Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah di hari kedua setelah penguatan enam hari perdagangan beruntun sebelumnya. Jumat (24/1), IHSG merosot 0,92% atau 66,59 poin ke 7.166,06 hingga akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG tercatat masih naik 0,16% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG menguat 1,22%.
Berikut saham-saham top leaders dan top laggards yang paling berpengaruh pada IHSG di perdagangan kemarin.
Investor asing mencatat net sell atau jual bersih Rp 568,04 miliar di seluruh pasar saat IHSG turun. Net sell asing di pasar reguler mencapai Rp 840,79 miliar. Sedangkan di pasar negosiasi, justru ada net buy atau beli bersih asing Rp 272,75 miliar.
Saham-saham dengan net buy atau beli bersih terbesar asing adalah PT Hero Global Investment Tbk (HGII) Rp 325,15 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 92,01 miliar, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 38,94 miliar.
Saham-saham dengan net sell terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 743,67 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 167,86 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 78 miliar.
Baca Juga: IHSG Terkoreksi 0,23% ke 7.216,15 Sesi I Jumat (24/1), Top Losers: PGEO, TOWR, ARTO
Top gainers LQ45 adalah:
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) 1,33%
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) 0,85%
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) 0,67%
Top losers LQ45 terdiri dari:
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) -6,14%
- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) -4,76%
- PT Bank Jago Tbk (ARTO) -4,08%
Sedangkan top gainers dan top losers IHSG menurut data RTI adalah:
Baca Juga: Wall Street Melemah pada Jumat (24/1), Fokus Pasar Tertuju pada Data Ekonomi
Sembilan indeks sektoral menyeret IHSG ke zona merah. Sektor teknologi tumbang 2,07%. Sektor infrastruktur ambruk 1,43%. Sektor keuangan merosot 0,90%. Sektor barang baku terjun 0,77%.
Sektor perindustrian terpangkas 0,56%. Sektor energi tergerus 0,52%. Sektor kesehatan terkikis 0,30%. Sektor barang konsumsi nonprimer turun 0,23%. Sektor transportasi dan logistik melemah tipis 0,01%.
Dua sektor mampu menguat saat IHSG turun. Sektor properti dan real estat melonjak 2,24%. Sektor barang konsumsi primer terangkat 0,49%.
Total volume transaksi bursa mencapai 26,01 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 12,94 triliun. Sebanyak 354 saham melemah. Ada 213 saham yang menguat dan 243 saham flat.
Hingga Jumat (24/1), berikut 20 saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di BEI:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News