Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah berbalik menguat tajam setelah kemarin mencatat titik paling lemah sepanjang masa. Rabu (8/4), kurs rupiah di pasar spot menguat Rp 93 atau 0,54% menjadi Rp 17.012 per dolar Amerika Serikat (AS) dari posisi kemarin di Rp 17.105 per dolar AS.
Sejalan, kurs rupiah Jisdor juga menguat tajam. Hari ini, kurs rupiah Jisdor menguat Rp 83 atau 0,49% menjadi Rp 17.009 per dolar AS dari posisi kemarin Rp 17.092 per dolar AS.
Meski menguat tajam, posisi rupiah masih berada di atas level Rp 17.000 per dolar AS. Pelemahan rupiah terjadi sejak bulan lalu di tengah perang antara AS dan Israel melawan Iran.
Intervensi yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) di berbagai pasar untuk menahan kejatuhan rupiah menyebabkan cadangan devisa per akhir Maret 2026 berada di US$ 148,15 miliar. Angka ini merupakan titik terendah dalam 20 bulan terakhir, atau sejak Agustus 2024.
Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam 8 April 2026 - Semua Ukuran Naik 1,8%
Seluruh mata uang Asia menguat pada hari ini. Baht Thailand menguat 1,74%. Won Korea menguat 1,54%. Peso Filipina menguat 1,47%.
Ringgit Malaysia menguat 1,35%. Yen Jepang menguat 0,72%. Dolar Taiwan menguat 0,66%.
Dolar Singapura menguat 0,58%. Yuan China menguat 0,47%.
Rupee India menguat 0,44%. Dolar Hong Kong menguat tipis 0,04%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia melemah tajam 0,98% menjadi 98,88. Indeks dolar melemah dalam tiga hari perdagangan terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
