Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - Pada perdagangan hari Jumat (16/10/2026), harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia PT Aneka Tambang (ANTM) mencatatkan kenaikan sebesar Rp 4.000 per gram.
Harga emas Antam berada di posisi Rp 2.565.000 per gram, naik dari sebelumnya Rp 2.561.000 per gram.
Berapa selisih antara harga beli dan harga buyback emas Antam ?
| Keterangan | Harga (per gram) |
| Harga Emas Antam | Rp 2.565.000 |
| Harga Buyback | Rp 2.375.000 |
| Selisih (Spread) | Rp 190.000 |
Baca Juga: IHSG Tumbang 11,57% Menjadi 5.185 Diiringi Net Sell Asing Rp 3,35 T, Hari Ini (16/10)
Di lain sisi, harga buyback oleh Logam Mulia naik Rp 5.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.370.000 per gram menjadi Rp 2.375.000 per gram.
Berdasarkan hitungan Kontan.co.id, selisih antara harga emas dan harga buyback adalah Rp 190.000 per gram.
Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali (buyback).
Baca Juga: Rupiah Ditutup di Atas Rp 18.000 Hari Ini (16/10), Outflow Asing Diprediksi Berlanjut
Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Log
Jadi, jika kemarin pagi membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 2.565.000 per gram.
Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 2.375.000 per gram oleh Logam Mulia.
Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan r
Baca Juga: IHSG Tumbang 10,76% pada Sesi I Jumat (16/10), Hampir Seluruh Saham di BEI Turun
Analisis Potensi Keuntungan Investasi Emas Batangan Jangka Panjang
Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisi
Sekadar ilustrasi, berikut ini kalkulasi potensi untung atau rugi andaikata para investor emas lantakan pada beberapa kurun waktu:
| Tanggal Pembelian | Harga per gram | Potensi Laba/Rugi |
| 09 Oktober 2026 | Rp 2.572.000 | -7,66% (rugi) |
| 16 September 2026 | Rp 2.593.000 | -8,41% (rugi) |
| 16 Juli 2026 | Rp 2.633.000 | -9,80% (rugi) |
| 16 April 2026 | Rp 2.888.000 | -17,76% (rugi) |
| 16 Januari 2026 | Rp 2.669.000 | -11,02% (rugi) |
| 16 Oktober 2025 | Rp 2.407.000 | -1,33% (rugi) |
| 16 Juli 2025 | Rp 1.908.000 | 24,48% (untung) |
| 16 April 2025 | Rp 1.943.000 | 22,23% (untung) |
| 16 Januari 2025 | Rp 1.577.000 | 50,60% (untung) |
Baca Juga: IHSG Ambruk 10% Lebih Setelah Pengumuman Potensi Downgrade Status dari MSCI
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
