1. Home
  2. Infografik

Penerimaan Pajak 2020-2025

Sumber: Kemenkeu, Nota Keuangan dan APBN 2025
Update : 07 Maret 2025

Penerimaan pajak merupakan salah satu sumber utama pendapatan negara yang digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan data dari Nota Keuangan dan APBN 2025 yang diolah oleh KONTAN, penerimaan pajak Indonesia menunjukkan tren yang berfluktuasi dari tahun 2020 hingga 2025. Berikut adalah analisis dari perkembangan penerimaan pajak dalam periode tersebut

Pada tahun 2020, penerimaan pajak tercatat sebesar Rp 1.072,11 triliun, mengalami penurunan sebesar 25,23% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini disebabkan oleh dampak pandemi COVID-19 yang memperlambat aktivitas ekonomi dan menurunkan pendapatan negara dari sektor pajak.

Namun, pada tahun 2021, perekonomian mulai pulih, yang berdampak pada peningkatan penerimaan pajak sebesar 19,26%, mencapai Rp 1.278,63 triliun. 

Tren positif ini berlanjut pada tahun 2022, dengan kenaikan signifikan sebesar 34,27%, membawa penerimaan pajak ke angka Rp 1.716,77 triliun. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas kebijakan pemulihan ekonomi serta optimalisasi pajak yang dilakukan pemerintah.

Pada tahun 2023, penerimaan pajak tetap meningkat, meskipun dengan laju yang lebih moderat sebesar 8,80%, mencapai Rp 1.867,87 triliun. Pertumbuhan ini menunjukkan stabilitas ekonomi serta kepatuhan pajak yang semakin baik. 

Pada tahun 2024, berdasarkan realisasi sementara, penerimaan pajak tercatat sebesar Rp 1.932,4 triliun dengan pertumbuhan sebesar 3,46%, menandakan perlambatan dalam laju pertumbuhan penerimaan pajak.

Dalam APBN 2025, pemerintah menargetkan penerimaan pajak sebesar Rp 2.189,31 triliun, dengan pertumbuhan 13,27% dari tahun sebelumnya. Target ini mencerminkan optimisme pemerintah terhadap peningkatan kepatuhan pajak, pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, serta kebijakan fiskal yang mendukung peningkatan penerimaan negara.

Tahun
Penerimaan Pajak (Rp Triliun)
2020
1.072,11
2021
1.278,63
2022
1.716,77
2023
1.867,87
2024
1.932,40
2025
2.189,31

Infografik Terbaru

Kepemilikan Asing di SRBI Per April 2026 Meningkat, Outstanding Terbesar Sejak Desember 2024
Bank Indonesia | 02 Juni 2026
Kepemilikan asing pada Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) melonjak jadi Rp 192,17 triliun pada April 2026 dari bulan sebelumnya yang hanya Rp 143,91 triliun
Surplus Neraca Dagang Indonesia Maret 2026 Sangat Tipis, Hanya US$ 89 Juta
BPS | 02 Juni 2026
Kenaikan ekspor yang disertai kenaikan impor lebih tinggi menyebabkan surplus perdagangan Indonesia makin sempit, hanya US$ 89 juta pada April 2026
Inflasi Mei 2026 Meningkat Menjadi 3,08% Secara Tahunan
BPS | 02 Juni 2026
Pada Mei 2026, terjadi inflasi year on year (YoY) sebesar 3,08%. Tingkat inflasi bulanan tercatat 0,28%
BI Rate Mei 2026 Naik 50 Bps Jadi 5,25% di Tengah Pelemahan Rupiah
Bank Indonesia | 20 Mei 2026
Bank Indonesia (BI) mengerek suku bunga acuan BI Rate sebesar 50 basis points (bps) pada Mei 2026, lebih tinggi ketimbang prediksi pasar
Nilai tukar rupiah berada dalam tren pelemahan sejak awal tahun hingga Mei 2026
Bloomberg | 09 Mei 2026
Nilai tukar rupiah semakin tertekan dan berkali-kali menembus level paling lemah sepanjang masa baru
Cadangan Devisa Turun Dalam Empat Bulan Beruntun Hingga April 2026
Bank Indonesia | 09 Mei 2026
Cadangan devisa turun lagi menjadi US$ 146,2 miliar per April 2026. Ini adalah penurunan dalam empat bulan beruntun dan terendah sejak Agustus 2024
Neraca migas Indonesia terus defisit secara konsisten sejak tahun 2012 hingga Maret 2026
BPS | 06 Mei 2026
Neraca dagang Indonesia secara total terus mencatat surplus dalam 71 bulan hingga Maret 2026
Distribusi PDB Menurut Pengeluaran Q1-2026
BPS | 05 Mei 2026
Konsumsi rumah tangga masih menjadi mesin penggerak ekonomi dengan kontribusi 54,36% terhadap produk domestik bruto (PDB)
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2026 Mencapai Level Tertinggi Sejak Kuartal IV-2022
BPS | 05 Mei 2026
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai 5,61% secara year on year (YoY), naik dari 4,87% di kuartal I 2025
Neraca Dagang Indonesia Maret 2026 Kembali Surplus
BPS | 04 Mei 2026
Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar US$ 3,32 miliar pada Maret 2026, meningkat dibandingkan surplus US$ 1,27 miliar pada Februari 2026
loading
Close [X]