Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kamis (3/9), kurs rupiah spot menguat Rp 84 atau 0,47% menjadi Rp 17.679 per dolar AS.
Sejalan, kurs rupiah Jisdor menguat Rp 81 atau 0,46% menjadi Rp 17.689 per dolar AS.
Rupiah menyentuh level terkuat sejak Mei 2026 di tengah pelemahan dolar AS. Penurunan harga minyak juga menjadi penyulut kuatnya mata uang garuda.
Penguatan ini juga merupakan penguatan pertama rupiah setelah melemah tiga hari beruntun.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (3 September 2026), Hari Ini Turun atau Naik?
Mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang melesat 1,34%. Baht Thailand menguat 0,65%.
Rupee India menguat 0,52%. Dolar Singapura menguat 0,22%. Won Korea menguat 0,11%.
Peso Filipina menguat 0,06%. Yuan China menguat 0,03%. Dolar Hong Kong menguat 0,003%.
Sementara dolar Taiwan melemah 0,10%. Ringgit Malaysia juga tertekan 0,007% terhadap dolar AS.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia melemah 0,39% menjadi 99,20.
Penguatan mata uang Asia bertepatan dengan penurunan pada instrumen carry trade utama seperti dolar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
