1. Home
  2. Infografik

Rata-Rata Upah Buruh Per November 2025

Sumber: BPS
Update : 13 Februari 2026

Upah Buruh Sektor Informasi dan Komunikasi Lampaui Sektor Keuangan

 

Rata-rata upah buruh nasional pada November 2025 tercatat sebesar Rp 3.329.095 per bulan. Secara agregat, rata-rata upah buruh relatif stagnan dibandingkan Agustus 2025, dengan penurunan tipis 0,06%. Jika dibandingkan dengan Agustus 2024, upah buruh naik 1,88%.

 

Namun, jika dilihat lebih rinci per lapangan usaha, terdapat disparitas yang cukup lebar antara sektor dengan upah tertinggi dan terendah, serta variasi pertumbuhan dalam setahun terakhir.

 

Sektor dengan Upah Tertinggi

 

Pada November 2025, empat sektor dengan rata-rata upah tertinggi adalah:

 

Informasi dan Komunikasi – Rp 5.174.486

Keuangan dan Asuransi – Rp 4.972.539

Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin – Rp 4.969.242

Pertambangan dan Penggalian – Rp 4.842.730

 

Sektor informasi dan komunikasi menjadi sektor dengan upah buruh tertinggi pada Agustus dan November 2025. Sebelumnya, upah di sektor ini lebih rendah ketimbang sektor keuangan dan asuransi. 

 

Sektor keuangan dan asuransi tetap menjadi yang tertinggi secara konsisten, meskipun dalam tiga bulan terakhir mengalami penurunan 2,81%. 

 

Tingginya level upah di sektor ini mencerminkan kebutuhan tenaga kerja dengan kualifikasi dan keahlian spesifik, serta produktivitas yang relatif tinggi.

 

Sementara itu, sektor pertambangan—yang secara historis identik dengan upah tinggi—juga masih berada di kelompok atas meskipun mengalami penurunan 2,83% dari Agustus ke November 2025.

 

Sektor dengan Upah Terendah

 

Di sisi lain, sektor dengan rata-rata upah terendah pada November 2025 adalah:

 

Aktivitas Jasa Lainnya – Rp 1.956.421

Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan – Rp 2.467.841

Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum – Rp 2.566.345

 

Rendahnya upah di sektor jasa lainnya dan pertanian menunjukkan masih dominannya pekerjaan informal, produktivitas rendah, serta keterbatasan nilai tambah. Pertanian, yang menyerap tenaga kerja besar, masih berada jauh di bawah rata-rata nasional.

 

Pertumbuhan Upah Setahun Terakhir

 

Jika dibandingkan Februari 2025 ke November 2025 (dalam setahun terakhir), hampir seluruh sektor mencatat kenaikan nominal, meskipun besarannya bervariasi.

 

Beberapa sektor dengan kenaikan nominal paling signifikan antara Februari 2025 dan November 2025 antara lain:

 

Informasi dan Komunikasi: dari Rp 4.131.648 menjadi Rp 5.174.486

 

Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib: dari Rp 3.758.174 menjadi Rp 4.341.480

 

Aktivitas Kesehatan dan Kegiatan Sosial: dari Rp 3.415.963 menjadi Rp 3.851.087

 

Sektor informasi dan komunikasi mencatat lonjakan paling mencolok, mencerminkan masih kuatnya permintaan tenaga kerja digital dan teknologi.

 

Ketimpangan Antar Sektor Masih Lebar

 

Selisih antara sektor dengan upah tertinggi (keuangan dan asuransi) dan terendah (jasa lainnya) mencapai lebih dari Rp 3 juta per bulan. Ketimpangan ini menunjukkan struktur pasar tenaga kerja Indonesia yang masih sangat tersegmentasi, dengan sektor padat keahlian dan modal memberikan kompensasi jauh lebih tinggi dibanding sektor tradisional dan informal.

