1. Home
  2. Infografik

Inflasi Juni 2026 Mencapai 3,34% Terangkat oleh Kelompok Transportasi

Sumber: BPS
Update : 01 Juli 2026

 Inflasi Juni 2026 Naik Jadi 3,34%, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Pendorong Utama

JAKARTA. Laju inflasi Indonesia kembali meningkat pada Juni 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/yoy) mencapai 3,34%, lebih tinggi dibandingkan inflasi Mei 2026 yang sebesar 3,08%. Secara bulanan (month-to-month/mtm), inflasi tercatat 0,44%, sementara inflasi sejak awal tahun (year-to-date/ytd) mencapai 1,79%. 

Bagi masyarakat, inflasi berarti harga barang dan jasa yang dibeli sehari-hari rata-rata lebih mahal dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan inflasi pada Juni menunjukkan tekanan harga masih cukup terasa, terutama pada kebutuhan pokok dan biaya transportasi.

BPS mencatat, hampir seluruh kelompok pengeluaran mengalami kenaikan harga. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi salah satu penyumbang terbesar dengan inflasi 4,67% secara tahunan. Selain itu, kelompok transportasi juga mencatat kenaikan harga sebesar 4,57%. Bahkan, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi paling tinggi, yakni 10,10%, terutama dipengaruhi kenaikan harga emas perhiasan. 

Sejumlah komoditas menjadi penyebab utama naiknya inflasi selama Juni. Di antaranya adalah ikan segar, beras, minyak goreng, cabai merah, daging ayam ras, cabai rawit, bawang merah, daging sapi, jeruk, bensin, tarif angkutan udara, telepon seluler, biaya kuliah, nasi dengan lauk, hingga emas perhiasan. Sebaliknya, beberapa komoditas seperti telur ayam ras, kelapa, bawang putih, kacang panjang, ketimun, dan sabun detergen justru mengalami penurunan harga sehingga sedikit menahan laju inflasi. 

Jika dibandingkan bulan sebelumnya, kenaikan harga pada Juni terutama dipicu oleh bawang merah, bawang putih, beras, wortel, ikan segar, minyak goreng, cabai merah, daging sapi, bensin, dan tarif angkutan udara. Sementara itu, harga daging ayam ras, telur ayam ras, sawi hijau, ketimun, dan emas perhiasan mengalami penurunan dibandingkan Mei. 

Secara regional, seluruh provinsi di Indonesia mengalami inflasi tahunan. Inflasi tertinggi tercatat di Papua Pegunungan sebesar 7,84%, sedangkan yang terendah terjadi di Sulawesi Barat sebesar 2,29%. Untuk wilayah Pulau Jawa, Jawa Timur mencatat inflasi tertinggi sebesar 3,36%, sementara DKI Jakarta menjadi yang terendah dengan inflasi 2,78%. 

Apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, inflasi Juni 2026 juga lebih tinggi. Pada Juni 2025, inflasi tahunan tercatat 1,87%, sedangkan pada Juni 2024 sebesar 2,51%. Dengan demikian, inflasi Juni tahun ini menjadi yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir untuk periode bulan Juni. 

Meski inflasi meningkat, angkanya masih berada dalam kisaran yang relatif terkendali. Namun, kenaikan harga pangan dan biaya transportasi perlu terus dicermati karena dua kelompok ini paling langsung dirasakan oleh masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari belanja kebutuhan rumah tangga hingga biaya perjalanan. Sementara itu, lonjakan harga emas perhiasan lebih banyak memengaruhi kelompok perawatan pribadi dan menjadi salah satu penyumbang terbesar inflasi secara keseluruhan. 

Periode
Inflasi Tahunan (%)
Januari 2025
0,76
Februari 2025
-0,09
Maret 2025
1,03
April 2025
1,95
Mei 2025
1,60
Juni 2025
1,87
Juli 2025
2,37
Agustus 2025
2,31
September 2025
2,65
Oktober 2025
2,86
November 2025
2,72
Desember 2025
2,92
Januari 2026
3,55
Februari 2026
4,76
Maret 2026
3,48
April 2026
2,42
Mei 2026
3,08
Juni 2026
3,34

Infografik Terbaru

Bank Indonesia Menahan BI Rate di Level 5,75% pada Juli 2026
Bank Indonesia | 22 Juli 2026
Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga atau BI-Rate di level 5,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) 21-22 Juli 2026
Imbal Hasil SRBI dalam Lelang Tak Juga Turun Meski Ada Kabar Rating Tetap
Bank Indonesia | 16 Juli 2026
Meski tak lagi naik, imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SBRI) cenderung stabil dalam sebulan terakhir sejak pertengahan Juni 2026
Rekor, Outstanding SRBI Tembus Rp 1.000 Triliun
Bank Indonesia | 16 Juli 2026
Outstanding Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mencapai Rp 1.072,62 pada Juni 2026, tertinggi sepanjang masa
Cadangan Devisa Mei 2025 Hingga Juni 2026
Bank Indonesia | 09 Juli 2026
Cadangan devisa Juni 2026 meningkat jadi US$ 145,59 miliar setelah bulan sebelumnya berada di titik terendah dalam hampir dua tahun
Perkembangan Dana Kelolaan Reksadana Per Jenis Hingga Juni 2026
OJK | 08 Juli 2026
Dari semua jenis reksadana, hanya reksadana terproteksi dan reksadana global yang naik pada Juni 2026
Dana Kelolaan dan Unit Penyertaan Reksadana Turun pada Juni 2026
OJK | 08 Juli 2026
Dana kelolaan reksadana turun dalam dua bulan beruntun hingga Juni 2026. Sedangkan unit penyertaan reksadana turun tiga bulan beruntun
CEO Index Juli 2026 Meningkat Jadi 3,04
KONTAN | 06 Juli 2026
Indeks Keyakinan CEO Indonesia atau Indonesia CEO Confidence Index (ICCI) pada kuartal III-2026 kembali masuk ke zona optimisme di level 3,04
Defisit Neraca Migas Membesar Saat Total Neraca Dagang Defisit pada Mei 2026
BPS | 01 Juli 2026
Defisit neraca migas mencapai rekor tertinggi pada Mei 2026, yakni US$ 3,76 miliar
Neraca Dagang Indonesia Mei 2026 Defisit Untuk Pertama Kali Setelah 72 Bulan
BPS | 01 Juli 2026
Neraca dagang Indonesia defisit untuk pertama kalinya pada Mei 2926 setelah surplus selama 72 bulan berturut-turut
Inflasi Juni 2026 Mencapai 3,34% Terangkat oleh Kelompok Transportasi
BPS | 01 Juli 2026
Inflasi tahunan mencapai 3,34%, terutama dipicu oleh kenaikan harga bensin, tarif angkutan udara, serta pelumas atau oli mesin
loading
Close [X]