1. Home
  2. Infografik

Cadangan Devisa Naik Tipis Menjadi US$ 146,76 Miliar pada Oktober 2026

Sumber: Bank Indonesia
Update : 06 November 2026

Cadangan Devisa Indonesia Naik Tipis Jadi US$ 146,76 Miliar pada Oktober 2026

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Posisi cadangan devisa Indonesia mengalami kenaikan tipis pada Oktober 2026. Cadangan devisa tercatat sebesar US$ 146,76 miliar, meningkat dibandingkan posisi pada September 2026 yang sebesar US$ 146,32 miliar.

Berdasarkan data tersebut, cadangan devisa Indonesia bertambah US$ 440 juta atau sekitar 0,30% secara bulanan (month on month/MoM).

Kenaikan ini sekaligus membalikkan penurunan yang terjadi pada bulan sebelumnya. Pada September 2026, cadangan devisa Indonesia tercatat turun US$ 190 juta dibandingkan posisi Agustus 2026 yang mencapai US$ 146,51 miliar.

Jika melihat perkembangannya sepanjang 2026, posisi cadangan devisa Indonesia sempat mengalami tekanan pada awal tahun.

Pada Desember 2025, cadangan devisa Indonesia masih berada di level US$ 156,47 miliar. Namun, memasuki Januari 2026, posisinya mulai menurun menjadi US$ 154,58 miliar.

Penurunan berlanjut dalam empat bulan berikutnya. Pada Februari 2026, cadangan devisa tercatat sebesar US$ 151,90 miliar, kemudian turun menjadi US$ 148,15 miliar pada Maret 2026.

Memasuki April 2026, cadangan devisa kembali menyusut menjadi US$ 146,20 miliar dan turun lagi menjadi US$ 144,90 miliar pada Mei 2026.

Posisi tersebut menjadi level terendah dalam periode pengamatan sejak Agustus 2025.

Setelah itu, cadangan devisa mulai menunjukkan pemulihan meskipun pergerakannya masih fluktuatif. Pada Juni 2026, posisinya naik menjadi US$ 145,59 miliar, sebelum sedikit turun menjadi US$ 145,34 miliar pada Juli 2026.

Tren kenaikan kembali terlihat pada Agustus 2026 dengan posisi cadangan devisa sebesar US$ 146,51 miliar. Setelah sempat terkoreksi pada September, cadangan devisa kembali meningkat pada Oktober 2026 menjadi US$ 146,76 miliar.

Meski demikian, jika dibandingkan dengan posisi Oktober 2025 yang sebesar US$ 149,93 miliar, cadangan devisa Indonesia pada Oktober 2026 masih lebih rendah US$ 3,17 miliar atau sekitar 2,11% secara tahunan (year on year/YoY).

Dengan demikian, perkembangan cadangan devisa Indonesia hingga Oktober 2026 menunjukkan pemulihan setelah mengalami penurunan cukup dalam pada periode Januari–Mei 2026. Namun, posisinya masih belum kembali ke level akhir 2025.

Periode
Cadangan Devisa
Agustus-25
150,71
September-25
148,74
Oktober-25
149,93
November-25
150,06
Desember-25
156,47
Januari-26
154,58
Februari-26
151,90
Maret-26
148,15
April-26
146,20
Mei-26
144,90
Juni-26
145,59
Juli-26
145,34
Agustus-26
146,51
September-26
146,32
Oktober-26
146,76

Infografik Terbaru

Cadangan Devisa Naik Tipis Menjadi US$ 146,76 Miliar pada Oktober 2026
Bank Indonesia | 06 November 2026
Cadangan devisa Indonesia naik tipis menjadi US$ 146,76 miliar pada Oktober 2026
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2026 Menyentuh 5,47% Secara Tahunan
BPS | 05 November 2026
Produk domestik bruto (PDB) Indonesia tumbuh 5,47% secara tahunan, naik dari 5,29% kuartal sebelumnya
Neraca Dagang Indonesia September 2026 Surplus US$ 3,36 Miliar
BPS | 02 November 2026
Surplus perdagangan Indonesia hanya mencapai US$ 10,61 miliar periode Januari-September 2026, turun dari US$ 33,54 miliar periode yang sama tahun lalu
Inflasi Oktober 2026 Mencapai 3,23% Secara Tahunan
BPS | 02 November 2026
Pada Oktober 2026, terjadi inflasi year-on-year sebesar 3,23% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,56. Tingkat inflasi month-to-month pada Oktober
BI Rate Oktober 2026 Tetap di Angka 5,75%
Bank Indonesia | 21 Oktober 2026
Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan BI Rate 5,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Oktober 2026. BI Rate berada di angka yang sama sejak Juni 2026
Realisasi Investasi Tumbuh 7,59% YoY, PMDN Turun pada Kuartal III-2026
Kementerian Investasi dan Hilirisasi | 20 Oktober 2026
Kementerian Investasi dan Hilirisasi mencatat, realisasi investasi pada kuartal III-2026 mencapai Rp 528,7 triliun, hanya naik 7,59% secara tahunan
10 Saham Dengan Net Sell Asing Terbesar Tahun 2026
RTI | 19 Oktober 2026
Investor asing mencatat net sell atau jual bersih Rp 88,19 triliun sejak awal tahun hingga 16 Oktober 2026. Net sell di pasar reguler menyentuh Rp 114 triliun
Net Sell Asing Mencapai Rp 3,35 Triliun Saat IHSG Longsor 11,57% pada 16 Oktober 2026
RTI | 16 Oktober 2026
Investor asing mencatat net sell atau jual bersih Rp 3,35 triliun saat IHSG tumbang 11,57% menjadi 5.185,10 pada 16 Oktober 2026
Outstanding SRBI Turun pada September 2026, Asing Bertahan
Bank Indonesia | 09 Oktober 2026
Outstanding Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) turun menjadi Rp 1.028 triliun pada September 2026 dari bulan sebelumnya Rp 1.063 triliun
Total Dana Kelolaan dan Unit Penyertaan Reksadana Turun pada September 2026
OJK | 09 Oktober 2026
Total dana kelolaan dan unit penyertaan reksadana turun pada September 2026 jika dibandingkan dengan Agustus 2026
loading
Close [X]