1. Home
  2. Infografik

Rekor! BI Menggenggam SBN Rp 2.000 Triliun

Sumber: DJPPR Kemenkeu
Update : 18 Juni 2026

Rekor! Kepemilikan Bank Indonesia di SBN Tembus Rp 2.044 Triliun

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menjadi pembeli terbesar Surat Berharga Negara (SBN) sepanjang Juni 2026. Data kepemilikan SBN rupiah yang dapat diperdagangkan menunjukkan porsi kepemilikan BI meningkat signifikan selama paruh pertama bulan ini, sementara kepemilikan perbankan justru menyusut tajam. 

Berdasarkan data per 2 Juni 2026, kepemilikan SBN oleh Bank Indonesia tercatat sebesar Rp 1.873,13 triliun. Posisi tersebut meningkat menjadi Rp 2.044,14 triliun pada 17 Juni 2026. Dengan demikian, dalam kurun waktu sekitar dua pekan, kepemilikan BI bertambah Rp 171,01 triliun. 

Kenaikan tersebut membuat pangsa kepemilikan BI terhadap total SBN yang dapat diperdagangkan naik dari 27,24% pada awal Juni menjadi 29,60% pada 17 Juni 2026. 

Sebaliknya, kelompok perbankan mencatatkan tren yang berlawanan. Kepemilikan SBN oleh bank turun dari Rp 1.211,76 triliun pada 2 Juni menjadi Rp 1.032,49 triliun pada 17 Juni. Artinya, dalam periode yang sama, kepemilikan bank berkurang Rp 179,27 triliun. 

Secara persentase, pangsa kepemilikan bank terhadap total SBN turun dari 17,62% menjadi 14,95%. Porsi tersebut kini hanya sekitar setengah dari kepemilikan Bank Indonesia yang mencapai hampir 30% dari total SBN beredar. 

Penurunan kepemilikan paling besar berasal dari bank konvensional. Kepemilikan SBN bank konvensional menyusut dari Rp 1.098,71 triliun menjadi Rp 917,09 triliun sepanjang periode 2 Juni hingga 17 Juni. Sementara kepemilikan bank syariah relatif stabil di kisaran Rp 113 triliun–Rp 115 triliun. 

Di sisi lain, investor non-bank masih menjadi pemegang SBN terbesar dengan nilai kepemilikan mencapai Rp 3.828,16 triliun pada 17 Juni atau setara 55,45% dari total SBN yang dapat diperdagangkan. Namun kenaikannya selama Juni hanya sekitar Rp 35,6 triliun, jauh lebih kecil dibanding tambahan kepemilikan Bank Indonesia. 

Data tersebut menunjukkan bahwa sepanjang Juni 2026, Bank Indonesia menjadi institusi dengan peningkatan kepemilikan SBN paling agresif. Pada saat yang sama, perbankan justru mengurangi eksposur terhadap surat utang negara, sehingga peran BI dalam menyerap SBN di pasar domestik semakin dominan.

Periode
Bank
Bank Indonesia
Reksadana
Asuransi dan Dana Pensiun
Asing
Individu
Lain-lain
Total
28 Mei 2025
1.135,39
1.678,12
192,52
1.196,25
927,27
568,36
647,17
6.344,07
30 Juni 2025
1.199,96
1.592,47
182,75
1.198,85
918,68
587,11
629,44
6.309,27
31 Juli 2025
1.293,85
1.569,34
189,47
1.210,69
935,71
583,32
636,99
6.419,37
29 Agustus 2025
1.336,58
1.543,27
194,02
1.186,76
953,85
570,34
629,36
6.414,18
30 September 2025
1.374,34
1.554,32
203,34
1.215,35
908,09
559,62
641,31
6.456,36
31 Oktober 2025
1.408,46
1.538,92
220,24
1.232,76
878,09
548,52
639,71
6.466,71
28 November 2025
1.458,49
1.511,44
233,77
1.270,24
872,16
540,20
643,31
6.529,61
31 Desember 2025
1.328,64
1.641,66
242,96
1.290,67
878,65
537,33
648,90
6.568,81
30 Januari 2026
1.453,83
1.560,47
259,26
1.317,38
878,75
534,87
671,05
6.675,61
27 Februari 2026
1.390,26
1.647,27
263,57
1.331,65
875,36
547,18
691,25
6.746,55
31 Maret 2026
1.385,37
1.688,73
261,64
1.352,39
853,56
532,14
697,07
6.770,90
30 April 2026
1.223,40
1.822,01
257,62
1.371,28
866,92
550,21
710,70
6.802,14
29 Mei 2026
1.224,96
1.847,82
254,46
1.390,41
863,22
552,85
713,22
6.846,94
17 Juni 2026
1.032,49
2.044,14
259,58
1.417,57
871,82
554,03
725,16
6.904,79

