1. Home
  2. Infografik

10 Asuransi Jiwa dengan Aset Terbesar 2024

Sumber: Laporan Keuangan, OJK
Update : 26 Februari 2025

Menurut data terbaru, 10 asuransi jiwa dengan aset terbesar di Indonesia pada tahun 2024 adalah Manulife, Indolife, Prudential, AXA Mandiri, AIA, Allianz Life, IFG Life, BRI Life, BNI Life, dan Simas Jiwa.

Berdasarkan laporan keuangan dari OJK, Manulife menempati posisi pertama dengan aset sebesar Rp 61,9 triliun, diikuti oleh Indolife dengan aset sebesar Rp 60,6 triliun, dan Prudential dengan aset sebesar Rp 57,5 triliun.

Perusahaan patungan lain yang masuk dalam daftar ini termasuk PT AXA Mandiri Financial Services, PT AIA Financial, PT Asuransi Allianz Life Indonesia, PT Asuransi BRI Life, dan PT BNI Life Insurance.  

Di sisi lain, perusahaan asuransi jiwa lokal yang masuk dalam daftar adalah PT Indolife Pensiontama, PT Asuransi Jiwa IFG, dan PT Asuransi Simas Jiwa.  

Data ini menunjukkan bahwa perusahaan joint venture mendominasi industri asuransi jiwa di Indonesia dari sisi aset. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan asuransi jiwajoint venture memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengelola asetnya dan meningkatkan kinerja keuangannya.

Asuransi Jiwa
Aset
Manulife
61,90
Indolife
60,60
Prudential
57,50
AXA Mandiri
40,70
AIA
39,60
Allianz Life
36,00
IFG Life
32,10
BRI Life
25,80
BNI Life
25,20
Simas Jiwa
20,90

Infografik Terbaru

Bank Indonesia Kembali Menaikkan BI Rate pada Juni 2026 Sebesar 25 Bps Menjadi 5,50%
Bank Indonesia | 09 Juni 2026
Dalam rapat dewan gubernur (RDG) 9 Juni yang lebih cepat daripada jadwal semula 17 Juni, Bank Indonesia menaikkan BI Rate menjadi 5,50%
Cadangan Devisa Mei 2026 Turun Jadi US$ 144,9 Miliar
Bank Indonesia | 08 Juni 2026
Cadangan devisa per Mei 2026 turun menjadi US$ 144,9 miliar dari US$ 146,2 miliar bulan sebelumnya. Ini adalah cadev terendah sejak Juli 2024
Kepemilikan Asing di SRBI Per April 2026 Meningkat, Outstanding Terbesar Sejak Desember 2024
Bank Indonesia | 02 Juni 2026
Kepemilikan asing pada Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) melonjak jadi Rp 192,17 triliun pada April 2026 dari bulan sebelumnya yang hanya Rp 143,91 triliun
Surplus Neraca Dagang Indonesia Maret 2026 Sangat Tipis, Hanya US$ 89 Juta
BPS | 02 Juni 2026
Kenaikan ekspor yang disertai kenaikan impor lebih tinggi menyebabkan surplus perdagangan Indonesia makin sempit, hanya US$ 89 juta pada April 2026
Inflasi Mei 2026 Meningkat Menjadi 3,08% Secara Tahunan
BPS | 02 Juni 2026
Pada Mei 2026, terjadi inflasi year on year (YoY) sebesar 3,08%. Tingkat inflasi bulanan tercatat 0,28%
BI Rate Mei 2026 Naik 50 Bps Jadi 5,25% di Tengah Pelemahan Rupiah
Bank Indonesia | 20 Mei 2026
Bank Indonesia (BI) mengerek suku bunga acuan BI Rate sebesar 50 basis points (bps) pada Mei 2026, lebih tinggi ketimbang prediksi pasar
Nilai tukar rupiah berada dalam tren pelemahan sejak awal tahun hingga Mei 2026
Bloomberg | 09 Mei 2026
Nilai tukar rupiah semakin tertekan dan berkali-kali menembus level paling lemah sepanjang masa baru
Cadangan Devisa Turun Dalam Empat Bulan Beruntun Hingga April 2026
Bank Indonesia | 09 Mei 2026
Cadangan devisa turun lagi menjadi US$ 146,2 miliar per April 2026. Ini adalah penurunan dalam empat bulan beruntun dan terendah sejak Agustus 2024
Neraca migas Indonesia terus defisit secara konsisten sejak tahun 2012 hingga Maret 2026
BPS | 1 Bulan 4 Hari 27 Menit lalu
Neraca dagang Indonesia secara total terus mencatat surplus dalam 71 bulan hingga Maret 2026
Distribusi PDB Menurut Pengeluaran Q1-2026
BPS | 05 Mei 2026
Konsumsi rumah tangga masih menjadi mesin penggerak ekonomi dengan kontribusi 54,36% terhadap produk domestik bruto (PDB)
loading
Close [X]