Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat di perdagangan terakhir sebelum libur panjang. Rabu (13/5), kurs rupiah di pasar spot menguat Rp 53 atau 0,30% menjadi Rp 17.476 per dolar Amerika Serikat (AS).
Kurs rupiah spot melemah 0,51% dalam sepekan dari Rp 17.387 per dolar AS pada Rabu (6/5).
Sejalan, kurs rupiah Jisdor menguat Rp 180 atau 0,10% menjadi Rp 17.498 per dolar AS. Dalam sepekan, kurs rupiah melemah 0,52% dari Rp 17.405 per dolar AS pada Rabu pekan lalu.
Bank Indonesia berjanji akan melakukan intervensi cerdas di pasar valuta asing untuk mendukung rupiah setelah mata uang ini menyentuh level paling lemah sepanjang sejarah.
Rupiah telah melemah hampir 5% pada tahun ini. Rupiah menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terburuk di pasar negara berkembang.
Pemicu pelemahan berasal dari kekhawatiran kenaikan harga minyak dan kesehatan fiskal.
Di Asia, rupiah mencatat kinerja terburuk kedua setelah rupee India yang melemah 6,1% sejak awal tahun, menurut data Bloomberg.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (13 Mei 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Untuk hari ini, rupiah menguat bersama dengan won Korea sebesar 0,32%. Baht Thailand juga menguat 0,20%.
Peso Filipina menguat 0,12%. Ringgit Malaysia menguat 0,09%. Yuan China menguat 0,09%.
Sementara yen Jepang melemah 0,12%. Rupee India melemah 0,08%.
Dolar Taiwan melemah 0,07%. Dolar Singapura melemah 0,06%. Dolar Hong Kong melemah 0,03%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia hari ini menguat 0,22% menjadi 98,51.
Perwakilan AS dan China bertemu di Seoul untuk mempersiapkan pertemuan puncak pekan ini antara para pemimpin kedua negara. Menurut Xinhua, kedua pihak mengadakan pertukaran yang jujur, mendalam, dan konstruktif mengenai isu-isu ekonomi dan perdagangan yang menjadi perhatian bersama.
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping akan bertemu pada 13-15 Mei di Beijing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
