1. Home
  2. Infografik

Harga Emas Tumbang Dalam Beberapa Hari Karena Kekhawatiran Inflasi

Sumber: Bloomberg
Update : 23 Maret 2026

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas merosot lebih dari 8% pada hari Senin (23/3) hingga mencapai level terendah dalam empat bulan. Harga emas mencatat penurunan mingguan terbesar dalam sekitar 43 tahun terakhir pada pekan lalu. 

Konflik di Timur Tengah yang meningkat memicu kekhawatiran inflasi dan meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga global. Inilah sebab harga emas turun meski tetap dianggap sebagai safe haven di tengah konflik geopolitik.

Harga emas spot turun 6,3% menjadi US$ 4.203,21 per ons pada pukul 15.57 WIB. Harga emas memperpanjang penurunan dalam sembilan hari perdagangan berturut-turut. 

Harga emas telah turun lebih dari 8% menjadi US$ 4.097,99 pada awal sesi perdagangan, mencapai level terendah sejak 24 November.

Harga logam mulia ini turun lebih dari 10% minggu lalu. Ini adalah penurunan mingguan tercuram sejak Februari 1983. 

Harga emas bahkan telah melorot sekitar 25% dari puncak rekornya sebesar US$ 5.594,82 per ons troi yang dicapai pada 29 Januari.

Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman April turun 8,1% menjadi US$ 4.205,10 per ons troi.

"Dengan konflik Iran yang memasuki minggu keempat, dan harga minyak yang berada di sekitar level US$ 100, ekspektasi telah bergeser dari pemotongan suku bunga ke potensi kenaikan suku bunga, yang telah merusak daya tarik emas dari sudut pandang imbal hasil," kata Tim Waterer, kepala analis pasar, KCM Trade seperti dikutip Reuters.

Iran mengatakan pada hari Minggu (22/3) bahwa mereka akan menyerang sistem energi dan air negara-negara tetangganya di Teluk sebagai balasan jika Presiden AS Donald Trump menindaklanjuti ancamannya untuk menyerang jaringan listrik Iran.

Bursa saham Asia jatuh, dan harga minyak tetap di atas US$ 110 per barel.

"Likuiditas emas yang tinggi tampaknya merugikannya selama periode penghindaran risiko ini. Penurunan di pasar saham menyebabkan sebagian emas ditutup untuk menutupi margin call pada aset lain," kata Waterer.

Penutupan Selat Hormuz telah membuat harga minyak mentah tetap tinggi. Ini memicu kekhawatiran inflasi dengan mendorong kenaikan biaya transportasi dan manufaktur. 

"Meskipun inflasi yang meningkat biasanya meningkatkan daya tarik emas sebagai lindung nilai, suku bunga tinggi membatasi permintaan untuk aset yang tidak menghasilkan imbal hasil ini," imbuh Waterer.

"Pergeseran yang diperkuat dari alokasi aset aman menuju posisi yang didorong oleh faktor makro dapat semakin menggeser risiko ke arah penurunan, karena dolar AS yang lebih kuat dan menurunnya kemungkinan pelonggaran kebijakan moneter oleh The Fed mendominasi narasi," kata BMI, sebuah unit dari Fitch Solutions.

Harga pasar untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve AS tahun ini telah melonjak, dengan kontrak berjangka suku bunga menunjukkan bahwa bank sentral AS lebih mungkin menaikkan suku bunga daripada menurunkannya pada akhir tahun 2026, menurut FedWatch CME.

Harga logam mulia lainnya juga mengalami penurunan tajam. Harga perak spot turun 6,1% menjadi US$ 63,66 per ons troi. Harga platinum turun 6,4% menjadi US$ 1.799,25. Kedua logam tersebut sebelumnya mencapai level terendah sejak pertengahan Desember.

Palladium turun 3,6% menjadi US$ 1.352,75 per ons troi.

