1. Home
  2. Infografik

10 Manajer Investasi Dengan Dana Kelolaan Reksadana Terbesar Per Agustus 2025

Sumber: OJK
Update : 28 September 2025

Pekan lalu, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) mengumumkan rencana akuisisi PT Schroder Investment Management Indonesia, tepatnya pada 24 September 2025. 

 

Gabungan kedua perusahaan manajer investasi ini akan menghasilkan total dana kelolaan Rp 157,7 triliun. Angka ini merupakan total aset kelolaan per Juni 2025.

 

Dalam siaran pers, Manulife menyebutkan bahwa total dana kelolaan per Juni 2025 mencapai Rp 101,7 triliun. Sedangkan dana kelolaan Schroder Indonesia mencapai Rp 56 triliun di periode yang sama.

 

Penandatangan perjanjian akuisisi dilakukan oleh Manulife Wealth & Asset Management dan Schroder Investment Management Limited.

 

Transaksi ini akan selesa setelah seluruh persyaratan penutupan tertentu terpenuhi, termasuk persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

Sampai proses akuisisi diselesaikan sepenuhnya, kedua perusahaan akan tetap beroperasi secara independen dan menjaga kepatuhan penuh terhadap seluruh regulasi yang berlaku.

 

MAMI saat ini bertahan sebagai manajer investasi dengan dana kelolaan reksadana terbesar di Indonesia. Tanpa menghitung kontrak pengelolaan dana (KPD), dana kelolaan reksadana Manulife mencapai Rp 49,1 triliun per Agustus 2025. 

 

Sementara dana kelolaan reksadana Schroder Indonesia mencapai Rp 11,39 triliun per Agustus 2025, menurut data OJK. Dana kelolaan ini juga tidak menghitung KPD yang dikelola oleh Schroder.

 

Alhasil, penggabungan kedua MI akan menghasilkan dana kelolaan reksadana Rp 60,49 triliun. Akuisisi Manulife atas Schroder Indonesia akan makin mengokohkan posisi Manulife sebagai MI terbesar di Indonesia.

 

Menurut data OJK, dana kelolaan reksadana terbesar kedua dipegang oleh Trimegah Aset Management. Trimegah mengelola reksadana Rp 46,84 triliun.

 

Di posisi ketiga ada Bahana TCW Investment Management dengan dana kelolaan reksadana Rp 46,30 triliun menurut data terakhir OJK per Agustus 2025 (lihat tabel selengkapnya).

 

Pada akhir Agustus 2025, total asset under management (AUM) manajer investasi mencapai Rp 864,85 triliun, menurut data OJK. Dari total tersebut, total dana kelolaan reksadana mencapai Rp 554,26 triliun.

 

Total AUM KPD mencapai Rp 297,63 triliun. Sedangkan total AUM dana investasi real estat (DIRE) sebesar Rp 11,06 triliun. Terakhir, AUM produk efek beragun aset (EBA) hanya Rp 1,90 triliun dari total industri manajer investasi.

 

AUM industri  reksadana pada Agustus 2025 meningkat 3,51% ketimbang bulan sebelumnya yang sebesar Rp 535,44 triliun. Tetapi, pertumbuhan unit penyertaan Agustus 2025 hanya sebesar 1,02% menjadi 412,58 miliar unit penyertaan.

 

Sejak awal tahun, AUM reksadana meningkat 10,21% dari posisi Rp 502,92 triliun per Desember 2025. Sedangkan dari sisi volume, unit penyertaan reksadana hanya meningkat 5,08% dari posisi 392,63 miliar unit penyertaan.

Manajer Investasi
Dana Kelolaan
Manulife Aset Manajemen Indonesia
49,14
Trimegah Asset Management
46,84
Bahana TCW Investment Management
46,30
BRI Manajemen Investasi
42,80
Batavia Prosperindo Aset Manajemen
34,92
Sucorinvest Asset Management
34,38
Syailendra Capital
33,76
BNI Asset Management
27,17
Mandiri Manajemen Investasi
27,09
Sinarmas Asset Management
23,47

Infografik Terbaru

Kinerja Jeblok 10 Saham Dengan Market Cap Terbesar di BEI
BEI | 23 April 2026
Sepuluh saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tertekan sejak awal tahun. Penurunan terutama terjadi pada BREN dan DSSA
DSSA dan BREN Memimpin Top Laggards IHSG 22 April 2026
Bloomberg | 6 Hari 4 Menit lalu
Meski mayoritas saham menguat, penurunan saham big cap seperti DSSA dan BREN menekan IHSG turun 0,24% ke 7.541,61
BI Rate April 2026 Tetap di Posisi 4,75%
Bank Indonesia | 22 April 2026
Bank Indonesia menahan suku bunga di angka 4,75% pada April 2026. Ini adalah posisi yang sama dalam delapan bulan berturut-turut
Saham-Saham Top Leaders IHSG 21 April 2026
Bloomberg | 7 Hari 40 Menit lalu
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah di hari kedua berturut-turut. IHSG melorot 34,73 poin atau 0,46% menjadi 7.559,38 pada Selasa (21/4)
Saham Top Laggards IHSG 20 April 2026
Bloomberg | 20 April 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot di awal pekan ini. Senin (20/4), IHSG melorot 39,89 poin atau 0,52% menjadi 7.594,11 pada perdagangan di BEI
Anggaran Kementerian Pertahanan
Riset KONTAN, Kementerian Pertahanan | 17 April 2026
Anggaran Kementerian Pertahanan terus meningkat untuk kebutuhan peralatan pertahanan dan personel
Ukraina Jadi Importir Senjata Dengan Pangsa Pasar Terbesar, Terutama dari AS
Stockholm International Peace Research Institute | 15 April 2026
Perang Ukraina vs Rusia mengerek impor senjata Ukraina yang awalnya hanya 0,1% dari total impor global jadi 9,7%. Impor senjata Ukraina terutama berasal dari AS
Perang di Berbagai Belahan Dunia, AS Mendominasi Pangsa Pasar Senjata
Stockholm International Peace Research Institute | 13 Hari 3 Menit lalu
Ekspor senjata Amerika Serikat (AS) naik 27% dari periode 2016-2020 ke 2021-2025 menyebabkan pangsa pasarnya meningkat dari 36% menjadi 42%
Oustanding SRBI Kembali Tembus Lebih dari Rp 800 Triliun
Bank Indonesia | 14 April 2026
Frekuensi lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang meningkat mulai Februari 2026 menyebabkan oustanding SRBI kembali melonjak
Imbal Hasil Naik Saat BI Menambah Frekuensi Lelang SRBI
Bank Indonesia | 14 April 2026
Bank Indonesia menggelar lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dua kali sepekan mulai Februari 2026
loading