1. Home
  2. Infografik

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2023-2025

Sumber: BPS
Update : 05 Februari 2026

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11% pada 2025: Ditopang Industri Pengolahan dan Jasa, Industri Tambang Jadi Pemberat

Perekonomian Indonesia menunjukkan kinerja yang relatif solid sepanjang tahun 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% secara tahunan (c-to-c), meningkat dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 yang sebesar 5,03%. Dari sisi nominal, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2025 mencapai Rp 23.821,1 triliun, dengan PDB per kapita sebesar Rp 83,7 juta atau setara US$ 5.083,4 

Kontributor Terbesar: Industri Pengolahan Masih Menjadi Tulang Punggung

Dilihat dari struktur ekonomi, industri pengolahan tetap menjadi kontributor terbesar PDB Indonesia dengan pangsa 19,07% pada 2025. Sektor ini tumbuh 5,30% dan menjadi penyumbang sumber pertumbuhan terbesar, yakni 1,07 poin persentase terhadap total pertumbuhan ekonomi nasional 

Selain industri pengolahan, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor juga memainkan peran penting dengan kontribusi 13,17% dan pertumbuhan 5,49%. Sektor ini mencerminkan masih kuatnya aktivitas konsumsi domestik, yang menjadi penopang utama ekonomi Indonesia.

Dari sisi wilayah, Pulau Jawa tetap mendominasi perekonomian nasional dengan kontribusi 56,93% terhadap PDB dan pertumbuhan ekonomi 5,30% sepanjang 2025. Hal ini menegaskan konsentrasi aktivitas industri, perdagangan, dan konsumsi masih terpusat di Jawa 

Segmen dengan Pertumbuhan Tertinggi: Jasa dan Transportasi Melaju Kencang

Sepanjang 2025, pertumbuhan tertinggi secara tahunan dicatat oleh lapangan usaha Jasa Lainnya yang melonjak 9,93%, diikuti Jasa Perusahaan sebesar 9,10%, serta Transportasi dan Pergudangan sebesar 8,78% 

Tingginya pertumbuhan sektor jasa mencerminkan pemulihan mobilitas masyarakat, meningkatnya aktivitas pariwisata, serta ekspansi layanan berbasis korporasi dan bisnis. Sementara itu, sektor transportasi dan pergudangan diuntungkan oleh meningkatnya arus barang, logistik, dan distribusi seiring pulihnya permintaan domestik dan perdagangan.

Dari sisi pengeluaran, ekspor barang dan jasa menjadi komponen dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 7,03% pada 2025. Hal ini menunjukkan peran sektor eksternal masih cukup signifikan dalam menopang pertumbuhan, meskipun di tengah ketidakpastian ekonomi global 

Segmen yang Menjadi Pemberat: Kontraksi Pertambangan

Di tengah pertumbuhan yang relatif merata, sektor pertambangan dan penggalian menjadi satu-satunya lapangan usaha yang mengalami kontraksi pada 2025, yakni minus 0,66%. Kontribusi sektor ini terhadap PDB juga menurun menjadi 8,75%, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya 

Kontraksi sektor pertambangan mencerminkan normalisasi harga komoditas global, penurunan volume produksi pada beberapa komoditas unggulan, serta efek basis tinggi pada tahun-tahun sebelumnya. Dengan bobot yang cukup besar dalam struktur ekonomi, pelemahan sektor ini menjadi salah satu faktor yang menahan laju pertumbuhan ekonomi agar tidak lebih tinggi.

Konsumsi Rumah Tangga Tetap Penopang Utama

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama ekonomi dengan porsi 53,88% dari PDB dan pertumbuhan 4,98% pada 2025. Sementara itu, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) tumbuh 5,09%, menandakan investasi tetap bergerak positif meski belum melesat agresif 

Gambaran Besar Ekonomi 2025

Secara keseluruhan, kinerja ekonomi Indonesia pada 2025 menunjukkan struktur pertumbuhan yang cukup sehat: ditopang oleh industri pengolahan, konsumsi domestik, serta sektor jasa yang tumbuh pesat. Namun, perlambatan di sektor pertambangan menjadi catatan penting, terutama mengingat ketergantungan Indonesia pada komoditas.

