1. Home
  2. Infografik

Saham-Saham Top Leaders IHSG 21 April 2026

Sumber: Bloomberg
Update : 21 April 2026

Meski IHSG Turun, Ada Net Buy Asing di Perdagangan Pasar Saham Selasa (21/4)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah di hari kedua berturut-turut. Selasa (21/4), IHSG melorot 34,73 poin atau 0,46% menjadi 7.559,38 pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Investor asing mencatat net buy atau beli bersih Rp 473,93 miliar di seluruh pasar saat IHSG turun. Net buy asing di pasar reguler mencapai Rp 243,21 miliar. Sedangkan net buy asing di pasar tunai dan pasar negosiasi sebesar Rp 230,72 miliar.

Saham-saham dengan net buy terbesar asing adalah PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) Rp 163,9 miliar, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 129,5 miliar, dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Rp 113,2 miliar.

Saham-saham dengan net sell atau jual bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 168,9 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 128,6 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 72,8 miliar.

Top gainers LQ45 hari ini adalah:

  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) 7,48%
  • PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) 5,66%
  • PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) 4,38%

Top losers LQ45 terdiri dari:

  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) -14,98%
  • PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) -9,47%
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) -4,94%

Meski IHSG turun, hanya dua indeks sektoral yang melemah. Sektor energi tumbang 1,02%. Sektor infrastruktur turun tipis 0,07%.

Sementara sembilan indeks sektoral justru meningkat. Sektor perindustrian bahkan melesat 2,58%. Sektor barang baku melonjak 2,33%. Sektor transportasi dan logistik melaju 1,61%.

Sektor barang konsumsi nonprimer naik 1,54%. Sektor teknologi menanjak 1,10%. Sektor properti dan real estat terangkat 1,05%.

Sektor barang konsumsi primer naik 0,62%. Sektor keuangan menguat 0,52%. Sektor kesehatan menguat 0,15%.

Total volume transaksi bursa mencapai 43,55 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 18,01 triliun. Sebanyak 386 saham menguat. Ada 264 saham melemah dan 168 saham flat.

IHSG mengakumulasi penurunan 1,52% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG turun 12,58%.

Saham
Top Leaders
BRPT
7,48
EMAS
7,47
BMRI
1,73
GOTO
5,66
APIC
25,00
TPIA
3,70
PANI
7,71
AMMN
1,80
BNBR
11,65
BBCA
0,39

Infografik Terbaru

Saham-Saham Top Leaders IHSG 21 April 2026
Bloomberg | 21 April 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah di hari kedua berturut-turut. IHSG melorot 34,73 poin atau 0,46% menjadi 7.559,38 pada Selasa (21/4)
Saham Top Laggards IHSG 20 April 2026
Bloomberg | 20 April 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot di awal pekan ini. Senin (20/4), IHSG melorot 39,89 poin atau 0,52% menjadi 7.594,11 pada perdagangan di BEI
Anggaran Kementerian Pertahanan
Riset KONTAN, Kementerian Pertahanan | 17 April 2026
Anggaran Kementerian Pertahanan terus meningkat untuk kebutuhan peralatan pertahanan dan personel
Ukraina Jadi Importir Senjata Dengan Pangsa Pasar Terbesar, Terutama dari AS
Stockholm International Peace Research Institute | 15 April 2026
Perang Ukraina vs Rusia mengerek impor senjata Ukraina yang awalnya hanya 0,1% dari total impor global jadi 9,7%. Impor senjata Ukraina terutama berasal dari AS
Perang di Berbagai Belahan Dunia, AS Mendominasi Pangsa Pasar Senjata
Stockholm International Peace Research Institute | 15 April 2026
Ekspor senjata Amerika Serikat (AS) naik 27% dari periode 2016-2020 ke 2021-2025 menyebabkan pangsa pasarnya meningkat dari 36% menjadi 42%
Oustanding SRBI Kembali Tembus Lebih dari Rp 800 Triliun
Bank Indonesia | 14 April 2026
Frekuensi lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang meningkat mulai Februari 2026 menyebabkan oustanding SRBI kembali melonjak
Imbal Hasil Naik Saat BI Menambah Frekuensi Lelang SRBI
Bank Indonesia | 14 April 2026
Bank Indonesia menggelar lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dua kali sepekan mulai Februari 2026
Dana Kelolaan Reksadana Turun pada Maret 2026
OJK | 10 April 2026
Total dana kelolaan industri reksadana turun menjadi Rp 699,65 triliun per Maret 2026 di tengah kenaikan unit penyertaan
Cadangan Devisa Maret 2026 Terendah Dalam 20 Bulan Terakhir
Bank Indonesia | 08 April 2026
Cadangan devisa Indonesia per Maret 2026 turun tajam menjadi US$ 148,15 miliar dari sebelumnya US$ 151,90 miliar, salah satunya untuk intervensi rupiah
CEO Index April 2026
KONTAN | 06 April 2026
Keyakinan CEO akan kondisi ekonomi dan bisnis pada kuartal kedua 2026 turun akibat kenaikan tensi geopolitik global
loading
Close [X]