Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - Pada perdagangan hari Rabu (16/9/2026), harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia PT Aneka Tambang (ANTM) mencatatkan kenaikan sebesar Rp 1.000 per gram.
Harga emas Antam hari ini berada di posisi Rp 2.593.000 per gram, naik dari sebelumnya Rp 2.592.000 per gram.
Berapa selisih antara harga beli dan harga buyback emas Antam hari ini?
| Keterangan | Harga (per gram) |
| Harga Emas Antam | Rp 2.593.000 |
| Harga Buyback | Rp 2.438.000 |
| Selisih (Spread) | Rp 155.000 |
Baca Juga: IHSG Lanjutkan Pelemahan Hari Keenam Disertai Net Sell Asing, Rabu (16/9)
Di lain sisi, harga buyback oleh Logam Mulia naik Rp 1.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.437.000 per gram menjadi Rp 2.438.000 per gram.
Berdasarkan hitungan Kontan.co.id, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp 155.000 per gram.
Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali (buyback).
Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia.
Adapun harga buyback adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia.
Jadi, jika kemarin pagi membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 2.593.000 per gram. Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 2.438.000 per gram oleh Logam Mulia.
Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.
Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam 16 September 2026 - Cek Semua Ukuran
Analisis Potensi Keuntungan Investasi Emas Batangan Jangka Panjang
Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba.
Sekadar ilustrasi, berikut ini kalkulasi potensi untung atau rugi andaikata para investor emas lantakan pada beberapa kurun waktu:
| Tanggal Pembelian | Harga per gram | Potensi Laba/Rugi |
| 09 September 2026 | Rp 2.610.000 | -6,59% (rugi) |
| 16 Agustus 2026 | Rp 2.675.000 | -8,86% (rugi) |
| 16 Juni 2026 | Rp 2.729.000 | -10,66% (rugi) |
| 16 Maret 2026 | Rp 2.992.000 | -18,52% (rugi) |
| 16 Desember 2025 | Rp 2.464.000 | -1,06% (rugi) |
| 16 September 2025 | Rp 2.105.000 | 15,82% (untung) |
| 16 Juni 2025 | Rp 1.968.000 | 23,88% (untung) |
| 16 Maret 2025 | Rp 1.739.000 | 40,20% (untung) |
| 16 Desember 2024 | Rp 1.517.000 | 60,71% (untung) |
Baca Juga: Kurs Rupiah Melemah 5 Hari Beruntun, Indeks Dolar Naik Menunggu Keputusan Suku Bunga
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
