Pebisnis Masih Wait and See
Survei terbaru KONTAN, yang tecermin dalam Indeks Keyakinan CEO Indonesia atau Indonesia CEO Confidence Index (ICCI) kuartal IV-2025. Optimisme puluhan chief executive officer (CEO) korporasi di Indonesia mulai meningkat.
Pada survei kali ini, ICCI kuartal terakhir 2025 berada di level 3,25. Posisi itu mulai melampaui indeks selama dua kuartal terakhir, yang masing-masing berada di level 3,01 (kuartal III-2025) dan 3,11 (kuartal II-2025). Namun optimisme para CEO di kuartal IV-2025 belum bisa melampaui ICCI kuartal I-2025 di level 3,26.
KONTAN melaksanakan survei terhadap puluhan CEO dari berbagai sektor industri selama bulan September tahun ini. Skor di atas 3 mencerminkan optimisme, dan di bawah 3 memperlihatkan pesimisme pebisnis memandang prospek ekonomi selama kuartal IV-2025.
Secara umum, ICCI kuartal keempat tahun ini masih di atas 3 alias optimistis. Total variabel atau enam indikator penilaian masing-masing berada di atas level 3, alias optimistis. Hanya saja, dalam survei kali ini, sejumlah petinggi perusahaan menyoroti kondisi politik nasional dan rencana ekspansi bisnis.
Skor politik nasional di level 3,11%, naik 4,71% secara kuartalan atau quarter-on-quarter (QoQ). Namun angka itu anjlok 11,14% secara tahunan atau year-on-year (YoY).
KONTAN melaksanakan survei Indeks Keyakinan CEO Indonesia (ICCI) sejak 2017. Survei ini berlaku tiga bulanan atau kuartalan, terbit di awal bulan setiap kuartal di tahun berjalan (Januari, April, Juli dan Oktober). Survei ICCI menyasar puluhan petinggi perusahaan (Chief Executive Officer/CEO) dari berbagai sektor bisnis di Indonesia.
Ada enam variabel pertanyaan yang diajukan, yakni ekonomi makro, belanja pemerintah, daya beli, ekonomi global, politik nasional dan ekspansi bisnis. Berdasarkan enam indikator tersebut, survei ICCI mengukur tingkat keyakinan para CEO dalam melihat prospek bisnis secara kuartalan.
Rentang skor dalam setiap pertanyaan survei adalah 1 sampai 5. Skor di atas 3 mencerminkan optimisme, dan di bawah 3 memperlihatkan pesimisme pebisnis dalam memandang prospek ekonomi selama tiga bulan ke depan.
Pada survei kuartal IV-2025, keenam indikator penilaian berada di atas 3, yang menunjukkan optimisme. Namun para pengusaha masih wait and see untuk melakukan ekspansi bisnis, di mana skor ekspansi bisnis turun dari 3,52 (kuartal III-2025) menjadi 3,46 (kuartal IV-2025).
Mereka mencermati realisasi belanja pemerintah, terutama efektivitas belanja populis seperti makan bergizi gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih hingga program 3 juta rumah. Para pebisnis berharap pemerintah bergerak cepat merealisasikan belanja negara dengan efektif agar ekonomi nasional bisa bertahan dan laju bisnis tetap terjaga.