1. Home
  2. Infografik

Provinsi Penghasil Kelapa Terbesar 2023

Sumber: BPS, Kementerian Pertanian
Update : 14 April 2025

Indonesia saat ini merupakan penghasil dan pengekspor kelapa dan produk turunannya yang terbesar kedua di dunia, setelah Filipina. Pengusahaan kelapa di Indonesia melibatkan lebih dari 5,6 juta rumahtangga petani, yang mengelola 98,95% kebun kelapa.

Tahun 2014 mencatatkan angka produksi tertinggi selama dekade terakhir, yakni mencapai 3.005,9 ribu ton. Namun, tren menurun terlihat jelas setelahnya. Produksi mengalami penurunan bertahap hingga mencapai titik terendah pada tahun 2020, yaitu sebesar 2.811,9 ribu ton.

Setelah tahun 2020, produksi kelapa mulai menunjukkan tren pemulihan. Pada tahun 2021, produksi naik menjadi 2.853,3 ribu ton dan terus meningkat di tahun-tahun berikutnya hingga mencapai 2.890,9 ribu ton pada 2023.

Berdasarkan data dari BPS dan Kementerian Pertanian, Provinsi Riau menempati peringkat pertama sebagai penghasil kelapa terbesar di Indonesia tahun 2023, dengan total produksi mencapai 406,9 ribu ton.

Data ini juga mencerminkan bahwa produksi kelapa tidak hanya terpusat di satu wilayah, melainkan tersebar di berbagai pulau besar seperti Sumatra, Sulawesi, Jawa, dan Maluku. Hal ini menandakan bahwa potensi pengembangan komoditas kelapa masih sangat terbuka lebar di banyak daerah.

Meski menjadi penghasil kelapa terbesar kedua dunia, belakangan terjadi kelangkaan kelapa di dalam negeri. Selain karena penambahan ekspor, kelangkaan juga terjadi karena penurunan produksi.

Produksi kelapa sedang turun karena cuaca ekstrem (El Nino), yang mempengaruhi pertumbuhan pohon kelapa. Produksi kelapa sempat turun rata-rata 0,65% per tahun selama 2020–2024.

Selain itu, harga kelapa yang rendah dalam beberapa tahun terakhir membuat banyak petani beralih ke tanaman lain seperti sawit atau padi. Luas kebun kelapa pun berkurang rata-rata 0,45% per tahun. Produktivitas kelapa di Indonesia juga tergolong rendah, hanya sekitar 1,1 ton per hektare per tahun — masih di peringkat ke-10 dunia.

Provinsi
Produksi (ribu ton)
Riau
406,90
Sulawesi Utara
269,50
Jawa Timur
233,70
Sulawesi Tengah
206,30
Maluku Utara
200,10
Jawa Tengah
158,20
Sumatra Selatan
114,90
Jambi
114,30
Sumatra Utara
102,40
Jawa Barat
92,90

Infografik Terbaru

BI Rate Januari 2026
Bank Indonesia | 21 Januari 2026
Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan BI Rate keempat kali di level 4,75% pada Januari 2026
Return Reksadana 2025
Infovesta Utama | 08 Januari 2026
Reksadana saham meraup return terbesar sepanjang 2025 seiring dengan kenaikan IHSG yang melaju kencang
Dana Kelolaan Reksadana Desember 2025
OJK | 08 Januari 2026
Dana kelolaan industri reksadana terus meningkat dalam enam bulan terakhir hingga Desember 2025. Di akhir 2025, total dana kelolaan mencapai Rp 679,24 triliun
Cadangan Devisa 2025
Bank Indonesia | 08 Januari 2026
Cadangan devisa Indonesia pada Desember 2025 melonjak menjadi US$ 156,47 miliar dari bulan sebelumnya US$ 150,06 miliar
Kunjungan Wisatawan Mancanegara 2025
BPS | 06 Januari 2026
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara turun dalam tiga bulan beruntun hingga November 2025
CEO Index Januari 2026
Survei Kontan | 05 Januari 2026
Indeks Keyakinan CEO Indonesia meningkat dalam dua kuartal beruntun pada Januari 2026. Para CEO Indonesia lebih optimistis meski ada tantangan global
Neraca Dagang Hingga November 2025
BPS | 05 Januari 2026
Ekspor dan impor Indonesia pada November 2025 turun jika dibandingkan dengan Oktober. Penurunan impor yang lebih besar menyebabkan surplus neraca dagang naik
Inflasi 2025
BPS | 05 Januari 2026
Inflasi Desember 2025 mencapai 2,92% secara tahunan. Angka ini naik dari tahun 2024 yang hanya 1,58%
Perkembangan Jumlah Investor Pasar Modal
KSEI | 31 Desember 2025
Jumlah Single Investor Identification (SID) terus meningkat dalam lima tahun terakhir. Per akhir 2025, ada 20,3 juta SID
IKK November 2025
Bank Indonesia | 31 Desember 2025
Indeks Keyakinan Konsumen pada November 2025 kembali naik dari bulan sebelumnya dan menyentuh level tertinggi sejak Maret 2025
loading
Close [X]