1. Home
  2. Infografik

Inflasi September 2025

Sumber: BPS
Update : 01 Oktober 2025

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia kembali mengalami inflasi pada September 2025 setelah bulan sebelumnya sempat deflasi. Inflasi September 2025 tercatat sebesar 0,21% secara bulanan atawa month to month (MtM), berbalik arah dari deflasi 0,08% yang terjadi pada Agustus 2025.

Secara tahunan alias year on year (YoY), inflasi September 2025 tercatat sebesar 2,65%. Sementara secara year to date (YtD), inflasi mencapai 1,82%. Inflasi tahunan mencapai level tertinggi sejak Juni 2025.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M Habibullah, mengatakan, kelompok pengeluaran penyumbang inflasi terbesar adalah makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi 0,38%. Segmen ini serta memberikan andil 0,11% terhadap inflasi umum.

Inflasi pada komponen inti tercatat 0,18% secara bulanan dengan andil inflasi sebesar 0,11%. 

“Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi komponen inti adalah emas perhiasan dan biaya kuliah akademi/perguruan tinggi,” ungkap Habibullah dalam konferensi pers, Rabu (1/10).

Sementara itu, komponen harga diatur pemerintah (administered prices) mengalami inflasi sebesar 0,06% dengan andil 0,01%. Pendorong utamanya adalah kenaikan harga sigaret kretek mesin (SKM) dan sigaret kretek tangan (SKT).

Adapun komponen bergejolak (volatile food) mencatat inflasi tertinggi, yakni 0,52% MtM dengan andil inflasi 0,09%. Komoditas yang mendorong kenaikan harga pada kelompok ini adalah cabai merah, daging ayam ras, dan cabai hijau.

Inflasi Emas

BPS mencatat, inflasi emas perhiasan mencapai titik tertinggi dalam lima bulan terakhir, sekaligus melanjutkan tren kenaikan harga yang sudah berlangsung selama lebih dari dua tahun.

Habibullah mengatakan, emas perhiasan telah mencatat inflasi selama 25 bulan berturut-turut sejak September 2023. 

“Inflasi emas perhiasan pada September 2025 merupakan inflasi tertinggi dalam lima bulan terakhir,” ujar Habibullah.

Pada periode yang sama tahun lalu, inflasi emas tercatat 0,36%, sedangkan pada September 2023 sebesar 0,41%.

Adapun pada September 2025, emas perhiasan memberi andil inflasi bulanan sebesar 0,08% dan berkontribusi dominan terhadap inflasi tahunan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, yakni 0,53% dari total 0,62%.

Periode
Inflasi Tahunan (%)
Agustus 2024
2,12
September 2024
1,84
Oktober 2024
1,71
November 2024
1,55
Desember 2024
1,58
Januari 2025
0,76
Februari 2025
-0,09
Maret 2025
1,03
April 2025
1,95
Mei 2025
1,60
Juni 2025
1,87
Juli 2025
2,37
Agustus 2025
2,31
September 2025
2,65

Infografik Terbaru

Hasil Lelang SRBI Tahun 2026, Yield Mulai Turun pada Bulan Agustus
Bank Indonesia | 10 September 2026
Imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mulai menurun setelah berada di atas 7% sejak Juni 2026
Kepemilikan Asing di SRBI Tembus Rekor Tertinggi pada Agustus 2026
Bank Indonesia | 10 September 2026
Kepemilikan asing pada Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mencapai angka tertinggi sejak penerbitan perdana SRBI September 2023
Dana Kelolaan Reksadana Agustus 2026
OJK | 08 September 2026
Dana kelolaan reksadana naik tipis pada Agustus 2026, berbalik dari penurunan tiga bulan sebelumnya. Tetapi unit penyertaan reksadana turun 5 bulan beruntun
Kepemilikan SBN per 4 September 2026 Asing Tertinggi Setahun Terakhir
DJPPR Kemenkeu | 08 September 2026
Investor asing mulai kembali masuk ke pasar Surat Berharga Negara (SBN). Ini terlihat dari dari kepemilikan asing yang naik 3 bulan beruntun
Cadangan Devisa Agustus 2026
Bank Indonesia | 07 September 2026
Cadangan devisa Indonesia meningkat menjadi US$ 146,51 miliar pada Agustus 2026 ketimbang Juli yang sebesar US$ 145,34 miliar
Inflasi Agustus 2026 Naik Menjadi 3,19%
BPS | 01 September 2026
Inflasi tahunan mencapai 3,59% pada Agustus 2026, meningkat dari 2,88% pada Juli 2026
Neraca Dagang Juni 2025-Juli 2026
BPS | 01 September 2026
Neraca dagang Juli 2026 menunjukkan surplus tipis US$ 121,9 juta setelah defisit dua bulan beruntun
BI Rate Tetap Berada di Level 5,75% pada Agustus 2026
Bank Indonesia | 19 Agustus 2026
Bank Indonesia menahan suku bunga acuan BI Rate di angka 5,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung 18-19 Agustus 2026
Utang Luar Negeri Pemerintah Tembus US$ 217 Miliar
Bank Indonesia | 13 Agustus 2026
Sempat turun saat periode pandemi, total utang pemerintah terus naik dalam empat tahun terakhir hingga Mei 2026
Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Turun pada Juli 2026, Terendah Sejak Oktober 2025
Bank Indonesia | 10 Agustus 2026
Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) turun dalam tiga bulan beruntun hingga Juli 2026 ke level terendah sejak Oktober 2025
loading
Close [X]