Harga Emas Antam (23/7) Naik, Spread dengan Buyback Rp 245.000 per Gram

Jumat, 24 Juli 2026 | 06:31 WIB
Harga Emas Antam (23/7) Naik, Spread dengan Buyback Rp 245.000 per Gram
ILUSTRASI. Harga emas Antam hari ini berada di posisi Rp 2.640.000 per gram, naik dari sebelumnya Rp 2.635.000 per gram.? (KONTAN/Fransiskus Simbolon)

Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - Pada perdagangan hari Kamis (23/7/2026), harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia PT Aneka Tambang (ANTM) mencatatkan kenaikan sebesar Rp 5.000 per gram.

Harga emas Antam berada di posisi Rp 2.640.000 per gram, naik dari sebelumnya Rp 2.635.000 per gram.

Pergerakan Harga Emas Antam dan Harga Buyback Terbaru

Berapa selisih antara harga beli dan harga buyback emas Antam ?

Keterangan Harga (per gram)
Harga Emas Antam Rp 2.640.000
Harga Buyback Rp 2.395.000
Selisih (Spread) Rp 245.000

Baca Juga: Mata Uang Utama Dunia Berbalik Melemah terhadap Rupiah, Tren Berubah pada Semester II

Di lain sisi, harga buyback oleh Logam Mulia naik Rp 9.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.386.000 per gram menjadi Rp 2.395.000 per gram.

Berdasarkan hitungan Kontan.co.id, selisih antara harga emas dan harga buyback adalah Rp 245.000 per gram.

Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali (buyback).

Baca Juga: Kurs Rupiah Melemah, Bergerak di Atas Rp 17.900 Per Dolar AS (23/7)

Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia. Adapun harga buyback adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia.

Jadi, jika pagi ini membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 2.640.000 per gram.

Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 2.395.000 per gram oleh Logam Mulia.

Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan.

Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.

Baca Juga: IHSG Turun 0,30% Diikuti Net Sell Asing Jumbo pada (23/7)

Analisis Potensi Keuntungan Investasi Emas Batangan Jangka Panjang

Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang.

Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba.

Sekadar ilustrasi, berikut ini kalkulasi potensi untung atau rugi andaikata para investor emas lantakan pada beberapa kurun waktu:

Tanggal Pembelian Harga per gram Potensi Laba/Rugi
16 Juli 2026 Rp 2.633.000 -9,04% (rugi)
23 Juni 2026 Rp 2.673.000 -10,40% (rugi)
23 April 2026 Rp 2.805.000 -14,62% (rugi)
23 Januari 2026 Rp 2.880.000 -16,84% (rugi)
23 Oktober 2025 Rp 2.321.000 3,19% (untung)
23 Juli 2025 Rp 1.970.000 21,57% (untung)
23 April 2025 Rp 1.991.000 20,29% (untung)
23 Januari 2025 Rp 1.607.000 49,04% (untung)
23 Oktober 2024 Rp 1.521.000 57,46% (untung)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BERITA TERKAIT
TERBARU
loading
Close [X]