Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat lagi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini. Kamis (22/1), kurs rupiah di pasar spot menguat Rp 40 atau 0,24% menjadi Rp 16.896 per dolar AS.
Sedikit berbeda, kurs rupiah Jisdor masih berada di atas level Rp 16.900 per dolar AS. Kurs rupiah Jisdor menguat Rp 61 atau 0,36% menjadi 16.902 per dolar AS pada hari ini.
Rupiah menguat sejak tadi pagi hingga tutup pasar. Rupiah menguat setelah Bank Indonesia berjanji untuk meningkatkan intervensi guna menstabilkan mata uang garuda. Para pengamat valas menilai bahwa pergerakan mata uang Asia bervariasi, dipengaruhi oleh faktor spesifik masing-masing negara.
Rupiah menguat bersama dengan sejumlah mata uang Asia. Penguatan rupiah hari ini merupakan penguatan tertinggi.
Baca Juga: Rupiah Menguat, Selamat dari Rp 17.000 Saat BI Rate Tetap Hari Ini (21/1)
Ringgit Malaysia menguat 0,22%. Peso Filipina menguat 0,2%.
Rupee India menguat 0,09%. Dolar Taiwan menguat 0,06%.
Dolar Singapura menguat 0,02%. Yuan China menguat 0,02%.
Beberapa mata uang Asia melemah terhadap dolar AS. Baht Thailand melemah 0,5%. Yen Jepang melemah 0,31%. Dolar Hong Kong melemah 0,01%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat 0,06% menjadi 98,82. Indeks dolar menguat dalam dua hari perdagangan terakhir.
Pasar valas global menunggu serangkaian data AS yang akan dirilis Kamis sore, termasuk angka inflasi. Selain itu, AS juga akan merilis data PDB kuartal ketiga, klaim pengangguran mingguan, dan data pendapatan dan pengeluaran pribadi.
Selanjutnya: Ditjen Pajak Harus Kejar Gap Pajak Rp 562 Triliun pada 2026, Simak Strateginya
Menarik Dibaca: Katalog Promo Hypermart Dua Mingguan sampai 28 Januari 2026, Aneka Telur Diskon 10%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