Date
Harga Emas Spot
22/09/25
3.746,70
23/09/25
3.764,01
24/09/25
3.736,16
25/09/25
3.749,44
26/09/25
3.759,98
29/09/25
3.833,55
30/09/25
3.858,96
01/10/25
3.865,74
02/10/25
3.856,58
03/10/25
3.886,54
06/10/25
3.960,98
07/10/25
3.984,85
08/10/25
4.042,03
09/10/25
3.976,86
10/10/25
4.017,79
13/10/25
4.110,27
14/10/25
4.142,94
15/10/25
4.207,48
16/10/25
4.326,58
17/10/25
4.251,82
20/10/25
4.356,30
21/10/25
4.125,22
22/10/25
4.098,42
23/10/25
4.126,28
24/10/25
4.113,05
27/10/25
3.982,21
28/10/25
3.952,14
29/10/25
3.930,07
30/10/25
4.024,54
31/10/25
4.002,92
03/11/25
4.001,42
04/11/25
3.932,09
05/11/25
3.979,57
06/11/25
3.977,21
07/11/25
4.001,26
10/11/25
4.115,76
11/11/25
4.126,85
12/11/25
4.195,39
13/11/25
4.171,52
14/11/25
4.084,06
17/11/25
4.044,96
18/11/25
4.067,24
19/11/25
4.077,98
20/11/25
4.077,19
21/11/25
4.065,14
24/11/25
4.136,31
25/11/25
4.130,69
26/11/25
4.162,15
27/11/25
4.157,61
28/11/25
4.239,43
01/12/25
4.232,21
02/12/25
4.205,85
03/12/25
4.203,08
04/12/25
4.207,62
05/12/25
4.197,78
08/12/25
4.190,66
09/12/25
4.208,24
10/12/25
4.228,84
11/12/25
4.280,18
12/12/25
4.299,63
15/12/25
4.305,01
16/12/25
4.302,32
17/12/25
4.338,33
18/12/25
4.332,62
19/12/25
4.338,88
22/12/25
4.443,60
23/12/25
4.484,47
24/12/25
4.479,42
26/12/25
4.533,21
29/12/25
4.332,35
30/12/25
4.339,49
31/12/25
4.319,37
02/01/26
4.332,29
05/01/26
4.449,15
06/01/26
4.494,83
07/01/26
4.456,47
08/01/26
4.477,65
09/01/26
4.509,50
12/01/26
4.597,51
13/01/26
4.586,52
14/01/26
4.626,58
15/01/26
4.616,15
16/01/26
4.596,09
19/01/26
4.670,89
20/01/26
4.763,43
21/01/26
4.831,73
22/01/26
4.936,02
23/01/26
4.987,49
26/01/26
5.008,70
27/01/26
5.180,16
28/01/26
5.417,21
29/01/26
5.375,24
30/01/26
4.894,23
02/02/26
4.661,38
03/02/26
4.946,76
04/02/26
4.964,93
05/02/26
4.779,05
06/02/26
4.964,36
09/02/26
5.057,80
10/02/26
5.025,45
11/02/26
5.084,39
12/02/26
4.922,19
13/02/26
5.042,04
16/02/26
4.992,08
17/02/26
4.877,89
18/02/26
4.977,56
19/02/26
4.996,10
20/02/26
5.107,45
23/02/26
5.227,42
24/02/26
5.143,85
25/02/26
5.164,78
26/02/26
5.184,97
27/02/26
5.278,93
02/03/26
5.322,12
03/03/26
5.088,83
04/03/26
5.140,36
05/03/26
5.082,30
06/03/26
5.171,74
09/03/26
5.138,53
10/03/26
5.191,98
11/03/26
5.176,46
12/03/26
5.079,21
13/03/26
5.019,49
16/03/26
5.006,41
17/03/26
5.005,61
18/03/26
4.818,50
19/03/26
4.650,02
20/03/26
4.492,42
23/03/26
4.249,47

Infografik Terbaru

Dana Kelolaan Reksadana Turun pada Maret 2026
OJK | 10 April 2026
Total dana kelolaan industri reksadana turun menjadi Rp 699,65 triliun per Maret 2026 di tengah kenaikan unit penyertaan
Cadangan Devisa Maret 2026 Terendah Dalam 20 Bulan Terakhir
Bank Indonesia | 08 April 2026
Cadangan devisa Indonesia per Maret 2026 turun tajam menjadi US$ 148,15 miliar dari sebelumnya US$ 151,90 miliar, salah satunya untuk intervensi rupiah
CEO Index April 2026
KONTAN | 06 April 2026
Keyakinan CEO akan kondisi ekonomi dan bisnis pada kuartal kedua 2026 turun akibat kenaikan tensi geopolitik global
Inflasi Maret 2026 Mencapai 3,48% Secara Tahunan
BPS | 06 April 2026
Inflasi Indonesia pada Maret 2026 mencapai 3,48% secara tahunan dan 0,41% secara bulanan
Neraca Dagang Indonesia Februari 2026 Surplus US$ 1,27 Miliar
BPS | 01 April 2026
Kinerja neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus pada awal 2026, tetapi menunjukkan tanda perlambatan seiring lonjakan impor yang jauh lebih tinggi
Harga Emas Tumbang Dalam Beberapa Hari Karena Kekhawatiran Inflasi
Bloomberg | 23 Maret 2026
Harga emas tumbang dalam beberapa hari terakhir meski konflik AS-Israel versus Iran masih panas dalam tiga pekan. Harga emas turun karena kekhawatiran inflasi
Harga Minyak Dunia 23 Maret 2026
Bloomberg | 23 Maret 2026
Harga minyak masih menanjak naik sejak meletusnya perang AS-Israel dengan Iran pada akhir Februari 2026
Volume Transaksi QRIS Melesat Sejalan dengan Kenaikan Nilai Tranasksi
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) | 20 Maret 2026
Volume transaksi QRIS secara total menunjukkan lonjakan yang makin tajam sejak tahun 2024
Jumlah Pengguna QRIS Periode 2022-2025
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) | 20 Maret 2026
Laju pertumbuhan jumlah pengguna QRIS mulai melambat, ditunjukkan oleh grafik yang mulai mendatar sejak 2024
Nilai Transaksi QRIS Terus Melejit Hingga Akhir 2025
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) | 20 Maret 2026
Nilai transaksi dengan menggunakan QRIS terus meningkat dalam empat tahun terakhir. Pada kuartal keempat 2025, nilai transaksi bahkan mencapai Rp 170 triliun
loading
Close [X]