Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah lagi dan mencatat rekor paling lemah baru sepanjang masa. Jumat (22/5), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 50 atau 0,28% menjadi Rp 17.717 per dolar Amerika Serikat (AS).
Rupiah sempat menyentuh Rp 17.734 per dolar AS pada pukul 14.27 WIB tadi. Sementara titik paling lemah rupiah sepanjang masa berada di Rp 17.748 per dolar AS yang tercatat pada 20 Mei lalu pukul 9.00 WIB di perdagangan intraday.
Dalam sepekan, kurs rupiah spot melemah 0,68% dari posisi Rp 17.597 per dolar AS pada Jumat (15/5) lalu.
Kurs rupiah Jisdor hari ini melemah Rp 44 atau 0,25% menjadi Rp 17.717 per dolar AS. Posisi Jisdor paling lemah terjadi pada Rp 17.719 per dolar AS pada Selasa (19/5) lalu.
Pekan ini, kurs rupiah Jisdor melemah 1,26% dari Rp 17.496 per dolar AS pada Rabu (13/5).
Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam 22 Mei 2026 - Semua Ukuran Minus 0,4%
Kabar buruk baru menimpa rupiah. S&P mengatakan bahwa pelaksanaan rencana Indonesia untuk ekspor satu pintu sumber daya alam dapat merusak metrik kredit negara.
Kebijakan yang diungkapkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (20/5) ini sulit diimplementasikan dalam waktu dekat. Rencana ini pun menciptakan ketidakpastian penurunan yang lebih besar terhadap Indonesia.
Selain adanya rencana ekspor sumber daya alam satu pintu, pekan ini arah pergerakan kurs rupiah juga dipengaruhi oleh kenaikan suku bunga BI Rate sebesar 50 basis points menjadi 5,25%.
BI Rate yang lebih tinggi menyebabkan selisih yield investasi di Indonesia dan negara maju menjadi lebih lebar. Secara teori hal ini akan menyebabkan minat investasi di Indonesia membaik.
Bank Indonesia (BI) berharap kenaikan suku bunga bisa menstabilkan nilai tukar rupiah dan membawa kembali dana asing masuk ke pasar keuangan.
Baca Juga: IHSG Anjlok 8 Hari Beruntun, Hanya 88 Saham Mampu Menguat Hari Ini (21/5)
Tak cuma rupiah, mayoritas mata uang Asia pun melemah terhadap dolar AS. Won Korea memimpin pelemahan sebesar 0,62%.
Baht Thailand melemah 0,17%. Peso Filipina melemah 0,17%. Dolar Singapura melemah 0,16%.
Ringgit Malaysia melemah 0,16%. Yen Jepang melemah 0,07%. Dolar Hong Kong melemah 0,03%.
Tiga mata uang Asia mampu menguat terhadap dolar AS. Rupee India menguat 0,30%. Dolar Taiwan menguat 0,16%. Yuan China menguat 0,10%.
Dalam sepekan terakhir, won juga memimpin pelemahan sebesar 1,34%. Rupiah tetap menyusul di belakangnya dengan pelemahan 0,68%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat tipis 0,01% menjadi 99,27.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
