1. Home
  2. Infografik

Provinsi Dengan Jumlah Pemudik Terbanyak 2026

Sumber: Kementerian Perhubungan
Update : 18 Maret 2026

Arus Mudik 2026 Terkonsentrasi di Pulau Jawa

Pergerakan mudik Lebaran 2026 masih didominasi wilayah Pulau Jawa, baik dari sisi daerah asal maupun tujuan. Konsentrasi ini mencerminkan peran Jawa sebagai pusat aktivitas ekonomi sekaligus daerah dengan basis penduduk terbesar di Indonesia.

Dari sisi asal pemudik, Jawa Barat menjadi penyumbang terbesar dengan 30,97 juta orang. Tingginya angka ini tidak lepas dari jumlah penduduk yang besar serta posisinya sebagai kawasan penyangga ibu kota.

Di posisi berikutnya, DKI Jakarta menyumbang 19,93 juta pemudik. Sebagai pusat ekonomi nasional, Jakarta menjadi titik keberangkatan utama para pekerja yang kembali ke kampung halaman saat Lebaran.

Selanjutnya, Jawa Timur mencatat 17,12 juta pemudik, disusul Jawa Tengah sebesar 16,57 juta orang. Sementara itu, Banten melengkapi lima besar dengan 11,17 juta pemudik.

Di sisi tujuan, Jawa Tengah menjadi daerah yang paling banyak dituju dengan 38,71 juta orang. Provinsi ini memang dikenal sebagai salah satu kantong utama daerah asal perantau, terutama dari Jakarta dan sekitarnya.

Posisi kedua ditempati Jawa Timur dengan 27,29 juta pemudik, diikuti Jawa Barat yang menerima 25,09 juta orang.

Sementara itu, Yogyakarta menjadi tujuan 8,20 juta pemudik. Meski secara wilayah lebih kecil, Yogyakarta tetap menjadi magnet kuat karena faktor budaya dan ikatan keluarga. Di luar Pulau Jawa, Sulawesi Selatan masuk dalam lima besar dengan 5,36 juta pemudik, menunjukkan arus mudik antarwilayah yang tetap signifikan.

Besarnya arus dari wilayah seperti Jawa Barat dan DKI Jakarta ke Jawa Tengah dan Jawa Timur memperlihatkan pola klasik urbanisasi. Banyak masyarakat yang bekerja di kota-kota besar, tetapi memiliki akar keluarga di daerah lain, terutama di Jawa bagian tengah dan timur.

Kondisi ini juga menjelaskan mengapa jalur-jalur utama seperti Trans Jawa selalu menjadi titik krusial saat musim mudik. Arus kendaraan yang sangat besar terkonsentrasi pada rute yang menghubungkan kawasan metropolitan dengan daerah tujuan di bagian tengah dan timur Pulau Jawa.

Secara keseluruhan, data ini menegaskan bahwa mudik bukan sekadar tradisi, tetapi juga cerminan struktur ekonomi dan demografi Indonesia. Selama pusat-pusat ekonomi masih terkonsentrasi di kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya, arus mudik ke daerah asal diperkirakan akan tetap tinggi, terutama menuju provinsi-provinsi di Pulau Jawa.

Provinsi
Jumlah Pemudik
Jawa Barat
30,97
DKI Jakarta
19,93
Jawa Timur
17,12
Jawa Tengah
16,57
Banten
11,17

Infografik Terbaru

Dana Kelolaan Reksadana Turun pada Maret 2026
OJK | 10 April 2026
Total dana kelolaan industri reksadana turun menjadi Rp 699,65 triliun per Maret 2026 di tengah kenaikan unit penyertaan
Cadangan Devisa Maret 2026 Terendah Dalam 20 Bulan Terakhir
Bank Indonesia | 08 April 2026
Cadangan devisa Indonesia per Maret 2026 turun tajam menjadi US$ 148,15 miliar dari sebelumnya US$ 151,90 miliar, salah satunya untuk intervensi rupiah
CEO Index April 2026
KONTAN | 06 April 2026
Keyakinan CEO akan kondisi ekonomi dan bisnis pada kuartal kedua 2026 turun akibat kenaikan tensi geopolitik global
Inflasi Maret 2026 Mencapai 3,48% Secara Tahunan
BPS | 06 April 2026
Inflasi Indonesia pada Maret 2026 mencapai 3,48% secara tahunan dan 0,41% secara bulanan
Neraca Dagang Indonesia Februari 2026 Surplus US$ 1,27 Miliar
BPS | 01 April 2026
Kinerja neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus pada awal 2026, tetapi menunjukkan tanda perlambatan seiring lonjakan impor yang jauh lebih tinggi
Harga Emas Tumbang Dalam Beberapa Hari Karena Kekhawatiran Inflasi
Bloomberg | 23 Maret 2026
Harga emas tumbang dalam beberapa hari terakhir meski konflik AS-Israel versus Iran masih panas dalam tiga pekan. Harga emas turun karena kekhawatiran inflasi
Harga Minyak Dunia 23 Maret 2026
Bloomberg | 23 Maret 2026
Harga minyak masih menanjak naik sejak meletusnya perang AS-Israel dengan Iran pada akhir Februari 2026
Volume Transaksi QRIS Melesat Sejalan dengan Kenaikan Nilai Tranasksi
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) | 20 Maret 2026
Volume transaksi QRIS secara total menunjukkan lonjakan yang makin tajam sejak tahun 2024
Jumlah Pengguna QRIS Periode 2022-2025
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) | 20 Maret 2026
Laju pertumbuhan jumlah pengguna QRIS mulai melambat, ditunjukkan oleh grafik yang mulai mendatar sejak 2024
Nilai Transaksi QRIS Terus Melejit Hingga Akhir 2025
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) | 20 Maret 2026
Nilai transaksi dengan menggunakan QRIS terus meningkat dalam empat tahun terakhir. Pada kuartal keempat 2025, nilai transaksi bahkan mencapai Rp 170 triliun
loading
Close [X]