Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah akhirnya berbalik ke bawah level Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini. Rabu (10/6), kurs rupiah di pasar spot menguat Rp 114 atau 0,63% menjadi Rp 17.944 per dolar AS.
Kurs rupiah Jisdor pun menguat tajam Rp 170 atau 0,94% menjadi Rp 17.971 per dolar AS. Kurs rupiah Jisdor juga menguat dalam dua hari perdagangan beruntun.
Rupiah menguat tajam dalam dua hari perdagangan terakhir setelah menyentuh rekor paling lemah Rp 18.188 per dolar AS pada Senin (8/6).
Aset-aset keuangan Indonesia mulai pulih setelah para pejabat meningkatkan upaya untuk meyakinkan investor asing. Imbal hasil obligasi tenor 10 tahun berada di 7,26%. Indeks saham menguat dalam dua hari terakhir, memberikan sedikit kelegaan bagi pasar Indonesia.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (10 Juni 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Rupiah menguat bersama dengan sebagian mata uang Asia. Won Korea menguat 0,59%. Peso Filipina menguat 0,22%.
Rupee India menguat 0,08%. Baht Thailand menguat 0,08%. Dolar Hong Kong menguat 0,006%.
Sebagian mata uang Asia melemah terhadap the greenback. Ringgit Malaysia melemah 0,22%. Dolar Taiwan melemah 0,13%.
Yuan China melemah 0,07%. Yen Jepang melemah 0,07%. Dolar Singapura melemah 0,06%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia melemah tipis 0,01% ke 99,90. Indeks dolar melemah dalam tiga hari perdagangan beruntun.
Indeks dolar tetap melemah di tengah pelemahan harga emas. Kedua safe haven tertekan meski ada serangan lagi antara AS dan Iran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
