Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - Pada perdagangan hari Jumat (31/7/2026), harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) mencatatkan kenaikan sebesar Rp 7.000 per gram. Harga emas Antam berada di posisi Rp 2.623.000 per gram, naik dari sebelumnya Rp 2.616.000 per gram.
Berapa selisih antara harga beli dan harga buyback emas Antam ?
| Keterangan | Harga (per gram) |
| Harga Emas Antam | Rp 2.623.000 |
| Harga Buyback | Rp 2.398.000 |
| Selisih (Spread) | Rp 225.000 |
Di lain sisi, harga buyback oleh Logam Mulia naik Rp 17.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.381.000 per gram menjadi Rp 2.398.000 per gram.
Berdasarkan hitungan Kontan.co.id, selisih antara harga emas dan harga buyback adalah Rp 225.000 per gram.
Baca Juga: Saham DEWA Masuk Menggantikan PTBA pada IDX30 Mulai 3 Agustus 2026
Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali (buyback). Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia. Adap
Jadi,
Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potens
Baca Juga: Ini Dia Tiga Saham Pendatang Baru IDX80 yang Masuk Pekan Depan (3/8)
Analisis Potensi Keuntungan Investasi Emas Batangan Jangka Panjang
Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisi
Sekadar ilustrasi, berikut ini kalkulasi potensi untung atau rugi andaikata para investor emas lantakan pada beberapa kurun waktu:
| Tanggal Pembelian | Harga per gram | Potensi Laba/Rugi |
| 24 Juli 2026 | Rp 2.605.000 | -7,95% (rugi) |
| 01 Juli 2026 | Rp 2.625.000 | -8,65% (rugi) |
| 01 Mei 2026 | Rp 2.799.000 | -14,33% (rugi) |
| 31 Januari 2026 | Rp 2.860.000 | -16,15% (rugi) |
| 31 Oktober 2025 | Rp 2.305.000 | 4,03% (untung) |
| 31 Juli 2025 | Rp 1.901.000 | 26,14% (untung) |
| 01 Mei 2025 | Rp 1.932.000 | 24,12% (untung) |
| 31 Januari 2025 | Rp 1.620.000 | 48,02% (untung) |
| 31 Oktober 2024 | Rp 1.567.000 | 53,03% (untung) |
Baca Juga: Siap-Siap Ganti, Ini Saham-Saham Penghuni LQ45 Mulai Pekan Depan, 3 Agustus 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
