1. Home
  2. Infografik

Indeks Kepercayaan Industri (IKI) 2025

Sumber: Kemenperin
Update : 31 Desember 2025

Kinerja sektor industri manufaktur Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan pergerakan yang fluktuatif. Indeks Kepercayaan Industri (IKI) sempat menguat pada pertengahan tahun, namun kembali melemah menjelang akhir tahun meski masih bertahan di zona ekspansi.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, IKI Januari 2025 tercatat di level 53,10 dan naik tipis pada Februari menjadi 53,15. Memasuki Maret, IKI mulai melemah ke level 52,98, lalu turun lebih dalam pada April menjadi 51,90. Pada Mei, kepercayaan pelaku industri sempat membaik dengan IKI naik ke level 52,11.

Tren positif berlanjut pada Juni dengan IKI mencapai 52,50 dan kembali meningkat pada Juli ke level 52,95. Puncak optimisme pelaku industri terjadi pada Agustus 2025, saat IKI menyentuh level tertinggi tahun ini di angka 53,55. Namun, setelah itu kepercayaan industri kembali melemah. Pada September, IKI turun ke level 53,20, kemudian naik tipis di Oktober menjadi 53,50.

Memasuki dua bulan terakhir tahun ini, tekanan mulai terasa. IKI November 2025 tercatat di level 53,45, sebelum akhirnya turun cukup tajam pada Desember menjadi 51,90. Penurunan dari November ke Desember mencapai 1,55 poin, mencerminkan sikap hati-hati pelaku industri menjelang pergantian tahun.

Meski melemah, sepanjang 2025 IKI tetap konsisten berada di atas level 50, yang menandakan aktivitas industri nasional masih berada dalam fase ekspansi. Namun, perlambatan di akhir tahun mengindikasikan adanya tekanan, baik dari faktor musiman maupun ketidakpastian prospek ekonomi ke depan.

Pola ini menunjukkan bahwa pelaku industri cenderung lebih optimistis pada pertengahan tahun, seiring stabilnya permintaan dan aktivitas produksi, sebelum akhirnya bersikap lebih konservatif di akhir tahun. Tren tersebut juga mencerminkan kecenderungan dunia usaha untuk menahan ekspansi dan menunggu arah kebijakan pemerintah serta kondisi ekonomi global di tahun berikutnya.

Dengan dinamika tersebut, arah IKI pada awal 2026 akan menjadi indikator penting untuk membaca kepercayaan pelaku industri sekaligus prospek pemulihan sektor manufaktur nasional ke depan.

Periode
IKI
Januari
53,10
Februari
53,15
Maret
52,98
April
51,90
Mei
52,11
Juni
51,84
Juli
52,89
Agustus
53,55
September
53,20
Oktober
53,50
November
53,45
Desember
51,90

Infografik Terbaru

Outstanding SRBI Mencapai Rekor Tertinggi pada Mei 2026
Bank Indonesia | 11 Juni 2026
Total outstanding Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mencapai rekor tertinggi sebesar Rp 679,88 triliun pada Mei 2026
Bank Indonesia Kembali Menaikkan BI Rate pada Juni 2026 Sebesar 25 Bps Menjadi 5,50%
Bank Indonesia | 09 Juni 2026
Dalam rapat dewan gubernur (RDG) 9 Juni yang lebih cepat daripada jadwal semula 17 Juni, Bank Indonesia menaikkan BI Rate menjadi 5,50%
Cadangan Devisa Mei 2026 Turun Jadi US$ 144,9 Miliar
Bank Indonesia | 08 Juni 2026
Cadangan devisa per Mei 2026 turun menjadi US$ 144,9 miliar dari US$ 146,2 miliar bulan sebelumnya. Ini adalah cadev terendah sejak Juli 2024
Kepemilikan Asing di SRBI Per April 2026 Meningkat, Outstanding Terbesar Sejak Desember 2024
Bank Indonesia | 02 Juni 2026
Kepemilikan asing pada Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) melonjak jadi Rp 192,17 triliun pada April 2026 dari bulan sebelumnya yang hanya Rp 143,91 triliun
Surplus Neraca Dagang Indonesia Maret 2026 Sangat Tipis, Hanya US$ 89 Juta
BPS | 02 Juni 2026
Kenaikan ekspor yang disertai kenaikan impor lebih tinggi menyebabkan surplus perdagangan Indonesia makin sempit, hanya US$ 89 juta pada April 2026
Inflasi Mei 2026 Meningkat Menjadi 3,08% Secara Tahunan
BPS | 02 Juni 2026
Pada Mei 2026, terjadi inflasi year on year (YoY) sebesar 3,08%. Tingkat inflasi bulanan tercatat 0,28%
BI Rate Mei 2026 Naik 50 Bps Jadi 5,25% di Tengah Pelemahan Rupiah
Bank Indonesia | 20 Mei 2026
Bank Indonesia (BI) mengerek suku bunga acuan BI Rate sebesar 50 basis points (bps) pada Mei 2026, lebih tinggi ketimbang prediksi pasar
Nilai tukar rupiah berada dalam tren pelemahan sejak awal tahun hingga Mei 2026
Bloomberg | 09 Mei 2026
Nilai tukar rupiah semakin tertekan dan berkali-kali menembus level paling lemah sepanjang masa baru
Cadangan Devisa Turun Dalam Empat Bulan Beruntun Hingga April 2026
Bank Indonesia | 09 Mei 2026
Cadangan devisa turun lagi menjadi US$ 146,2 miliar per April 2026. Ini adalah penurunan dalam empat bulan beruntun dan terendah sejak Agustus 2024
Neraca migas Indonesia terus defisit secara konsisten sejak tahun 2012 hingga Maret 2026
BPS | 06 Mei 2026
Neraca dagang Indonesia secara total terus mencatat surplus dalam 71 bulan hingga Maret 2026
loading
Close [X]