Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penguatan nilai tukar rupiah tak bertahan lama. Menguat dua hari sejak awal pekan, kurs rupiah di pasar spot hari ini kembali melemah.
Rabu (22/4), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 38 atau 0,22% menjadi Rp 17.181 per dolar Amerika Serikat (AS).
Kurs rupiah Jisdor hari ini juga melemah Rp 37 atau 0,22% menjadi Rp 17.179 per dolar AS.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan bahwa Bank Indonesia (BI) siap mengambil tindakan kebijakan moneter yang diperlukan untuk mendukung rupiah dan menjaga inflasi tetap berada dalam rentang target.
Perang Iran memperburuk prospek ekonomi global dan memberi tekanan pada mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (22 April 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Hari ini, BI menahan suku bunga acuan BI Rate di angka 4,75%. BI Rate berada di level tersebut dalam delapan bulan terakhir.
Pelemahan rupiah sejalan dengan gerak sejumlah mata uang Asia. Rupee India melemah 0,38%. Peso Filipina melemah 0,31%.
Dolar Taiwan melemah 0,12%. Ringgit Malaysia melemah 0,07%. Dolar Hong Kong melemah 0,01%.
Sejumlah mata uang Asia mampu menguat terhadap dolar AS. Won Korea menguat 0,30%.
Dolar Singapura menguat 0,12%. Baht Thailand menguat 0,10%.
Yen Jepang menguat 0,02%. Yuan China menguat 0,02%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia melemah 0,09% menjadi 98,30.
Presiden AS Donald Trump mengatakan akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu.
Para pengamat mengatakan bahwa investor saat ini hanya bersikap netral karena negosiasi untuk mengakhiri perang masih berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
