Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat pada hari ini setelah hampir menyentuh level Rp 17.000 pada perdagangan kemarin. Rabu (21/1), kurs rupiah di pasar spot menguat Rp 20 atau 0,12% menjadi Rp 16.936 per dolar Amerika Serikat (AS).
Tetapi, penguatan rupiah ini terjadi hanya setengah jam sebelum tutup pasar pukul 15.00 WIB. Kurs rupiah sempat melemah ke Rp 16.972 per dolar AS dari angka penutupan kemarin di Rp 16.956 per dolar AS.
Sejalan, kurs rupiah Jisdor hari ini menguat Rp 18 atau 0,11% menjadi Rp 16.963 per dolar AS.
Hari ini, Bank Indonesia menahan suku bunga acuan BI Rate di level 4,75%. Bank Indonesia menegaskan kembali langkah-langkah menjaga stabilitas rupiah dan intervensi di berbagai pasar, termasuk NDF, DNDF, dan pasar spot.
BI juga melakukan pembelian SBN di pasar sekunder untuk mendukung kebijakan fiskal pemerintah.
Baca Juga: IHSG: Investor Asing Justru Lepas Saham di Rekor Baru, Cek Daftarnya!
Penguatan rupiah terjadi bersama dengan sebagian mata uang Asia. Won Korea menguat 0,65%. Peso Filipina menguat 0,31%.
Yen Jepang menguat 0,17%. Ringgit Malaysia menguat 0,15%.
Dolar Singapura menguat 0,03%. Dolar Hong Kong menguat 0,02%.
Beberapa mata uang Asia masih melemah terhadap dolar AS. Rupee India melemah 0,75%. Dolar Taiwan melemah 0,1%.
Baht Thailand melemah 0,07%. Yuan China melemah 0,05%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia melemah tipis 0,02% ke 98,62. Indeks dolar melanjutkan pelemahan tajam yang terjadi kemarin.
Pasar keuangan global masih mencermati kenaikan tensi AS dan Eropa mengenai pencaplokan Greenland oleh AS.
Selanjutnya: Rupiah Menguat Tipis Usai BI Tahan Suku Bunga, Cek Proyeksinya Kamis (22/1)
Menarik Dibaca: Pantau 5 Kripto Top Gainers 24 Jam Terakhir, LayerZero Memimpin
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
