Mineral
| Jenis Mineral |
Harga |
Satuan Harga |
Bulan |
Tahun |
| Batubara |
99.87 |
(USD/ton) |
APRIL (P1) |
2026 |
| Nikel |
17092.67 |
(USD/dmt) |
APRIL (P1) |
2026 |
| Alumunium |
3371.97 |
(USD/dmt) |
APRIL (P1) |
2026 |
| Tembaga |
12501.10 |
(USD/dmt) |
APRIL (P1) |
2026 |
| Batubara |
103.43 |
(USD/ton) |
APRIL (P2) |
2026 |
| Nikel |
16933.57 |
(USD/dmt) |
APRIL (P2) |
2026 |
| Alumunium |
3407.96 |
(USD/dmt) |
APRIL (P2) |
2026 |
| Tembaga |
12134.21 |
(USD/dmt) |
APRIL (P2) |
2026 |
Sumber : Ditjen Minerba, Kementerian ESDM
Berita Terkait
Bagian dari upaya meningkatkan produksi dalam negeri sekaligus memperkuat keamanan nasional dan rantai pasok industri pertahanan AS
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan mengumpulkan para petinggi perusahaan tambang terbesar dunia
Pemerintah memprioritaskan relaksasi kuota RKAB mineral dan batubara bagi perusahaan pembayar royalti tinggi untuk menggenjot penerimaan negara
Kadin meminta pemerintah tidak menjadikan royalti sebagai satu-satunya tolok ukur pemberian prioritas relaksasi RKAB sektor mineral dan batubara
Pemerintah tengah berupaya menyelesaikan persoalan tata kelola ekspor mineral ikutan yang mengandung Logam Tanah Jarang (LTJ)
Rencana pemerintah yang sedang menyiapkan legal opinion dari Kejaksaan Agung terkait larangan ekspor mineral kritis LTJ dinilai belum memadai.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadialia buka suara ihwal prahara ekspor mineral ikutan logam tanah jarang, yakni belum ada industri spesifik mengolahnya.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menanggapi penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalian mananggapi penurunan harga BBM jenis pertamax mulai 1 Agustus 2026.
Pemerintah percepat revisi aturan ekspor mineral agar ratusan kapal kembali beroperasi, jaga kelancaran logistik dan stabilitas ekonomi nasional.