Ke depan, tantangan utama adalah menjaga momentum sektor-sektor bernilai tambah tinggi—seperti manufaktur dan jasa—sekaligus mengurangi ketergantungan pada siklus komoditas agar pertumbuhan ekonomi lebih stabil dan berkelanjutan.

Komponen
2023
2024
2025
Konsumsi Rumah Tangga
4,83
4,94
4,98
PMTB
3,76
4,61
5,09
Konsumsi Pemerintah
3,02
6,76
2,50
Konsumsi LNPRT
10,03
12,48
5,13
Ekspor
1,73
6,85
7,03
Impor
-1,24
8,15
4,77
PDB
5,05
5,03
5,11

Infografik Terbaru

Inflasi Maret 2026 Mencapai 3,48% Secara Tahunan
BPS | 3 Hari 23 Menit lalu
Inflasi Indonesia pada Maret 2026 mencapai 3,48% secara tahunan dan 0,41% secara bulanan
Neraca Dagang Indonesia Februari 2026 Surplus US$ 1,27 Miliar
BPS | 3 Hari 39 Menit lalu
Kinerja neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus pada awal 2026, tetapi menunjukkan tanda perlambatan seiring lonjakan impor yang jauh lebih tinggi
Harga Emas Tumbang Dalam Beberapa Hari Karena Kekhawatiran Inflasi
Bloomberg | 23 Maret 2026
Harga emas tumbang dalam beberapa hari terakhir meski konflik AS-Israel versus Iran masih panas dalam tiga pekan. Harga emas turun karena kekhawatiran inflasi
Harga Minyak Dunia 23 Maret 2026
Bloomberg | 23 Maret 2026
Harga minyak masih menanjak naik sejak meletusnya perang AS-Israel dengan Iran pada akhir Februari 2026
Volume Transaksi QRIS Melesat Sejalan dengan Kenaikan Nilai Tranasksi
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) | 15 Hari 22 Menit lalu
Volume transaksi QRIS secara total menunjukkan lonjakan yang makin tajam sejak tahun 2024
Jumlah Pengguna QRIS Periode 2022-2025
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) | 15 Hari 30 Menit lalu
Laju pertumbuhan jumlah pengguna QRIS mulai melambat, ditunjukkan oleh grafik yang mulai mendatar sejak 2024
Nilai Transaksi QRIS Terus Melejit Hingga Akhir 2025
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) | 15 Hari 30 Menit lalu
Nilai transaksi dengan menggunakan QRIS terus meningkat dalam empat tahun terakhir. Pada kuartal keempat 2025, nilai transaksi bahkan mencapai Rp 170 triliun
Defisit Anggaran 2026 Diprediksi Tembus 3%, Pemerintah Rencanakan Efisiensi K/L
Kementerian Keuangan | 20 Maret 2026
Defisit anggaran tahun 2026 diprediksikan akan melewati ketentuan 3% dari PDB. Pemerintah berniat menempuh jalur efisiensi anggaran K/L
10 Negara Pengekspor Minyak Mentah Terbesar ke AS
U.S. Energy Information Administration | 20 Maret 2026
Total impor minyak mentah AS di tahun 2025 mencapai 2,25 miliar barel, turun 6,61% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya 2,41 miliar barel
Negara-Negara Pengimpor Minyak Mentah AS 2024-2025
US. Energy Information Administration | 19 Maret 2026
Amerika Serikat (AS) mengekspor 1,45 miliar barel minyak mentah pada tahun 2025, turun dari 1,5 miliar barel tahun sebelumnya
loading
Close [X]