Infografik Terbaru

Rekor! BI Menggenggam SBN Rp 2.000 Triliun
DJPPR Kemenkeu | 18 Juni 2026
Kepemilikan Surat Berharga Negara (SBN) oleh Bank Indonesia tembus rekor baru, mencapai Rp 2.044 triliun per 17 Juni 2026
BI Rate Naik 25 Basis Points Menjadi 5,75% pada Juni 2026
Bank Indonesia | 18 Juni 2026
Bank Indonesia (BI) mengerek suku bunga acuan BI Rate 25 basis points menjadi 5,75% pada RDG 18 Juni 2026
Outstanding SRBI Mencapai Rekor Tertinggi pada Mei 2026
Bank Indonesia | 11 Juni 2026
Total outstanding Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mencapai rekor tertinggi sebesar Rp 679,88 triliun pada Mei 2026
Bank Indonesia Kembali Menaikkan BI Rate pada Juni 2026 Sebesar 25 Bps Menjadi 5,50%
Bank Indonesia | 09 Juni 2026
Dalam rapat dewan gubernur (RDG) 9 Juni yang lebih cepat daripada jadwal semula 17 Juni, Bank Indonesia menaikkan BI Rate menjadi 5,50%
Cadangan Devisa Mei 2026 Turun Jadi US$ 144,9 Miliar
Bank Indonesia | 08 Juni 2026
Cadangan devisa per Mei 2026 turun menjadi US$ 144,9 miliar dari US$ 146,2 miliar bulan sebelumnya. Ini adalah cadev terendah sejak Juli 2024
Kepemilikan Asing di SRBI Per April 2026 Meningkat, Outstanding Terbesar Sejak Desember 2024
Bank Indonesia | 02 Juni 2026
Kepemilikan asing pada Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) melonjak jadi Rp 192,17 triliun pada April 2026 dari bulan sebelumnya yang hanya Rp 143,91 triliun
Surplus Neraca Dagang Indonesia Maret 2026 Sangat Tipis, Hanya US$ 89 Juta
BPS | 02 Juni 2026
Kenaikan ekspor yang disertai kenaikan impor lebih tinggi menyebabkan surplus perdagangan Indonesia makin sempit, hanya US$ 89 juta pada April 2026
Inflasi Mei 2026 Meningkat Menjadi 3,08% Secara Tahunan
BPS | 02 Juni 2026
Pada Mei 2026, terjadi inflasi year on year (YoY) sebesar 3,08%. Tingkat inflasi bulanan tercatat 0,28%
BI Rate Mei 2026 Naik 50 Bps Jadi 5,25% di Tengah Pelemahan Rupiah
Bank Indonesia | 20 Mei 2026
Bank Indonesia (BI) mengerek suku bunga acuan BI Rate sebesar 50 basis points (bps) pada Mei 2026, lebih tinggi ketimbang prediksi pasar
Nilai tukar rupiah berada dalam tren pelemahan sejak awal tahun hingga Mei 2026
Bloomberg | 09 Mei 2026
Nilai tukar rupiah semakin tertekan dan berkali-kali menembus level paling lemah sepanjang masa baru
loading
Close [X]