1. Home
  2. Infografik

Neraca Perdagangan Indonesia-AS

Sumber: Kementerian Perdagangan
Update : 24 Februari 2026

Dari sisi perdagangan, posisi Indonesia terhadap Amerika Serikat sebenarnya cukup kuat. Data neraca perdagangan 2021–2025 menunjukkan Indonesia konsisten mencatat surplus dengan AS.

Berikut perkembangannya (dalam juta dolar AS):

2021: Ekspor 25.793 | Impor 11.249,2 | Surplus 14.543,8

2022: Ekspor 28.182,7 | Impor 11.614,7 | Surplus 16.568

2023: Ekspor 23.272,2 | Impor 11.298,9 | Surplus 11.973,2

2024: Ekspor 26.538,3 | Impor 12.019,7 | Surplus 14.518,7

2025: Ekspor 30.958,4 | Impor 12.845,6 | Surplus 18.112,8

Terlihat bahwa surplus perdagangan Indonesia terhadap AS terus terjaga dan bahkan mencapai level tertinggi pada 2025 sebesar US$18,1 miliar. Nilai ekspor Indonesia ke AS juga melonjak signifikan pada 2025, mendekati US$31 miliar.

Kondisi surplus yang besar ini membuat posisi tawar Indonesia dalam negosiasi relatif kuat. Di satu sisi, AS merupakan pasar penting bagi produk Indonesia. Namun di sisi lain, Indonesia juga menjadi mitra dagang yang memberikan surplus cukup besar bagi perekonomian nasional.

Dengan latar belakang tersebut, dinamika kebijakan tarif di AS bukan hanya soal perubahan aturan, tetapi juga menyangkut strategi diplomasi dagang Indonesia agar tetap menjaga akses pasar sekaligus mempertahankan surplus perdagangan yang sudah terbentuk.

Periode
Ekspor
Impor
Surplus
2021
25.793,00
11.249,20
14.543,80
2022
28.182,70
11.614,70
16.568,00
2023
23.272,20
11.298,90
11.973,20
2024
26.538,30
12.019,70
14.518,70
2025
30.958,40
12.845,60
18.112,80

Infografik Terbaru

Oustanding SRBI Kembali Tembus Lebih dari Rp 800 Triliun
Bank Indonesia | 14 April 2026
Frekuensi lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang meningkat mulai Februari 2026 menyebabkan oustanding SRBI kembali melonjak
Imbal Hasil Naik Saat BI Menambah Frekuensi Lelang SRBI
Bank Indonesia | 14 April 2026
Bank Indonesia menggelar lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dua kali sepekan mulai Februari 2026
Dana Kelolaan Reksadana Turun pada Maret 2026
OJK | 10 April 2026
Total dana kelolaan industri reksadana turun menjadi Rp 699,65 triliun per Maret 2026 di tengah kenaikan unit penyertaan
Cadangan Devisa Maret 2026 Terendah Dalam 20 Bulan Terakhir
Bank Indonesia | 08 April 2026
Cadangan devisa Indonesia per Maret 2026 turun tajam menjadi US$ 148,15 miliar dari sebelumnya US$ 151,90 miliar, salah satunya untuk intervensi rupiah
CEO Index April 2026
KONTAN | 06 April 2026
Keyakinan CEO akan kondisi ekonomi dan bisnis pada kuartal kedua 2026 turun akibat kenaikan tensi geopolitik global
Inflasi Maret 2026 Mencapai 3,48% Secara Tahunan
BPS | 06 April 2026
Inflasi Indonesia pada Maret 2026 mencapai 3,48% secara tahunan dan 0,41% secara bulanan
Neraca Dagang Indonesia Februari 2026 Surplus US$ 1,27 Miliar
BPS | 01 April 2026
Kinerja neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus pada awal 2026, tetapi menunjukkan tanda perlambatan seiring lonjakan impor yang jauh lebih tinggi
Harga Emas Tumbang Dalam Beberapa Hari Karena Kekhawatiran Inflasi
Bloomberg | 23 Maret 2026
Harga emas tumbang dalam beberapa hari terakhir meski konflik AS-Israel versus Iran masih panas dalam tiga pekan. Harga emas turun karena kekhawatiran inflasi
Harga Minyak Dunia 23 Maret 2026
Bloomberg | 23 Maret 2026
Harga minyak masih menanjak naik sejak meletusnya perang AS-Israel dengan Iran pada akhir Februari 2026
Volume Transaksi QRIS Melesat Sejalan dengan Kenaikan Nilai Tranasksi
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) | 20 Maret 2026
Volume transaksi QRIS secara total menunjukkan lonjakan yang makin tajam sejak tahun 2024
loading
Close [X]