Cadangan Devisa Indonesia Naik Tipis Jadi US$ 146,76 Miliar pada Oktober 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Posisi cadangan devisa Indonesia mengalami kenaikan tipis pada Oktober 2026. Cadangan devisa tercatat sebesar US$ 146,76 miliar, meningkat dibandingkan posisi pada September 2026 yang sebesar US$ 146,32 miliar.
Berdasarkan data tersebut, cadangan devisa Indonesia bertambah US$ 440 juta atau sekitar 0,30% secara bulanan (month on month/MoM).
Kenaikan ini sekaligus membalikkan penurunan yang terjadi pada bulan sebelumnya. Pada September 2026, cadangan devisa Indonesia tercatat turun US$ 190 juta dibandingkan posisi Agustus 2026 yang mencapai US$ 146,51 miliar.
Jika melihat perkembangannya sepanjang 2026, posisi cadangan devisa Indonesia sempat mengalami tekanan pada awal tahun.
Pada Desember 2025, cadangan devisa Indonesia masih berada di level US$ 156,47 miliar. Namun, memasuki Januari 2026, posisinya mulai menurun menjadi US$ 154,58 miliar.
Penurunan berlanjut dalam empat bulan berikutnya. Pada Februari 2026, cadangan devisa tercatat sebesar US$ 151,90 miliar, kemudian turun menjadi US$ 148,15 miliar pada Maret 2026.
Memasuki April 2026, cadangan devisa kembali menyusut menjadi US$ 146,20 miliar dan turun lagi menjadi US$ 144,90 miliar pada Mei 2026.
Posisi tersebut menjadi level terendah dalam periode pengamatan sejak Agustus 2025.
Setelah itu, cadangan devisa mulai menunjukkan pemulihan meskipun pergerakannya masih fluktuatif. Pada Juni 2026, posisinya naik menjadi US$ 145,59 miliar, sebelum sedikit turun menjadi US$ 145,34 miliar pada Juli 2026.
Tren kenaikan kembali terlihat pada Agustus 2026 dengan posisi cadangan devisa sebesar US$ 146,51 miliar. Setelah sempat terkoreksi pada September, cadangan devisa kembali meningkat pada Oktober 2026 menjadi US$ 146,76 miliar.
Meski demikian, jika dibandingkan dengan posisi Oktober 2025 yang sebesar US$ 149,93 miliar, cadangan devisa Indonesia pada Oktober 2026 masih lebih rendah US$ 3,17 miliar atau sekitar 2,11% secara tahunan (year on year/YoY).
Dengan demikian, perkembangan cadangan devisa Indonesia hingga Oktober 2026 menunjukkan pemulihan setelah mengalami penurunan cukup dalam pada periode Januari–Mei 2026. Namun, posisinya masih belum kembali ke level akhir 2025.