1. Home
  2. Infografik

Perkembangan Jumlah Investor Pasar Modal

Sumber: KSEI
Update : 31 Desember 2025

Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatatkan jumlah Single Investor Identification (SID) di pasar modal Indonesia menembus 20,32 juta hingga 24 Desember 2025. Angka ini meningkat 36% year on year (yoy) dibandingkan periode hingga akhir tahun 2024 sebesar 14,87 juta SID.

Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat mengatakan, peningkatan jumlah investor tersebut merupakan hasil dari upaya bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menyebarluaskan manfaat dan fungsi dari pasar modal. 

Samsul menerangkan KSEI telah menerbitkan total 25,02 juta SID hingga akhir tahun 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 4 juta SID dibuat khusus untuk institusi tertentu, seperti Tapera, sementara sisanya merupakan SID untuk investor pasar modal Indonesia yang jumlahnya mencapai sekitar 20 juta.

"Khusus investor saham angkanya di 8,5 juta, kemudian investor reksadana di 19 juta dan investor surat berharga negara mencapai 1,4 juta. Angkanya bertumbuh hijau semua," kata Samsul dalam konferensi pers penutupan perdagangan BEI Tahun 2025, Selasa (30/12/2025).

Dari sisi demografi, investor baru didominasi oleh laki-laki dengan porsi mencapai 66,3%. Berdasarkan profesi, sekitar 66,2% investor berstatus sebagai pegawai atau profesional. Dari tingkat pendidikan, sebanyak 15,15% merupakan lulusan SMA atau sederajat, sedangkan mayoritas investor berusia di bawah 30 tahun dengan porsi mencapai 52,59%.

Selain itu, sekitar 57,29% investor memiliki tingkat penghasilan di kisaran Rp 10 juta hingga Rp 100 juta per bulan.

"Demografi ini kita ambil dari data profil investor yang diregistrasikan di KSEI pada saat mereka membuka rekening untuk menjadi investor di pasar modal kita," jelas Samsul.

Tahun
Jumlah SID
2020
3.880.753,00
2021
7.489.337,00
2022
10.311.152,00
2023
12.168.061,00
2024
14.871.639,00
2025
20.324.542,00

Infografik Terbaru

Perkembangan Jumlah Investor Pasar Modal
KSEI | 31 Desember 2025
Jumlah Single Investor Identification (SID) terus meningkat dalam lima tahun terakhir. Per akhir 2025, ada 20,3 juta SID
IKK November 2025
Bank Indonesia | 31 Desember 2025
Indeks Keyakinan Konsumen pada November 2025 kembali naik dari bulan sebelumnya dan menyentuh level tertinggi sejak Maret 2025
Indeks Kepercayaan Industri (IKI) 2025
Kemenperin | 31 Desember 2025
Indeks Kepercayaan Industri (IKI) yang sempat menguat pada periode Juli-November kembali turun pada Desember 2025
Yield SBN Acuan 5 Tahun dan 10 Tahun
DJPPR Kemenkeu | 25 Desember 2025
Imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) acuan kembali naik setelah menyentuh level terendah pada Oktober 2025
Kepemilikan SRBI 2025
Bank Indonesia | 24 Desember 2025
Perbankan menambah kepemilikan SRBI dalam lima bulan berturut-turut hingga November 2025
BI Rate Desember 2025
BI | 17 Desember 2025
Bank Indonesia menahan suku bunga acuan BI Rate di level 4,75% pada Rapat Dewan Gubernur terakhir, 16-17 Desember 2025
Yield SBN Acuan 2025 Tenor 5 Tahun dan 10 Tahun
DJPPR Kemenkeu | 04 Desember 2025
Imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) acuan tenor 5 tahun dan 10% mulai mendaki menjelang akhir tahun
Laju Inflasi November 2025 Melambat
BPS | 01 Desember 2025
Inflasi pada November 2025 turun menjadi 2,72% secara tahunan, dari bulan sebelumnya 2,86%
Neraca Dagang Indonesia Hingga Oktober 2025
BPS | 01 Desember 2025
Surplus neraca dagang Indonesia pada bulan Oktober 2025 turun dalam dua bulan berturut-turut
Kepemilikan SRBI Hingga Oktober 2025
Bank Indonesia | 30 November 2025
Kepemilikan bank pada instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia meningkat dalam empat bulan hingga Oktober 2025
loading
Close [X]