1. Home
  2. Infografik

Jumlah Pemudik 2016-2025

Sumber: Kementerian Perhubungan, Riset KONTAN
Update : 20 Maret 2025

Mudik merupakan tradisi tahunan masyarakat Indonesia, khususnya menjelang perayaan Idulfitri. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik mengalami fluktuasi signifikan dalam satu dekade terakhir, dengan puncak yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir.

Fluktuasi Jumlah Pemudik

Pada periode 2016-2019, jumlah pemudik relatif stabil dengan angka berkisar antara 18,3 hingga 19,5 juta orang. Namun, pandemi COVID-19 pada tahun 2020 menyebabkan penurunan drastis, di mana jumlah pemudik hanya mencapai 0,29 juta orang akibat pembatasan mobilitas dan larangan mudik dari pemerintah.

Tahun 2021 masih menunjukkan angka yang sangat rendah, namun mulai terjadi peningkatan kembali pada 2022. Puncaknya terjadi pada 2023, dengan jumlah pemudik mencapai lebih dari 123 juta orang, menandai kebangkitan mobilitas masyarakat pascapandemi.

Lonjakan Pemudik dalam Dua Tahun Terakhir

Tahun 2024 mencatat rekor jumlah pemudik tertinggi, mencapai hampir 180 juta orang. Namun, survei terbaru memperkirakan bahwa pada 2025, jumlah pemudik mengalami sedikit penurunan menjadi 146,48 juta orang. Meski demikian, angka ini tetap jauh lebih tinggi dibandingkan periode sebelum pandemi.

Faktor Pendorong Lonjakan Pemudik

Beberapa faktor utama yang mendorong lonjakan jumlah pemudik dalam dua tahun terakhir antara lain:

1. Pelonggaran Aturan Perjalanan: Tidak adanya pembatasan perjalanan seperti pada masa pandemi membuat masyarakat lebih leluasa untuk mudik.

2. Peningkatan Infrastruktur Transportasi: Pembangunan jalan tol dan peningkatan kapasitas transportasi umum turut mempermudah pergerakan masyarakat.

3. Kenaikan Daya Beli Masyarakat: Pemulihan ekonomi pascapandemi berkontribusi terhadap peningkatan jumlah pemudik.

Meskipun terjadi sedikit penurunan pada 2025, angka pemudik tetap tinggi dibandingkan sebelum pandemi. Hal ini menunjukkan bahwa tradisi mudik tetap kuat dalam budaya masyarakat Indonesia.

 

Tahun
Jumlah Pemudik (juta orang)
2016
18,60
2017
18,60
2018
19,50
2019
18,30
2020
0,29
2021
1,50
2022
8,50
2023
123,80
2024
193,60
2025
146,48

Infografik Terbaru

Kinerja Jeblok 10 Saham Dengan Market Cap Terbesar di BEI
BEI | 23 April 2026
Sepuluh saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tertekan sejak awal tahun. Penurunan terutama terjadi pada BREN dan DSSA
DSSA dan BREN Memimpin Top Laggards IHSG 22 April 2026
Bloomberg | 22 April 2026
Meski mayoritas saham menguat, penurunan saham big cap seperti DSSA dan BREN menekan IHSG turun 0,24% ke 7.541,61
BI Rate April 2026 Tetap di Posisi 4,75%
Bank Indonesia | 22 April 2026
Bank Indonesia menahan suku bunga di angka 4,75% pada April 2026. Ini adalah posisi yang sama dalam delapan bulan berturut-turut
Saham-Saham Top Leaders IHSG 21 April 2026
Bloomberg | 21 April 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah di hari kedua berturut-turut. IHSG melorot 34,73 poin atau 0,46% menjadi 7.559,38 pada Selasa (21/4)
Saham Top Laggards IHSG 20 April 2026
Bloomberg | 20 April 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot di awal pekan ini. Senin (20/4), IHSG melorot 39,89 poin atau 0,52% menjadi 7.594,11 pada perdagangan di BEI
Anggaran Kementerian Pertahanan
Riset KONTAN, Kementerian Pertahanan | 17 April 2026
Anggaran Kementerian Pertahanan terus meningkat untuk kebutuhan peralatan pertahanan dan personel
Ukraina Jadi Importir Senjata Dengan Pangsa Pasar Terbesar, Terutama dari AS
Stockholm International Peace Research Institute | 15 April 2026
Perang Ukraina vs Rusia mengerek impor senjata Ukraina yang awalnya hanya 0,1% dari total impor global jadi 9,7%. Impor senjata Ukraina terutama berasal dari AS
Perang di Berbagai Belahan Dunia, AS Mendominasi Pangsa Pasar Senjata
Stockholm International Peace Research Institute | 15 April 2026
Ekspor senjata Amerika Serikat (AS) naik 27% dari periode 2016-2020 ke 2021-2025 menyebabkan pangsa pasarnya meningkat dari 36% menjadi 42%
Oustanding SRBI Kembali Tembus Lebih dari Rp 800 Triliun
Bank Indonesia | 14 April 2026
Frekuensi lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang meningkat mulai Februari 2026 menyebabkan oustanding SRBI kembali melonjak
Imbal Hasil Naik Saat BI Menambah Frekuensi Lelang SRBI
Bank Indonesia | 14 April 2026
Bank Indonesia menggelar lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dua kali sepekan mulai Februari 2026
loading
Close [X]