Kurs Rupiah Melemah 9 Bulan Beruntun, Ini Posisi Terakhir pada Akhir Juli 2026

Jumat, 31 Juli 2026 | 18:06 WIB
Kurs Rupiah Melemah 9 Bulan Beruntun, Ini Posisi Terakhir pada Akhir Juli 2026
ILUSTRASI. Jumat (31/7), kurs rupiah di pasar spot menguat Rp 89 atau 0,49% menjadi Rp 18.022 per dolar Amerika Serikat (AS).

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat tajam di perdagangan terakhir bulan Juli. Jumat (31/7), kurs rupiah di pasar spot menguat Rp 89 atau 0,49% menjadi Rp 18.022 per dolar Amerika Serikat (AS).

Meski hari ini menguat, kurs rupiah spot masih melemah 0,33% dalam sepekan terakhir dari posisi Rp 17.963 per dolar AS. Kurs rupiah spot melemah total 0,64% sepanjang Juli dari posisi Rp 17.907 per dolar AS pada akhir Juni lalu.

Rupiah mencatat pelemahan dalam sembilan bulan berturut-turut sejak November 2025. Pelemahan kurs rupiah bahkan telah menyentuh 8% sejak awal tahun.

Titik tertinggi penutupan perdagangan rupiah tahun ini berada di Rp 18.188 per dolar AS yang tercapai pada 8 Juni 2026. Sedangkan nilai tukar rata-rata rupiah sejak awal tahun hingga bulan ketujuh adalah Rp 17.326 per dolar AS.

Posisi rupiah:

  • September 2025: Rp 16.665
  • Oktober 2025: Rp 16.636
  • November 2025: Rp 16.675
  • Desember 2025: Rp 16.680
  • Januari 2026: Rp 16.786
  • Februari 2026: Rp 16.787
  • Maret 2026: Rp 17.041
  • April 2026: Rp 17.346
  • Mei 2026: Rp 17.881
  • Juni 2026: Rp 17.907
  • Juli 2026: Rp 18.022

Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (31 Juli 2026), Hari Ini Turun atau Naik?

Hampir serupa, kurs rupiah Jisdor hari ini menguat Rp 20 atau 0,11% menjadi Rp 18.058 per dolar AS. Kurs rupiah Jisdor justru melemah 0,47% sepekan dari posisi Rp 17.973 per dolar AS pada akhir pekan sebelumnya.

Kurs rupiah Jisdor mengakumulasi pelemah 0,88% sepanjang Juli 2026. Sedikit berbeda, kurs rupiah Jisdor melemah dalam empat bulan berturut-turut. 

Posisi Jisdor paling lemah berada di Rp 18.171 per dolar AS pada 8 Juni 2026.

Sedangkan nilai rata-rata Jisdor sejak awal tahun hingga Juli adalah Rp 17.340 per dolar AS.

Destry Damayanti, Plt Gubernur Bank Indonesia menegaskan bahwa bank sentral tetap berada di pasar melalui pasar spot, NDF, dan DNDF. Sikap kebijakan Bank Indonesia tetap sama, tidak berubah dari posisi sebelumnya.

Rupiah tahun ini menghadapi tantangan berat. Potensi defisit fiskal menjadi poin utama yang memicu kekhawatiran atas kesehatan keuangan Indonesia. Selain program prioritas yang perlu duit banyak, kenaikan harga minyak akibat perang Iran-AS berpotensi memperbesar anggaran subsidi energi.

Baca Juga: IHSG Melesat 1,56% Diiringi Net Buy Asing Hari Ini (30/7)

Pada perdagangan terakhir Juli 2026, rupiah menguat bersama mayoritas mata uang Asia. Peso Filipina memimpin penguatan sebesar 0,50%.

Dolar Taiwan menguat 0,50%. Rupee India menguat 0,30%. Ringgit Malaysia menguat 0,12%. 

Baht Thailand menguat 0,11%. Yuan China menguat 0,01%. Dolar Hong Kong menguat 0,004%.

Sementara Won Korea justru terjun 1,12% terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,29%. Dolar Singapura melemah 0,12% terhadap dolar AS.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS hari ini menguat 0,33% menjadi 100,19 setelah kemarin sempat melorot di bawah level 100.

Indeks dolar mencatat pelemahan mingguan terburuk dalam tiga bulan terakhir karena kekhawatiran bahwa Federal Reserve tidak akan bertindak cukup tegas untuk mengendalikan inflasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BERITA TERKAIT
TERBARU
loading
Close [X]