1. Home
  2. Infografik

Produksi Padi Indonesia Hingga April 2025

Sumber: BPS
Update : 11 Juni 2025

Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan produksi padi nasional untuk gabah kering giling (GKG) hingga paruh pertama tahun ini telah mencapai puncaknya pada April lalu. Di bulan keempat 2024, produksi padi mencapai 9,09 juta ton GKG.

Proyeksi BPS, produksi padi sepanjang Mei hingga Juli 2025 bakal menurun seiring berakhirnya masa panen raya. Adapun potensi produksi padi selama Mei-Juli tahun ini bisa mencapai total 13,44 juta ton.

Sedangkan untuk proyeksi produksi padi tahun ini hingga Juli diperkirakan mencapai 37,77 juta ton GKG. Angka ini naik 14,93% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 32,86 juta ton GKG.

Produksi padi tertinggi terjadi pada April dan Maret 2025, masing-masing sebesar 9,09 juta ton dan 9,08 juta ton GKG. Hal ini sejalan dengan luas panen tertinggi yang tercatat pada bulan Maret (1,67 juta hektare) dan April 2025 (1,65 juta hektare). Pola serupa juga terjadi pada April 2024 yang mencatat produksi 9,34 juta ton dari luas panen 1,71 juta hektare.

Produksi padi periode Januari-April 2025 menjadi yang tertinggi dalam 7 tahun terakhir. Produksi padi pada periode tersebut mencapai 24,33 juta ton. Pada periode Januari-April 2018, total produksi padi mencapai 25,8 juta ton GKG.

Pada Januari-April 2019, produksi padi mencapai 23,78 juta ton GKG. Sementara produksi padi untuk Januari-April 2020 mencapai 19,99 juta ton. Masa panen di periode 2020 tersebut sedikit bergeser ke bulan Mei di tengah dimulainya penyebaran pandemi Covid.

Januari-April 2021, produksi padi mencapai 23,58 juta ton. Sementara Januari-April 2022, produksi produksi padi Indonesia mencapai 23,82 juta ton GKG. Di periode yang sama tahun 2023, produksi padi menurun menjadi 22,55 juta ton GKG. Untuk Januari-April tahun lalu, produksi padi mencapai 19,23 juta ton GKG.

Periode
Produksi Padi (juta ton GKG)
Jan-24
1,52
Feb-24
2,41
Mar-24
5,96
Apr-24
9,34
May-24
6,44
Jun-24
3,64
Jul-24
3,56
Aug-24
5,12
Sep-24
5,49
Oct-24
4,56
Nov-24
3,12
Dec-24
2,00
Jan-25
2,20
Feb-25
3,96
Mar-25
9,08
Apr-25
9,09
May-25
5,02
Jun-25
3,83
Jul-25
4,58

Infografik Terbaru

Nilai tukar rupiah berada dalam tren pelemahan sejak awal tahun hingga Mei 2026
Bloomberg | 09 Mei 2026
Nilai tukar rupiah semakin tertekan dan berkali-kali menembus level paling lemah sepanjang masa baru
Cadangan Devisa Turun Dalam Empat Bulan Beruntun Hingga April 2026
Bank Indonesia | 09 Mei 2026
Cadangan devisa turun lagi menjadi US$ 146,2 miliar per April 2026. Ini adalah penurunan dalam empat bulan beruntun dan terendah sejak Agustus 2024
Neraca migas Indonesia terus defisit secara konsisten sejak tahun 2012 hingga Maret 2026
BPS | 06 Mei 2026
Neraca dagang Indonesia secara total terus mencatat surplus dalam 71 bulan hingga Maret 2026
Distribusi PDB Menurut Pengeluaran Q1-2026
BPS | 05 Mei 2026
Konsumsi rumah tangga masih menjadi mesin penggerak ekonomi dengan kontribusi 54,36% terhadap produk domestik bruto (PDB)
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2026 Mencapai Level Tertinggi Sejak Kuartal IV-2022
BPS | 05 Mei 2026
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai 5,61% secara year on year (YoY), naik dari 4,87% di kuartal I 2025
Neraca Dagang Indonesia Maret 2026 Kembali Surplus
BPS | 04 Mei 2026
Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar US$ 3,32 miliar pada Maret 2026, meningkat dibandingkan surplus US$ 1,27 miliar pada Februari 2026
Inflasi April 2026 Turun Menjadi 2,42% Secara Tahunan
BPS | 04 Mei 2026
Berdasarkan hasil pemantauan BPS di 150 kabupaten/kota, terjadi inflasi 2,42% pada April 2026. Tingkat inflasi bulanan sebesar 0,13% dan year to date 1,06%
10 Negara Produsen Kakao Terbesar 2024
FAO | 29 April 2026
Produk komersial cokelat hasil laboratorium diperkirakan akan masuk pasar AS pada akhir 2026 atau 2027, memunculkan kekhawatiran bisnis kakao tradisional
Kinerja Jeblok 10 Saham Dengan Market Cap Terbesar di BEI
BEI | 23 April 2026
Sepuluh saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tertekan sejak awal tahun. Penurunan terutama terjadi pada BREN dan DSSA
DSSA dan BREN Memimpin Top Laggards IHSG 22 April 2026
Bloomberg | 22 April 2026
Meski mayoritas saham menguat, penurunan saham big cap seperti DSSA dan BREN menekan IHSG turun 0,24% ke 7.541,61
loading
Close [X]