Kereta Api menjadi salah satu moda transportasi pilihan pada Lebaran 2025. PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menyiapkan total kapasitas 4.591.510 tempat duduk untuk periode 21 Maret hingga 11 April 2025.
Hingga 28 Maret 2025 pukul 07.00 WIB, penjualan tiket menunjukkan tren positif dengan total 3.193.412 tiket telah terjual, atau sekitar 70% dari kapasitas yang tersedia.
“Dari angka tersebut, tiket KA Jarak Jauh yang telah terjual mencapai 2.891.060 dengan tingkat okupansi 84%, sementara tiket KA Lokal terjual sebanyak 302.352 tiket atau 26% dari kapasitas yang disediakan," kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba dalam siaran pers, Sabtu (29/3).
Dari total kapasitas kereta periode 21 Maret hingga 11 April 2025, sebanyak 2.752.310 tempat duduk atau sekitar 59,94% dialokasikan untuk layanan kereta ekonomi dengan harga yang lebih terjangkau.
Dalam sehari, KAI mengoperasikan 49 KA JJ Ekonomi Komersial di luar kereta tambahan, dengan jumlah perjalanan 127 perjalanan per hari. Beberapa di antaranya terangkai dengan KA kelas lainnya.
Ada pun 13 KA JJ Ekonomi public service obligation (PSO) dengan 34 perjalanan per hari di luar KA tambahan Lebaran.
Dari total kapasitas kelas KA JJ Ekonomi yang tersedia, sebanyak 1.633.720 tempat duduk dialokasikan untuk KA ekonomi komersial. Sementara 1.118.590 tempat duduk lainnya merupakan KA ekonomi bersubsidi atau yang mendapatkan PSO dari pemerintah melalui kontrak dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub).
Adapun sejak awal periode Angkutan Lebaran pada 21 Maret hingga 27 Maret 2025 pukul 24.00 WIB, KAI telah melayani 1.230.272 pelanggan di seluruh wilayah operasionalnya di Pulau Jawa dan Sumatera.
Stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi antara lain Stasiun Pasarsenen, Gambir, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Yogyakarta, Semarang Poncol, Bandung, Kiaracondong, Bekasi, dan Lempuyangan.