Rupiah Nyaris Rp 18.000 Hari Ini (3/6), Pelemahan Harian Terdalam Saat Ini Terjadi

Rabu, 03 Juni 2026 | 21:20 WIB
Rupiah Nyaris Rp 18.000 Hari Ini (3/6), Pelemahan Harian Terdalam Saat Ini Terjadi
ILUSTRASI. Rabu (3/6), kurs rupiah spot melemah Rp 128 atau 0,72% menjadi Rp 17.967 per dolar Amerika Serikat (AS).

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Demam di pasar keuangan Indonesia belum mereda. Nilai tukar rupiah kembali mencatat sejarah terlemah baru pada bulan terakhir semester I tahun ini. Rabu (3/6), kurs rupiah spot melemah Rp 128 atau 0,72% menjadi Rp 17.967 per dolar Amerika Serikat (AS).

Kurs rupiah Jisdor melemah Rp 68 atau 0,38% menjadi Rp 17.931 per dolar AS. Ini juga adalah posisi rupiah Jisdor paling lemah sepanjang sejarah.

Pelemahan rupiah hari ini sangat dalam jika dibandingkan dengan pelemahan dalam sebulan terakhir, apalagi sejak awal tahun. Pelemahan harian terbesar sebelumnya terjadi pada Selasa, 9 September 2025.

Saat itu, kurs rupiah spot melemah Rp 172 atau 1,05% dalam sehari menjadi Rp 16.482 per dolar AS. Sri Mulyani Indrawati resmi mundur dari jabatan menteri keuangan pada 8 September 2025. Pada tanggal ini juga Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerima jabatan menteri keuangan.

Baca Juga: Dana Asing Lanjutkan Net Sell Saat IHSG Terjun Bebas ke 5.900 Hari Ini (3/6)

Di hari tersebut, kurs rupiah melemah tajam di tengah ramalan bahwa defisit anggaran Indonesia akan melewati aturan 3% dari produk domestik bruto (PDB).

Purbaya saat itu menegaskan bahwa dia akan menjaga defisit anggaran dalam batas legal 3% dari PDB.

Bank Indonesia (BI) menegaskan tetap hadir di pasar dengan mengoptimalkan semua instrumen kebijakan yang tersedia dan menjaga likuiditas valuta asing yang memadai untuk mendukung stabilitas pasar keuangan.

BI secara terus-menerus mencoba meyakinkan pasar bahwa bank sentral masih menjaga stabilitas rupiah. Tapi masalah rupiah tidak berasal dari bank sentral. Artinya, intervensi bank sentral tidak menyembuhkan pelemahan nilai tukar rupiah yang mendekati level Rp 18.000 per dolar AS.

Pasar saham pun terkena imbas. Hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merupakan indeks total saham di Bursa Efek Indonesia turun 4,11%. Ini adalah posisi IHSG terendah sejak 30 Juni 2021 atau hampir lima tahun terakhir.

Pelemahan rupiah hari ini masih kalah jika dibandingkan dengan pelemahan won Korea. Mata uang Korea hari ini melemah 0,99% terhadap dolar AS.

Ringgit Malaysia tertekan 0,81% terhadap dolar AS. Rupee India melemah 0,46%. Baht Thailand melemah 0,37%.

Dolar Singapura melemah 0,26%. Yuan China melemah 0,15%. Peso Filipina melemah 0,11%.

Yen Jepang melemah 0,03%. Dolar Hong Kong melemah tipis 0,003% terhadap dolar AS.

Hanya dolar Taiwan yang hari ini menguat 0,09% terhadap dolar AS.

Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam 3 Juni 2026 - Cek Semua Ukuran

Secara year to date, pelemahan rupiah kini merupakan yang terdalam di Asia, melewati rupee India. Menurut data Bloomberg, rupiah telah melemah 7,16% sejak awal tahun.

Sementara rupee India melemah 6,09% terhadap dolar AS sejak awal tahun. Won Korea yang hari ini berkinerja terburuk, hanya melemah 5,75% terhadap dolar AS sejak awal tahun.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia hari ini menguat 0,24% menjadi 99,46.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BERITA TERKAIT
TERBARU
loading
Close [X]