1. Home
  2. Infografik

Inflasi 2025

Sumber: BPS
Update : 05 Januari 2026

Inflasi Indonesia 2025 Melonjak, Termasuk Karena Bencana

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan  atau year on year (YoY) pada Desember 2025 sebesar 2,92%.

Angka inflasi tahun 2025 ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang hanya 1,57%.

Secara bulanan atau month to month (MoM), inflasi Desember 2025 tercatat 0,64%, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama pada tahun lalu.

"Terjadi kenaikan indeks harga konsumen atau IHK dari 109,22 pada November 2025 menjadi 109,92 pada Desember 2026," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa di Badan Pusat Statistik BPS Pudji Ismartini dalam Konferensi Pers di Jakarta, Senin (5/1).

Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan terutama dipengaruhi oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Kelompok ini mencatat inflasi bulanan 1,66% dengan andil inflasi 0,48%, menjadikannya kontributor terbesar terhadap inflasi Desember 2025.

Pudji mengatakan bahwa pendorong inflasi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau adalah cabai rawit dengan andil inflasi 0,17%, daging ayam ras 0,09%, bawang merah 0,07% dan ikan segar 0,04%, serta telur ayam ras 0,03%.

Selain itu, kelompok transportasi turut memberikan tekanan inflasi dengan kenaikan 0,55% dan andil 0,07%, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode libur akhir tahun.

Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mencatat inflasi relatif tinggi sebesar 1,00% dengan andil 0,07%.

Sementara itu, beberapa kelompok pengeluaran mengalami inflasi yang relatif rendah, seperti kesehatan sebesar 0,09%, rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,10%, serta penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,13%. 

Inflasi tinggi di provinsi yang terdampak bencana

Inflasi terjadi di sejumlah provinsi yang terdampak bencana hidrometeorologi pada Desember 2025.

Pudji mengatakan, Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mengalami inflasi setelah sebelumnya mencatatkan deflasi pada November 2025.

"Ketiga provinsi ini termasuk dalam kelompok provinsi dengan tingkat inflasi tertinggi," Ujar Pudji dalam Konferensi Pers, Senin (5/1).

Secara rinci, Provinsi Aceh mencatat inflasi sebesar 3,60% MoM dan 6,71% secara tahunan. Inflasi Sumatra Utara sebesar 1,66% secara bulanan dan 4,66% secara tahunan. Inflasi Sumatra Barat sebesar 1,48% secara bulanan dan 5,15% secara tahunanpada Desember 2025.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan November 2025, ketika ketiganya masih mengalami deflasi.

Reporter: Dendi Siswanto

Periode
Inflasi Tahunan (%)
November 2024
1,55
Desember 2024
1,58
Januari 2025
0,76
Februari 2025
-0,09
Maret 2025
1,03
April 2025
1,95
Mei 2025
1,60
Juni 2025
1,87
Juli 2025
2,37
Agustus 2025
2,31
September 2025
2,65
Oktober 2025
2,86
November 2025
2,72
Desember 2025
2,92

Infografik Terbaru

Dana Kelolaan Reksadana Naik 8 Bulan Beruntun
OJK | 11 Maret 2026
Total dana kelolaan industri reksadana naik dalam delapan bulan berturut-turut hingga Februari 2026 menjadi Rp 717,55 triliun
Kepemilikan SBN Per Maret 2026
DJPPR Kemenkeu | 11 Maret 2026
Sempat turun ke bawah Rp 1.600 triliun, kepemilikan Bank Indonesia pada Surat Berharga Negara kembali naik pada Februari-Maret 2026
Kepemilikan SRBI Per Februari 2026
Bank Indonesia | 11 Maret 2026
Outstanding Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) naik dalam empat bulan beruntun hingga Februari 2026. Kepemilikan asing naik tiga bulan beruntun
Cadangan Devisa Februari 2026 Turun Dua Bulan Beruntun
Bank Indonesia | 11 Maret 2026
Cadangan devisa turun dalam dua bulan beruntun, dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah, stabilisasi rupiah, dan penarikan pinjaman luar negeri
Inflasi Februari 2026
BPS | 02 Maret 2026
Inflasi tahunan Indonesia per Februari 2026 mencapai 4,76%. Ini adalah angka tertinggi sejak April 2023
Neraca Dagang Indonesia Januari 2026
BPS | 02 Maret 2026
Surplus neraca dagang Indonesia per Januari 2026 hanya US$ 0,95 miliar
Populasi Ternak Ayam di Indonesia
Kementerian Pertanian, BPS | 27 Februari 2026
Berdasarkan data terkini yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin (25/2), jumlah ayam pedaging maupun ayam petelur mengalami lonjakan
Neraca Perdagangan Indonesia-AS
Kementerian Perdagangan | 24 Februari 2026
Indonesia terus mencatat surplus perdagangan dengan Amerika Serikat (AS)
BI Rate Februari 2026
Bank Indonesia | 19 Februari 2026
Bank Indonesia menahan suku bunga acuan untuk lima bulan berturut-turut di level 4,75% pada Februari 2026
Jumlah Pekerja Informal Masih Mayoritas di Indonesia
BPS | 19 Februari 2026
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data ketenagakerjaan di luar jadwal, yakni untuk periode November 2025. Jumlah pekerja informal masih mendominasi
loading
Close [X]