1. Home
  2. Infografik

Penjualan BBM di Indonesia

Sumber: Kementerian ESDM
Update : 27 Februari 2025

Penjualan BBM di Indonesia telah mengalami fluktuasi sejak 2018. Berdasarkan data yang tersedia, penjualan Bensin Ron 90 telah meningkatkan dari 17,71 juta kiloliter pada 2018 menjadi 29,68 juta kiloliter pada 2022.

Sementara itu, penjualan Bensin Ron 92 juga mengalami peningkatan, dari 5,64 juta kiloliter pada 2018 menjadi 5,77 juta kiloliter pada 2022.

Adanya isu pencampuran (oplosan) Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Pertalite (RON 90) ke Pertamax (RON 92) berdampak pada penjualan Pertamax. Akibatnya, penjualan BBM jenis ini sempat turun 5% dalam satu hari pada 25 Februari 2025.  

PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa tidak ada praktik pencampuran Pertalite dengan Pertamax. Semua BBM yang dijual di SPBU sudah sesuai dengan standar dan spesifikasi yang ditetapkan oleh pemerintah.  

Pertalite maupun Pertamax yang berasal dari kilang dalam negeri maupun impor sudah diterima dalam bentuk final tanpa perubahan kadar RON.  

Penambahan zat aditif pada Pertamax bukan bertujuan untuk mengubah nilai RON, melainkan untuk meningkatkan performa BBM, seperti mencegah karat, menjaga kebersihan mesin, dan meningkatkan akselerasi kendaraan.  

Untuk memastikan kualitas BBM tetap terjaga, setiap tahapan distribusi diawasi dengan ketat. Pengujian juga dilakukan oleh Lemigas serta sidak kualitas bersama instansi terkait. Pertamina mengimbau masyarakat untuk selalu membeli BBM di SPBU resmi agar mendapatkan produk dengan kualitas yang terjamin.

Tahun
Bensin Ron 90
Bensin Ron 92
2018
17,71
5,64
2019
19,41
4,25
2020
18,14
4,06
2021
23,30
5,71
2022
29,68
5,77
2023
30,22
5,44
2024
15,03
2,80

Infografik Terbaru

Nilai tukar rupiah berada dalam tren pelemahan sejak awal tahun hingga Mei 2026
Bloomberg | 09 Mei 2026
Nilai tukar rupiah semakin tertekan dan berkali-kali menembus level paling lemah sepanjang masa baru
Cadangan Devisa Turun Dalam Empat Bulan Beruntun Hingga April 2026
Bank Indonesia | 09 Mei 2026
Cadangan devisa turun lagi menjadi US$ 146,2 miliar per April 2026. Ini adalah penurunan dalam empat bulan beruntun dan terendah sejak Agustus 2024
Neraca migas Indonesia terus defisit secara konsisten sejak tahun 2012 hingga Maret 2026
BPS | 06 Mei 2026
Neraca dagang Indonesia secara total terus mencatat surplus dalam 71 bulan hingga Maret 2026
Distribusi PDB Menurut Pengeluaran Q1-2026
BPS | 05 Mei 2026
Konsumsi rumah tangga masih menjadi mesin penggerak ekonomi dengan kontribusi 54,36% terhadap produk domestik bruto (PDB)
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2026 Mencapai Level Tertinggi Sejak Kuartal IV-2022
BPS | 05 Mei 2026
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai 5,61% secara year on year (YoY), naik dari 4,87% di kuartal I 2025
Neraca Dagang Indonesia Maret 2026 Kembali Surplus
BPS | 04 Mei 2026
Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar US$ 3,32 miliar pada Maret 2026, meningkat dibandingkan surplus US$ 1,27 miliar pada Februari 2026
Inflasi April 2026 Turun Menjadi 2,42% Secara Tahunan
BPS | 04 Mei 2026
Berdasarkan hasil pemantauan BPS di 150 kabupaten/kota, terjadi inflasi 2,42% pada April 2026. Tingkat inflasi bulanan sebesar 0,13% dan year to date 1,06%
10 Negara Produsen Kakao Terbesar 2024
FAO | 29 April 2026
Produk komersial cokelat hasil laboratorium diperkirakan akan masuk pasar AS pada akhir 2026 atau 2027, memunculkan kekhawatiran bisnis kakao tradisional
Kinerja Jeblok 10 Saham Dengan Market Cap Terbesar di BEI
BEI | 23 April 2026
Sepuluh saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tertekan sejak awal tahun. Penurunan terutama terjadi pada BREN dan DSSA
DSSA dan BREN Memimpin Top Laggards IHSG 22 April 2026
Bloomberg | 22 April 2026
Meski mayoritas saham menguat, penurunan saham big cap seperti DSSA dan BREN menekan IHSG turun 0,24% ke 7.541,61
loading
Close [X]