Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - Rabu (28/1) harga emas batangan bersertifikat di laman Logam Mulia PT Aneka Tambang (ANTM) naik dua kali dalam sehari. Pada pagi hari harga naik Rp 52.000 per gram, lalu naik lagi Rp 35.000 per gram pada sore hari. Dengan begitu harga emas batangan Antam naik Rp 87.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.916.000 per gram menjadi Rp 3.003.000 per gram.
Adapun harga buyback oleh Logam Mulia, total kenaikan dalam sehari mencapai Rp 105.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.749.000 per gram menjadi Rp 2.854.000 per gram. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp 149.000 per gram.
Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali (buyback). Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia. Adapun harga buyback adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia.
Baca Juga: Dana Asing Cabut Rp 6,17 Triliun di Saham-Saham Ini Saat IHSG Ambrol, Rabu (28/1)
Sumber: Logam Mulia
Baca Juga: Rupiah Terbang 6 Hari Saat Pasar Saham Justru Ambruk Hari Ini (28/1)
Jadi, jika pagi ini membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 3.003.000 per gram. Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 2.854.000 per gram oleh Logam Mulia.
Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (28 Januari 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba.
Baca Juga: IHSG Naik Tipis, Net Sell Asing Tembus Rp 1,61 Triliun di Saham-Saham Ini
Sekadar ilustrasi, berikut ini kalkulasi potensi untung/rugi andaikata para investor emas lantakan pada beberapa kurun waktu.
- Membeli emas pada 21 Januari 2026 (Rp 2.805.000 per gram) = 1.75% (untung)
- Membeli emas pada 28 Desember 2025 (Rp 2.605.000 per gram) = 9.56% (untung)
- Membeli emas pada 28 Oktober 2025 (Rp 2.282.000 per gram) = 25.07% (untung)
- Membeli emas pada 28 Juli 2025 (Rp 1.914.000 per gram) = 49.11% (untung)
- Membeli emas pada 28 April 2025 (Rp 1.960.000 per gram) = 45.61% (untung)
- Membeli emas pada 28 Januari 2025 (Rp 1.597.000 per gram) = 78.71% (untung)
- Membeli emas pada 28 Oktober 2024 (Rp 1.527.000 per gram) = 86.90% (untung)
- Membeli emas pada 28 Juli 2024 (Rp 1.396.000 per gram) = 104.44% (untung)
- Membeli emas pada 28 April 2024 (Rp 1.326.000 per gram) = 115.23% (untung)
Selanjutnya: Net Sell Lebih Dari Rp 6 Triliun Saat IHSG Ambles, Intip Prediksi Untuk Kamis (29/1)
Menarik Dibaca: Harga Emas Antam Tembus Rp 3 Juta Rabu Sore 28 Januari 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
