Harga Emas Antam (4/7) Naik Rp 19.000, Cek Selisih Simulasi Cuan Jangka Panjangnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 05:04 WIB
Harga Emas Antam (4/7) Naik Rp 19.000, Cek Selisih Simulasi Cuan Jangka Panjangnya
ILUSTRASI. Membeli emas pada 4 Oktober 2025 (Rp 2.239.000 per gram) memberikan untung 8.49%, membeli emas pada 4 Juli 2025 (Rp 1.907.000 per gram) untung 27.37%. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)

Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - Pada Sabtu (4/7), harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia PT Aneka Tambang (ANTM) mengalami kenaikan sebesar Rp 19.000 per gram. Harga emas bergerak dari sebelumnya Rp 2.651.000 per gram menjadi Rp 2.670.000 per gram.

Kenaikan ini diikuti oleh pergerakan harga beli kembali (buyback) oleh Logam Mulia yang juga melonjak Rp 29.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.400.000 per gram menjadi Rp 2.429.000 per gram.

Baca Juga: IHSG Menguat, Investor Asing Borong Saham BBCA & BMRI pada Jumat (3/7)

Rincian Pergerakan Harga Emas Antam dan Spread Buyback

Berapa harga emas Antam beserta potensi keuntungan atau kerugian investasinya?

  • Membeli emas pada 27 Juni 2026 (Rp 2.660.000 per gram) = -8.68% (rugi)
  • Membeli emas pada 04 Juni 2026 (Rp 2.759.000 per gram) = -11.96% (rugi)
  • Membeli emas pada 04 April 2026 (Rp 2.857.000 per gram) = -14.98% (rugi)
  • Membeli emas pada 04 Januari 2026 (Rp 2.488.000 per gram) = -2.37% (rugi)
  • Membeli emas pada 04 Oktober 2025 (Rp 2.239.000 per gram) = 8.49% (untung)
  • Membeli emas pada 04 Juli 2025 (Rp 1.907.000 per gram) = 27.37% (untung)
  • Membeli emas pada 04 April 2025 (Rp 1.819.000 per gram) = 33.53% (untung)
  • Membeli emas pada 04 Januari 2025 (Rp 1.539.000 per gram) = 57.83% (untung)
  • Membeli emas pada 04 Oktober 2024 (Rp 1.471.000 per gram) = 65.13% (untung)

Berdasarkan hitungan Kontan.co.id, selisih antara harga emas dan harga buyback pada adalah sebesar Rp 241.000 per gram.

Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam (4 Juli 2026), Cek Semua Ukuran

Sekadar ilustrasi, data di atas merupakan kalkulasi potensi untung atau rugi andaikata para investor emas lantakan membeli emas pada beberapa kurun waktu tersebut dan menjualnya kembali dengan harga buyback .

Misalnya, membeli emas pada 27 Juni 2026 (Rp 2.660.000 per gram) mencatat -8.68% (rugi), membeli emas pada 04 Juni 2026 (Rp 2.759.000 per gram) mencatat -11.96% (rugi), membeli emas pada 04 April 2026 (Rp 2.857.000 per gram) mencatat -14.98% (rugi), dan membeli emas pada 04 Januari 2026 (Rp 2.488.000 per gram) mencatat -2.37% (rugi).

Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam (4 Juli 2026), Naik atau Turun?

Sebaliknya, investasi jangka panjang menunjukkan hasil positif. Membeli emas pada 04 Oktober 2025 (Rp 2.239.000 per gram) memberikan untung 8.49%, membeli emas pada 04 Juli 2025 (Rp 1.907.000 per gram) untung 27.37%, membeli emas pada 04 April 2025 (Rp 1.819.000 per gram) untung 33.53%, membeli emas pada 04 Januari 2025 (Rp 1.539.000 per gram) untung 57.83%, dan membeli emas pada 04 Oktober 2024 (Rp 1.471.000 per gram) menghasilkan untung hingga 65.13%.

Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam (3 Juli 2026), Naik atau Turun?

Panduan Investasi Emas Batangan Logam Mulia untuk Jangka Panjang

Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali (buyback). Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia. Adapun harga buyback adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia.  

Jadi, jika pagi ini membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 2.670.000 per gram. Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 2.429.000 per gram oleh Logam Mulia.  

Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam (2 Juli 2026 ), Cek Semua Ukuran

Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.  

Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BERITA TERKAIT
TERBARU
loading
Close [X]