Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah tertekan dalam empat hari perdagangan berturut-turut. Rabu (4/3), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 20 atau 0,12% menjadi Rp 16.892 per dolar Amerika Serikat (AS).
Kurs rupiah Jisdor bahkan telah menembus Rp 16.900 lagi. Hari ini, kurs rupiah Jisdor melemah Rp 41 atau 0,24% menjadi Rp 16.911 per dolar AS.
Setelah dua lembaga rating, kini Fitch Ratings menjadi lembaga ketiga yang menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif.
Fitch menegaskan rating Indonesia masih berada di level BBB. Langkah serupa juga dilakukan sebelumnya oleh S&P dan Moody's Ratings.
Dalam pernyataan, Fitch menyebutkan bahwa revisi outlook ini mencerminkan peningkatan ketidakpastian kebijakan dan kekhawatiran mengenai terkikisnya konsistensi dan kredibilitas bauran kebijakan Indonesia di tengah peningkatan sentralisasi kewenangan pemerintah.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (4 Maret 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Ada lebih banya mata uang Asia yang hari ini justru menguat terhadap dolar AS. Won Korea bahkan menguat 1,46% terhadap dolar AS.
Baht Thailand menguat 0,51%. Yen Jepang menguat 0,36%.
Yuan China menguat 0,30%. Dolar Singapura menguat 0,17%. Ringgit Malaysia menguat 0,1%.
Sejumlah mata uang melemah bersama dengan rupiah. Rupee India melemah 0,73%.
Dolar Taiwan melemah 0,25%. Peso Filipina melemah 0,25%. Dolar Hong Kong melemah 0,17%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia hari ini melemah 0,20% menjadi 98,85 setelah menguat tajam dua hari beruntun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
