1. Home
  2. Infografik

Rekor, Outstanding SRBI Tembus Rp 1.000 Triliun

Sumber: Bank Indonesia
Update : 16 Juli 2026

Outstanding SRBI Tembus Rekor Rp 1.072 Triliun pada Juni 2026, Kepemilikan Asing Melonjak 35%

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) kembali mencatatkan rekor baru. Outstanding SRBI pada Juni 2026 menembus level Rp 1.072,62 triliun, untuk pertama kalinya melampaui angka Rp 1.000 triliun.

Berdasarkan data Bank Indonesia, posisi outstanding SRBI meningkat 9,46% dibandingkan Mei 2026 yang sebesar Rp 979,88 triliun. Kenaikan ini menandai lonjakan signifikan setelah posisi outstanding sempat berada di bawah Rp 900 triliun pada awal tahun.

Peningkatan outstanding SRBI terutama ditopang oleh lonjakan kepemilikan investor asing. Per Juni 2026, kepemilikan asing mencapai Rp 293,16 triliun, naik 35,42% dibandingkan posisi Mei 2026 yang sebesar Rp 216,48 triliun.

Kepemilikan asing tersebut menjadi yang tertinggi sejak data ini dihimpun dan berkontribusi sekitar 27,3% terhadap total outstanding SRBI. Sebulan sebelumnya, porsi asing masih berada di kisaran 22,1%.

Masuknya dana asing ke SRBI terjadi di tengah berbagai langkah Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas pasar keuangan domestik. SRBI menawarkan imbal hasil yang kompetitif sekaligus menjadi instrumen penempatan dana yang menarik bagi investor global di tengah ketidakpastian pasar keuangan internasional.

Meski kepemilikan asing melonjak tajam, kelompok perbankan domestik masih menjadi pemegang terbesar SRBI. Pada Juni 2026, kepemilikan bank tercatat sebesar Rp 615,71 triliun atau sekitar 57,4% dari total outstanding. Namun, nilainya menurun dibandingkan Mei 2026 yang mencapai Rp 677,89 triliun.

Sementara itu, kepemilikan investor non-bank naik menjadi Rp 56,60 triliun dari Rp 43,95 triliun pada bulan sebelumnya. Kelompok investor lainnya juga meningkat signifikan menjadi Rp 107,15 triliun dari Rp 41,55 triliun.

Secara historis, outstanding SRBI sempat mencapai Rp 969,16 triliun pada November 2024 sebelum turun ke kisaran Rp 830 triliun pada kuartal pertama 2026. Sejak April 2026, outstanding SRBI kembali meningkat tajam dari Rp 957,91 triliun menjadi Rp 979,88 triliun pada Mei dan akhirnya menembus Rp 1.072,62 triliun pada Juni 2026.

Lonjakan kepemilikan asing pada Juni menunjukkan meningkatnya minat investor global terhadap instrumen rupiah Bank Indonesia. Di tengah volatilitas pasar keuangan global, SRBI menjadi salah satu instrumen yang mampu menarik aliran modal asing sekaligus mendukung upaya stabilisasi nilai tukar rupiah dan pasar keuangan domestik.

Bulan
Bank
Non-Bank
Asing
Lainnya
Total
November-24
601,69
84,88
243,70
38,89
969,16
Desember-24
560,79
91,06
224,17
47,51
923,53
Januari-25
562,32
83,49
237,71
10,45
893,97
Februari-25
560,49
81,92
230,13
20,85
893,39
Maret-25
526,17
81,70
234,22
49,04
891,13
April-25
549,09
79,94
212,12
40,66
881,81
Mei-25
538,14
77,25
213,39
38,64
867,42
Juni-25
523,49
43,53
190,06
25,90
782,97
Juli-25
549,76
32,36
146,78
11,88
740,78
Agustus-25
563,50
25,70
122,52
3,89
715,61
September-25
587,55
24,76
90,82
6,00
709,13
Oktober-25
601,90
16,03
86,79
1,09
705,81
November-25
618,31
17,06
86,66
1,20
723,23
Desember-25
589,42
20,13
114,05
7,29
730,90
Januari-26
614,78
16,09
121,90
1,99
754,76
Februari-26
637,64
19,02
150,79
29,76
837,22
Maret-26
638,92
26,35
143,91
22,04
831,21
April-26
673,90
35,66
192,17
56,19
957,91
Mei-26
677,89
43,95
216,48
41,55
979,88
Juni-26
615,71
56,60
293,16
107,15
1.072,62

Infografik Terbaru

Imbal Hasil SRBI dalam Lelang Tak Juga Turun Meski Ada Kabar Rating Tetap
Bank Indonesia | 16 Juli 2026
Meski tak lagi naik, imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SBRI) cenderung stabil dalam sebulan terakhir sejak pertengahan Juni 2026
Rekor, Outstanding SRBI Tembus Rp 1.000 Triliun
Bank Indonesia | 16 Juli 2026
Outstanding Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mencapai Rp 1.072,62 pada Juni 2026, tertinggi sepanjang masa
Cadangan Devisa Mei 2025 Hingga Juni 2026
Bank Indonesia | 09 Juli 2026
Cadangan devisa Juni 2026 meningkat jadi US$ 145,59 miliar setelah bulan sebelumnya berada di titik terendah dalam hampir dua tahun
Perkembangan Dana Kelolaan Reksadana Per Jenis Hingga Juni 2026
OJK | 13 Hari 2 Menit lalu
Dari semua jenis reksadana, hanya reksadana terproteksi dan reksadana global yang naik pada Juni 2026
Dana Kelolaan dan Unit Penyertaan Reksadana Turun pada Juni 2026
OJK | 08 Juli 2026
Dana kelolaan reksadana turun dalam dua bulan beruntun hingga Juni 2026. Sedangkan unit penyertaan reksadana turun tiga bulan beruntun
CEO Index Juli 2026 Meningkat Jadi 3,04
KONTAN | 06 Juli 2026
Indeks Keyakinan CEO Indonesia atau Indonesia CEO Confidence Index (ICCI) pada kuartal III-2026 kembali masuk ke zona optimisme di level 3,04
Defisit Neraca Migas Membesar Saat Total Neraca Dagang Defisit pada Mei 2026
BPS | 01 Juli 2026
Defisit neraca migas mencapai rekor tertinggi pada Mei 2026, yakni US$ 3,76 miliar
Neraca Dagang Indonesia Mei 2026 Defisit Untuk Pertama Kali Setelah 72 Bulan
BPS | 01 Juli 2026
Neraca dagang Indonesia defisit untuk pertama kalinya pada Mei 2926 setelah surplus selama 72 bulan berturut-turut
Inflasi Juni 2026 Mencapai 3,34% Terangkat oleh Kelompok Transportasi
BPS | 01 Juli 2026
Inflasi tahunan mencapai 3,34%, terutama dipicu oleh kenaikan harga bensin, tarif angkutan udara, serta pelumas atau oli mesin
Rekor! BI Menggenggam SBN Rp 2.000 Triliun
DJPPR Kemenkeu | 18 Juni 2026
Kepemilikan Surat Berharga Negara (SBN) oleh Bank Indonesia tembus rekor baru, mencapai Rp 2.044 triliun per 17 Juni 2026
loading
Close [X]