 

Ke depan, peningkatan kualitas tenaga kerja, transformasi struktural, serta pergeseran tenaga kerja ke sektor bernilai tambah lebih tinggi akan menjadi kunci untuk mempersempit kesenjangan upah antar lapangan usaha.

Lapangan Usaha
Rata-Rata Upah Buruh
Pertambangan dan Penggalian
4.842.730,00
Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
2.467.841,00
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin
4.969.242,00
Industri Pengolahan
3.308.446,00
Konstruksi
3.244.197,00
Treatment Air, Treatment Air Limbah, Treatment dan Pemulihan Material Sampah, dan Aktivitas Remediasi
2.872.096,00
Pengangkutan dan Pergudangan
3.952.922,00
Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
2.890.973,00
Informasi dan Komunikasi
5.174.486,00
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum
2.566.345,00
Aktivitas Keuangan dan Asuransi
4.972.539,00
Real Estat
4.330.474,00
Aktivitas Profesional dan Perusahaan
4.348.244,00
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
4.341.480,00
Pendidikan
3.065.128,00
Aktivitas Kesehatan dan Kegiatan Sosial
3.851.087,00
Aktivitas Jasa Lainnya
1.956.421,00

Infografik Terbaru

Inflasi Maret 2026 Mencapai 3,48% Secara Tahunan
BPS | 3 Hari 23 Menit lalu
Inflasi Indonesia pada Maret 2026 mencapai 3,48% secara tahunan dan 0,41% secara bulanan
Neraca Dagang Indonesia Februari 2026 Surplus US$ 1,27 Miliar
BPS | 3 Hari 38 Menit lalu
Kinerja neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus pada awal 2026, tetapi menunjukkan tanda perlambatan seiring lonjakan impor yang jauh lebih tinggi
Harga Emas Tumbang Dalam Beberapa Hari Karena Kekhawatiran Inflasi
Bloomberg | 23 Maret 2026
Harga emas tumbang dalam beberapa hari terakhir meski konflik AS-Israel versus Iran masih panas dalam tiga pekan. Harga emas turun karena kekhawatiran inflasi
Harga Minyak Dunia 23 Maret 2026
Bloomberg | 23 Maret 2026
Harga minyak masih menanjak naik sejak meletusnya perang AS-Israel dengan Iran pada akhir Februari 2026
Volume Transaksi QRIS Melesat Sejalan dengan Kenaikan Nilai Tranasksi
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) | 15 Hari 22 Menit lalu
Volume transaksi QRIS secara total menunjukkan lonjakan yang makin tajam sejak tahun 2024
Jumlah Pengguna QRIS Periode 2022-2025
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) | 15 Hari 29 Menit lalu
Laju pertumbuhan jumlah pengguna QRIS mulai melambat, ditunjukkan oleh grafik yang mulai mendatar sejak 2024
Nilai Transaksi QRIS Terus Melejit Hingga Akhir 2025
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) | 15 Hari 30 Menit lalu
Nilai transaksi dengan menggunakan QRIS terus meningkat dalam empat tahun terakhir. Pada kuartal keempat 2025, nilai transaksi bahkan mencapai Rp 170 triliun
Defisit Anggaran 2026 Diprediksi Tembus 3%, Pemerintah Rencanakan Efisiensi K/L
Kementerian Keuangan | 20 Maret 2026
Defisit anggaran tahun 2026 diprediksikan akan melewati ketentuan 3% dari PDB. Pemerintah berniat menempuh jalur efisiensi anggaran K/L
10 Negara Pengekspor Minyak Mentah Terbesar ke AS
U.S. Energy Information Administration | 20 Maret 2026
Total impor minyak mentah AS di tahun 2025 mencapai 2,25 miliar barel, turun 6,61% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya 2,41 miliar barel
Negara-Negara Pengimpor Minyak Mentah AS 2024-2025
US. Energy Information Administration | 19 Maret 2026
Amerika Serikat (AS) mengekspor 1,45 miliar barel minyak mentah pada tahun 2025, turun dari 1,5 miliar barel tahun sebelumnya
loading
Close [X]