Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah tipis pada perdagangan terakhir pekan ini. Jumat (6/11), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 7 atau 0,04% menjadi Rp 18.089 per dolar Amerika Serikat (AS).
Dalam sepekan, kurs rupiah di pasar spot menguat 0,32% dari posisi Rp 18.147 per dolar AS pada Jumat (30/10).
Kurs rupiah Jisdor hari ini melemah Rp 36 atau 0,20% menjadi Rp 18.130 per dolar AS. Dalam sepekan, kurs rupiah Jisdor menguat tipis 0,04% dari Rp 18.138 per dolar AS pekan lalu.
Sejumlah sentimen positif dan negatif menerpa rupiah pekan ini. Data inflasi Indonesia berada di atas 3%. Meski masih berada di kisaran target Bank Indonesia (BI), inflasi Oktober masih terhitung tinggi, disebabkan oleh kenaikan biaya transportasi dan inflasi pangan.
Baca Juga: Harga Emas Antam (5/11) Naik, Simak Selisihnya dengan Harga Buyback
Sementara pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan kenaikan menjadi 5,47% pada kuartal ketiga 2026, lebih tinggi ketimbang 5,29% pada kuartal kedua. Angka pertumbuhan ekonomi ini juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan konsensus para ekonom.
Tetapi, konsumsi rumah tangga justru melambat secara kuartalan. Porsi kontribusi konsumsi rumah tangga terhadap produk domestik bruto (PDB) pun lebih rendah ketimbang kuartal-kuartal sebelumnya. Pertumbuhan PDB Indonesia terutama lebih didorong oleh belanja pemerintah dan investasi.
Rilis data terakhir menunjukkan cadangan devisa Indonesia naik tipis menjadi US$ 146,76 miliar pada bulan Oktober dari posisi September sebesar US$ 146,32 miliar. Angka tersebut jauh di bawah posisi Januari 2026 yang masih ada di angka US$ 154,58 miliar.
Dari luar negeri, Partai Demokrat memenangkan kendal Kongres dalam pemilu sela. Gejolak politik di AS menjadi sorotan bagi mata uang the greenback.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia hari ini menguat 0,45% menjadi 102. Indeks dolar cenderung tertekan dalam dua pekan terakhir dan berkali-kali berada di bawah level 102.
Namun, posisi dolar AS sebagai safe haven masih sulit tergoyahkan sehingga efek politik AS hanya terjadi sesaat.
Baca Juga: IHSG Melesat ke Posisi 5.030 pada Kamis (5/11), Net Buy Asing Tercatat di Saham Ini
Dalam sepekan ini, rupiah spot menguat bersama dengan sejumlah mata uang Asia. Rupee India menguat 1,17% sepekan.
Peso Filipina menguat 1,1% pada periode yang sama. Baht Thailand menguat 0,67%.
Dolar Hong Kong menguat 0,06%. Sedangkan ringgit Malaysia menguat 0,01%.
Won Korea justru tertekan 1,36% sepekan terhadap dolar AS. Dolar Taiwan melemah 0,77%.
Yen Jepang melemah 0,45% sepekan. Yuan China tertekan 0,26%. Dolar Singapura pun melemah 0,23%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
