Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penguatan nilai tukar rupiah yang terjadi kemarin tak bertahan lama. Jumat (30/10), kurs rupiah spot kembali melemah Rp 10 atau 0,06% menjadi Rp 18.147 per dolar Amerika Serikat (AS).
Dalam sepekan, kurs rupiah spot melemah 0,37% dari posisi Rp 18.080 per dolar AS pada Jumat (23/10) pekan lalu. Kurs rupiah bahkan mengakumulasi pelemahan 1,41% sepanjang Oktober 2026. Akhir September lalu, kurs rupiah masih berada di posisi Rp 17.894 per dolar AS.
Sejalan, kurs rupiah Jisdor hari ini melemah Rp 10 atau 0,06% menjadi Rp 18.138 per dolar AS. Kurs rupiah Jisdor melemah 0,38% dari posisi Rp 18.069 per dolar AS. Kurs rupiah mengakumulasi pelemahan 1,46% sepanjang Oktober 2026 dari posisi akhir September lalu di angka Rp 17.877 per dolar AS.
Kurs rupiah mencatat pelemahan empat pekan berturut-turut. Kekhawatiran potensi penurunan peringkat pasar saham oleh MSCI menjadi salah satu penyebab tekanan terhadap rupiah.
Baca Juga: Tabel Harga Emas Batangan Antam (30/10), Cek Semua Ukuran
Imbal hasil surat utang negara pun makin tinggi di tengah aksi jual SUN. Hari ini, yield SUN acuan tenor 10 tahun berada di posisi 7,6%.
Rupiah menjadi minoritas di kawasan Asia hari ini. Rupiah hanya melemah bersama dengan dolar Taiwan yang tertekan 0,17%.
Sedangkan mayoritas mata uang Asia justru menguat terhadap dolar AS. Won Korea menguat 0,60%. Yen Jepang menguat 0,42%.
Rupee India menguat 0,32%. Dolar Singapura menguat 0,20%. Peso Filipina menguat 0,17%.
Yuan China menguat 0,12%. Baht Thailand menguat 0,10%.
Ringgit Malaysia menguat 0,05%. Dolar Hong Kong menguat 0,009%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia hari ini melemah 0,35% menjadi 101,68. Indeks dolar melemah dalam tiga hari perdagangan beruntun setelah Federal Reserve bersikap lebih lunak dalam mengambil kebijakan moneter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
