Saham DPUM ditutup turun 3,57% di harga Rp 54 pada Selasa 27/10

Selasa (27/10) saham DPUM (Dua Putra Utama Makmur Tbk.) ditutup memerah. Ketika bursa menutup hari perdagangan, saham DPUM berada di harga Rp 54 per saham.

Dibandingkan dengan harga sebelumnya (Rp 56), berarti harga saham DPUM turun 3,57%.

Sempat menyentuh harga tertinggi Rp 58 dan harga terendah Rp 54, saham DPUM ditutup turun Rp 2 dalam sehari.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai transaksi saham DPUM mencapai Rp 0,02 miliar. Adapun total volume saham yang ditransaksikan mencapai 378.400 lot.

Berita Penutupan Lainnya

Berita Terkait

Dua Putra Utama Makmur (DPUM) sepakati restrukturisasi utang dengan Eximbank
Investasi | 16 September 2020
Ada delapan kesepakatan restrukturisasi utang dalam mata uang rupiah dan dollar AS
Gara-gara corona, Dua Putra Utama Makmur (DPUM) kekurangan bahan baku
Industri | 29 Mei 2020
PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) Kekurangan Bahan Baku  
Dua Putra Utama Makmur (DPUM) merampungkan restrukturisasi utang dengan LPEI
Investasi | 04 November 2019
Restrukturisasi DPUM melibatkan tiga fasilitas kredit modal kerja ekspor dan dua fasilitas kredit investasi ekspor.
Kinerja Dua Putra Utama Makmur (DPUM) tergerus beban di semester I
Industri | 02 Agustus 2018
Pendapatan paruh pertama 2018 mencapai Rp 788,57 miliar, naik tipis 0,73%
DPUM membidik pertumbuhan laba 20%
Investasi | 25 Juli 2017
DPUM akan menambah kapasitas produksi, produk, dan pasar.
Laba DPUM bisa tumbuh 20% tahun ini
Investasi | 24 Juli 2017
DPUM akan menambah kapasitas produksi, produk, dan pasar.
DPUM akan bangun mini plant di Indonesia Timur
Industri | 02 Juni 2017
DPUM menganggarkan dana belanja modal sebesar Rp 700 miliar untuk itu
DPUM mengejar pertumbuhan ekspor 60% tahun ini
Investasi | 31 Mei 2017
Untuk mewujudkan target ini, DPUM memperluas wilayah ekspornya ke Eropa
DPUM raih kredit dari Eximbank Rp 467,7 miliar
Investasi | 10 Maret 2017
Fasilitas kredit rencananya akan digunakan untuk modal kerja perseroan.
DPUM kejar pertumbuhan laba 20% tahun ini
Investasi | 13 Januari 2017
Emiten optimistis pertumbuhan ekonomi tahun ini melaju positif
Close [X]