Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat di hari kedua. Selasa (21/4), kurs rupiah di pasar spot menguat Rp 25 atau 0,15% menjadi Rp 17.143 per dolar Amerika Serikat (AS).
Sejalan, kurs rupiah Jisdor menguat Rp 34 atau 0,20% menjadi Rp 17.142 per dolar AS.
Penguatan rupiah dan sejumlah mata uang Asia disokong oleh harapan negosiasi AS dan Iran. Selain itu, Bank Indonesia (BI) diprediksikan menahan suku bunga acuan BI Rate pekan ini di tengah kenaikan harga minyak.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (21 April 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Selain rupiah, penguatan juga terjadi pada sejumlah mata uang asia. Dolar Taiwan menguat 0,29%. Won Korea menguat 0,19%.
Peso Filipina menguat 0,07%. Ringgit Malaysia menguat 0,06%. Yuan China menguat 0,009%.
Sejumlah mata uang Asia lain melemah terhadap dolar AS. Rupee India tertekan 0,40%. Yen Jepang melemah 0,24%.
Dolar Singapura melemah 0,16%. Baht Thailand melemah 0,12%. Dolar Hong Kong melemah 0,006%
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat 0,19% menjadi 98,28. Dalam 12 hari perdagangan terakhir, indeks dolar hanya menguat dua hari.
Indeks dolar berada dalam tren turun dalam dua pekan terakhir. Hedge fund meningkatkan taruhan pada pelemahan dolar. Hal ini terlihat dari instrumen opsi, seiring dengan penurunan akan permintaan aset aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
