1. Home
  2. Infografik

10 Saham Dengan Net Sell Asing Terbesar Tahun 2026

Sumber: RTI
Update : 19 Oktober 2026

Kinerja IHSG Terburuk Secara Global, Net Sell Asing Tembus Rp 114 Triliun

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi yang terburuk di antara 35 bursa saham global yang diperbandingkan Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang 2026. Berdasarkan data IDX Daily Statistics per Jumat (16/10/2026), IHSG terkoreksi 40,04% sejak awal tahun atau year to date (YtD).

Pada penutupan perdagangan Jumat (16/10/2026), IHSG berada di level 5.185,105, anjlok 678,675 poin atau 11,57% dalam sehari. Dengan kinerja tersebut, Indonesia menempati peringkat ke-35 dari 35 bursa yang masuk dalam perbandingan global BEI.

Penurunan IHSG jauh lebih dalam dibandingkan bursa-bursa lain yang tercantum dalam laporan tersebut. Di kawasan ASEAN, misalnya, Thailand mencatatkan kenaikan 24,87% YtD dan Singapura menguat 16,56%. Sementara itu, bursa Malaysia, Vietnam, dan Filipina masing-masing terkoreksi kurang dari 5%.

Investor asing net sell Rp 88,19 triliun sejak awal tahun

Tekanan di pasar saham Indonesia juga terlihat dari arus dana investor asing. Berdasarkan laporan BEI, investor asing membukukan net sell sebesar Rp 88,19 triliun sejak awal 2026 hingga 16 Oktober 2026. Sedangkan di pasar reguler, net sell asing bahkan menyentuh Rp 114,17 triliun.

Pada perdagangan Jumat (16/10/2026) saja, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 3,34 triliun atau sekitar US$ 185,23 juta.

Angka tersebut menggambarkan besarnya tekanan jual investor asing sepanjang tahun berjalan. Namun, data net sell tidak dengan sendirinya menjelaskan seluruh penyebab pelemahan IHSG, karena pergerakan indeks juga dipengaruhi oleh perubahan harga saham, komposisi indeks, serta aktivitas investor domestik.

Saham
Net Sell Asing
BBCA
34,40
FAPA
17,90
BMRI
16,80
BBRI
13,40
BUMI
10,10
TPIA
7,40
AMMN
4,80
GOTO
4,00
BBNI
3,40
TLKM
3,40

Infografik Terbaru

10 Saham Dengan Net Sell Asing Terbesar Tahun 2026
RTI | 19 Oktober 2026
Investor asing mencatat net sell atau jual bersih Rp 88,19 triliun sejak awal tahun hingga 16 Oktober 2026. Net sell di pasar reguler menyentuh Rp 114 triliun
Net Sell Asing Mencapai Rp 3,35 Triliun Saat IHSG Longsor 11,57% pada 16 Oktober 2026
RTI | 16 Oktober 2026
Investor asing mencatat net sell atau jual bersih Rp 3,35 triliun saat IHSG tumbang 11,57% menjadi 5.185,10 pada 16 Oktober 2026
Outstanding SRBI Turun pada September 2026, Asing Bertahan
Bank Indonesia | 09 Oktober 2026
Outstanding Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) turun menjadi Rp 1.028 triliun pada September 2026 dari bulan sebelumnya Rp 1.063 triliun
Total Dana Kelolaan dan Unit Penyertaan Reksadana Turun pada September 2026
OJK | 09 Oktober 2026
Total dana kelolaan dan unit penyertaan reksadana turun pada September 2026 jika dibandingkan dengan Agustus 2026
Dana Kelolaan dan Unit Penyertaan Reksadana Turun pada September 2026
OJK | 08 Oktober 2026
Total dana kelolaan dan unit penyertaan reksadana turun pada September 2026
CEO Index Oktober 2026 Naik Tipis, Ekonomi Global dan Kondisi Politik Jadi Penghambat
Survei Kontan | 05 Oktober 2026
Indeks Keyakinan CEO Indonesia (ICCI) periode kuartal IV-2026 berada di level 3,18. Para CEO menyoroti dua isu utama, yakni politik nasional dan ekonomi global
Neraca Dagang Agustus 2026 Surplus Karena Penurunan Impor
BPS | 01 Oktober 2026
Neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus US$3,55 miliar pada Agustus 2026, melonjak dibandingkan surplus hanya US$121,9 juta pada Juli 2026
Inflasi Tahunan Naik Menjadi 3,28% pada September 2026
BPS | 01 Oktober 2026
Laju inflasi meningkat menjadi 3,28% pada September 2026 dari posisi Agustus yang berada di 3,19%
Bank Indonesia (BI) Menahan BI Rate di Angka 5,75% pada September 2026
Bank Indonesia | 23 September 2026
Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan BI Rate di angka 5,75%. BI Rate bertahan sejak Juni 2026 setelah BI mengerek suku bunga 100 bps dua bulan beruntun
Hasil Lelang SRBI Tahun 2026, Yield Mulai Turun pada Bulan Agustus
Bank Indonesia | 10 September 2026
Imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mulai menurun setelah berada di atas 7% sejak Juni 2026
loading
Close [X]