1. Home
  2. Infografik

10 Multifinance Dengan Aset Terbesar

Sumber: Laporan Keuangan Perusahaan
Update : 01 Mei 2025

Adira dan Mandala Finance Merger, Ini Peta Industri Multifinance Terbaru

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance akan merger dengan PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN). Menurut keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 30 April 2025, merger ditargetkan tercapai pada Oktober 2025.

Adira Finance akan menjadi perusahaan yang menerima penggabungan. Perusahaan hasil penggabungan ini akan menghasilkan perusahaan multifinance dengan aset terbesar ketiga di Indonesia, menurut data keuangan per Desember 2024. Sebelum merger, Adira Finance merupakan multifinance dengan aset terbesar keempat. 

Total aset Adira yang semula Rp 32,59 triliun akan meningkat dengan tambahan aset Mandala Finance yang mencapai Rp 6,68 triliun. Menurut proforma merger, aset perusahaan gabungan akan mencapai Rp 38,37 triliun.

Aset ini melewati dua perusahaan yakni PT Toyota Astra Financial Services yang memiliki aset Rp 37,31 triliun dan PT Mandiri Tunas Finance dengan aset Rp 34,42 triliun.

Meski berada di peringkat ketiga aset terbesar, merger Adira Finance dan Mandala Finance akan menghasilkan perusahaan multifinance dengan pendapatan terbesar, hanya selisih tipis ketimbang jawara pendapatan multifinance, PT Federal International Finance (FIF).

Pasca-merger, proforma pendapatan Adira dan Mandala mencapai Rp 12,34 triliun dari pendapatan Adira sebelum merger Rp 9,99 triliun dan Mandala Finance Rp 2,37 triliun. Sementara FIF meraup pendapatan Rp 12,15 triliun pada tahun 2025.

Sementara dari sisi laba meski meningkat, laba gabungan Adira Finance dan Mandala Finance yang mencapai Rp 1,9 triliun masih jauh tertinggal ketimbang FIF yang sebesar Rp 4,41 triliun.

Perusahaan Multifinance
Total Aset
Pendapatan
Laba
Federal International Finance
45.681,00
12.154,00
4.415,00
Astra Sedaya Finance
41.129,00
6.758,00
1.949,00
Adira & Mandala Finance
38.373,00
12.340,00
1.902,00
Toyota Astra Financial Services
37.312,00
4.342,00
781,00
Mandiri Tunas Finance
34.425,00
5.579,00
1.172,00
Dipo Star Finance
25.583,00
4.308,00
621,00
BFI Finance
25.120,00
6.335,00
1.565,00
Indomobil Finance Indonesia
16.731,00
2.532,00
415,00
Oto Multiartha
15.680,00
2.456,00
53,00
Summit Oto Finance
15.065,00
3.982,00
252,00

Infografik Terbaru

Rekor! BI Menggenggam SBN Rp 2.000 Triliun
DJPPR Kemenkeu | 18 Juni 2026
Kepemilikan Surat Berharga Negara (SBN) oleh Bank Indonesia tembus rekor baru, mencapai Rp 2.044 triliun per 17 Juni 2026
BI Rate Naik 25 Basis Points Menjadi 5,75% pada Juni 2026
Bank Indonesia | 18 Juni 2026
Bank Indonesia (BI) mengerek suku bunga acuan BI Rate 25 basis points menjadi 5,75% pada RDG 18 Juni 2026
Outstanding SRBI Mencapai Rekor Tertinggi pada Mei 2026
Bank Indonesia | 11 Juni 2026
Total outstanding Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mencapai rekor tertinggi sebesar Rp 679,88 triliun pada Mei 2026
Bank Indonesia Kembali Menaikkan BI Rate pada Juni 2026 Sebesar 25 Bps Menjadi 5,50%
Bank Indonesia | 09 Juni 2026
Dalam rapat dewan gubernur (RDG) 9 Juni yang lebih cepat daripada jadwal semula 17 Juni, Bank Indonesia menaikkan BI Rate menjadi 5,50%
Cadangan Devisa Mei 2026 Turun Jadi US$ 144,9 Miliar
Bank Indonesia | 08 Juni 2026
Cadangan devisa per Mei 2026 turun menjadi US$ 144,9 miliar dari US$ 146,2 miliar bulan sebelumnya. Ini adalah cadev terendah sejak Juli 2024
Kepemilikan Asing di SRBI Per April 2026 Meningkat, Outstanding Terbesar Sejak Desember 2024
Bank Indonesia | 02 Juni 2026
Kepemilikan asing pada Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) melonjak jadi Rp 192,17 triliun pada April 2026 dari bulan sebelumnya yang hanya Rp 143,91 triliun
Surplus Neraca Dagang Indonesia Maret 2026 Sangat Tipis, Hanya US$ 89 Juta
BPS | 02 Juni 2026
Kenaikan ekspor yang disertai kenaikan impor lebih tinggi menyebabkan surplus perdagangan Indonesia makin sempit, hanya US$ 89 juta pada April 2026
Inflasi Mei 2026 Meningkat Menjadi 3,08% Secara Tahunan
BPS | 02 Juni 2026
Pada Mei 2026, terjadi inflasi year on year (YoY) sebesar 3,08%. Tingkat inflasi bulanan tercatat 0,28%
BI Rate Mei 2026 Naik 50 Bps Jadi 5,25% di Tengah Pelemahan Rupiah
Bank Indonesia | 20 Mei 2026
Bank Indonesia (BI) mengerek suku bunga acuan BI Rate sebesar 50 basis points (bps) pada Mei 2026, lebih tinggi ketimbang prediksi pasar
Nilai tukar rupiah berada dalam tren pelemahan sejak awal tahun hingga Mei 2026
Bloomberg | 09 Mei 2026
Nilai tukar rupiah semakin tertekan dan berkali-kali menembus level paling lemah sepanjang masa baru
loading
Close [X]