1. Home
  2. Infografik

10 Negara Produsen Beras Terbesar

Sumber: FAO
Update : 03 Juli 2025

Produksi beras dunia meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada musim panen tahun 2025-2026, produksi beras dunia diprediksikan mencapai 551,5 juta ton.

Angka ini meningkat pesat jika dibandingan dengan periode panen 2024-2025 yang mencapai 546,6 juta ton. Produksi beras global tahun ini juga lebih tinggi ketimbang tahun 2023-2024 yang mencapai 535,2 juta ton.

Berdasarkan laporan Food Outlook Biannual Report on Global Food Markets yang dirilis oleh Food and Agrigulcuture Organization per Juni 2025, Indonesia masuk sebagai negara produsen beras utama dunia. Posisi Indonesia berada di peringkat keempat.

Produksi eras Indonesia periode 2025-2026 diprediksikan bakal tembus 35,6 juta ton. Angka ini meningkat 4,5% jika dibandingkan dengan periode tahun 2024-2025 yang sebesar 34 juta ton.

Laju pertumbuhan produksi beras Indonesia terbilang paling pesat di antara negara-negara produsen utama beras lainnya seperti India, China, dan Bangladesh.

Secara total, 10 negara produsen beras terbesar dunia menyumbang produksi 463,8 juta ton atau setara 84,1% dari produksi beras global. Sepuluh negara produsen beras tersebut merupakan negara di Asia.

India memimpin produksi beras dunia hingga 146,6 juta ton. Sementara China yang terus menambah produksi beras, mencatatkan produksi 143 juta ton. Informasi saja, angka ini merupakan angka prediksi dari FAO.

Negara
Produksi Beras
India
146,60
China
143,00
Bangladesh
40,70
Indonesia
35,60
Vietnam
28,30
Thailand
22,20
Myanmar
16,90
Filipina
12,50
Pakistan
9,70
Kamboja
8,30

Infografik Terbaru

Inflasi Maret 2026 Mencapai 3,48% Secara Tahunan
BPS | 01 April 2026
Inflasi Indonesia pada Maret 2026 mencapai 3,48% secara tahunan dan 0,41% secara bulanan
Neraca Dagang Indonesia Februari 2026 Surplus US$ 1,27 Miliar
BPS | 01 April 2026
Kinerja neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus pada awal 2026, tetapi menunjukkan tanda perlambatan seiring lonjakan impor yang jauh lebih tinggi
Harga Emas Tumbang Dalam Beberapa Hari Karena Kekhawatiran Inflasi
Bloomberg | 23 Maret 2026
Harga emas tumbang dalam beberapa hari terakhir meski konflik AS-Israel versus Iran masih panas dalam tiga pekan. Harga emas turun karena kekhawatiran inflasi
Harga Minyak Dunia 23 Maret 2026
Bloomberg | 23 Maret 2026
Harga minyak masih menanjak naik sejak meletusnya perang AS-Israel dengan Iran pada akhir Februari 2026
Volume Transaksi QRIS Melesat Sejalan dengan Kenaikan Nilai Tranasksi
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) | 20 Maret 2026
Volume transaksi QRIS secara total menunjukkan lonjakan yang makin tajam sejak tahun 2024
Jumlah Pengguna QRIS Periode 2022-2025
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) | 20 Maret 2026
Laju pertumbuhan jumlah pengguna QRIS mulai melambat, ditunjukkan oleh grafik yang mulai mendatar sejak 2024
Nilai Transaksi QRIS Terus Melejit Hingga Akhir 2025
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) | 20 Maret 2026
Nilai transaksi dengan menggunakan QRIS terus meningkat dalam empat tahun terakhir. Pada kuartal keempat 2025, nilai transaksi bahkan mencapai Rp 170 triliun
Defisit Anggaran 2026 Diprediksi Tembus 3%, Pemerintah Rencanakan Efisiensi K/L
Kementerian Keuangan | 20 Maret 2026
Defisit anggaran tahun 2026 diprediksikan akan melewati ketentuan 3% dari PDB. Pemerintah berniat menempuh jalur efisiensi anggaran K/L
10 Negara Pengekspor Minyak Mentah Terbesar ke AS
U.S. Energy Information Administration | 20 Maret 2026
Total impor minyak mentah AS di tahun 2025 mencapai 2,25 miliar barel, turun 6,61% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya 2,41 miliar barel
Negara-Negara Pengimpor Minyak Mentah AS 2024-2025
US. Energy Information Administration | 19 Maret 2026
Amerika Serikat (AS) mengekspor 1,45 miliar barel minyak mentah pada tahun 2025, turun dari 1,5 miliar barel tahun sebelumnya
loading
Close [X]