Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah akhirnya menemukan jeda hari ini. Rabu (6/5), kurs rupiah di pasar spot menguat Rp 37 atau 0,21% menjadi Rp 17.387 per dolar Amerika Serikat (AS).
Kurs rupiah Jisdor hari ini menguat Rp 20 atau 0,11% menjadi Rp 17.405 per dolar AS.
Bank Indonesia getol menjaga nilai tukar rupiah dari pelemahan lebih parah dengan berbagai upaya. Gubernur Bank Indonesia memperketat aturan pembelian dolar untuk menyokong rupiah setelah anjlok ke level paling lemah sepanjang masa.
Pembelian tunai mata uang asing tanpa dokumen pendukung dipotong menjadi US$ 25.000 dari sebelumnya US$ 50.000.
Sejumlah pengamat mengatakan, rupiah kemungkinan akan terus melemah meski ada langkah-langkah dukungan. Pasalnya, kekhawatiran dampak harga minyak yang tinggi terhadap posisi eksternal dan fiskal Indonesia masih tinggi.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (6 Mei 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Meski menguat, penguatan rupiah hari ini kalah jika dibandingkan dengan mayoritas mata uang Asia. Won Korea melonjak 1,86% dalam sehari terhadap dolar AS.
Baht Thailand juga menguat 1,57%. Yen Jepang menguat 1,41%. Ringgit Malaysia menguat 0,93%.
Dolar Singapura menguat 0,75%. Rupee India menguat 0,72%. Dolar Taiwan menguat 0,45%.
Peso Filipina menguat 0,40%. Yuan China menguat 0,25% terhadap dolar AS.
Hanya dolar Hong Kong yang kalah dengan pergerakan rupiah Dolar Hong Kong melemah tipis 0,004% terhadap the greenback.
Salah satu penyebab penguatan mayoritas mata uang Asia adalah tekanan pada dolar AS. Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia melemah 0,74% menjadi 97,71.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
